Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Selasa, 23 Juni 2026 - 06:31 WIB
loading...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan. Foto: FIFA
A
A
A
DALLAS - Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 . Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia setelah membawa Albiceleste menang 2-0 atas Austria pada laga Grup J di AT&T Stadium, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB.
Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Gol pertamanya pada menit ke-38 membuat koleksi golnya di Piala Dunia mencapai 18 gol, melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya mengoleksi 16 gol. Namun, gol bersejarah tersebut justru memunculkan perdebatan.
Baca Juga: 10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Ajaib!
Sebelum mencetak gol, Messi sebenarnya sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit kesembilan. Tendangan pemain berusia 39 tahun itu melenceng dari sasaran. Akan tetapi, ia berhasil bangkit dan membuka keunggulan Argentina lewat penyelesaian kaki kiri yang akurat setelah menerima rangkaian umpan cepat dari rekan-rekannya.
Di tengah euforia pecahnya rekor, mantan kiper Manchester United dan Denmark, Peter Schmeichel, mengkritik proses terciptanya gol tersebut. Saat menjadi analis pertandingan di FOX Sports, Schmeichel menilai seharusnya Austria mendapat tendangan bebas lebih dulu karena adanya pelanggaran Alexis Mac Allister terhadap gelandang Austria, Xaver Schlager, dalam fase serangan yang berujung gol Messi.
"Mac Allister menjatuhkan pemain lawan dari belakang. Itu seharusnya menjadi pelanggaran. VAR mestinya meninjau dan membatalkan proses gol tersebut karena itu merupakan kesalahan yang jelas," kata Schmeichel.
Meski demikian, keputusan wasit tidak berubah. Gol tetap disahkan dan menjadi momen yang mengantarkan Messi melewati catatan Klose di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi kemudian memastikan kemenangan Argentina melalui gol keduanya pada masa injury time. Tambahan gol itu membuatnya kini mengoleksi 19 gol di Piala Dunia dan semakin menjauh dari para pesaingnya dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen empat tahunan tersebut.
Di balik rekor fantastis itu, Messi juga mencatat statistik yang kurang menyenangkan. Kegagalan penalti ke gawang Austria membuatnya menjadi pemain dengan jumlah kegagalan penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni tiga kali. Meski demikian, catatan tersebut tak mengurangi peran sentral sang megabintang yang kembali menjadi penentu kemenangan Argentina.
Berkat hasil ini, Argentina semakin kokoh di puncak Grup J dan berada di jalur yang tepat untuk melaju ke fase gugur, sementara Messi terus menambah daftar rekor dalam karier gemilangnya di panggung sepak bola dunia.
Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Gol pertamanya pada menit ke-38 membuat koleksi golnya di Piala Dunia mencapai 18 gol, melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya mengoleksi 16 gol. Namun, gol bersejarah tersebut justru memunculkan perdebatan.
Baca Juga: 10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Ajaib!
Sebelum mencetak gol, Messi sebenarnya sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit kesembilan. Tendangan pemain berusia 39 tahun itu melenceng dari sasaran. Akan tetapi, ia berhasil bangkit dan membuka keunggulan Argentina lewat penyelesaian kaki kiri yang akurat setelah menerima rangkaian umpan cepat dari rekan-rekannya.
Di tengah euforia pecahnya rekor, mantan kiper Manchester United dan Denmark, Peter Schmeichel, mengkritik proses terciptanya gol tersebut. Saat menjadi analis pertandingan di FOX Sports, Schmeichel menilai seharusnya Austria mendapat tendangan bebas lebih dulu karena adanya pelanggaran Alexis Mac Allister terhadap gelandang Austria, Xaver Schlager, dalam fase serangan yang berujung gol Messi.
"Mac Allister menjatuhkan pemain lawan dari belakang. Itu seharusnya menjadi pelanggaran. VAR mestinya meninjau dan membatalkan proses gol tersebut karena itu merupakan kesalahan yang jelas," kata Schmeichel.
Meski demikian, keputusan wasit tidak berubah. Gol tetap disahkan dan menjadi momen yang mengantarkan Messi melewati catatan Klose di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi kemudian memastikan kemenangan Argentina melalui gol keduanya pada masa injury time. Tambahan gol itu membuatnya kini mengoleksi 19 gol di Piala Dunia dan semakin menjauh dari para pesaingnya dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen empat tahunan tersebut.
Di balik rekor fantastis itu, Messi juga mencatat statistik yang kurang menyenangkan. Kegagalan penalti ke gawang Austria membuatnya menjadi pemain dengan jumlah kegagalan penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni tiga kali. Meski demikian, catatan tersebut tak mengurangi peran sentral sang megabintang yang kembali menjadi penentu kemenangan Argentina.
Berkat hasil ini, Argentina semakin kokoh di puncak Grup J dan berada di jalur yang tepat untuk melaju ke fase gugur, sementara Messi terus menambah daftar rekor dalam karier gemilangnya di panggung sepak bola dunia.
(sto)
Lihat Juga :