Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Rabu, 24 Juni 2026 - 05:28 WIB
loading...
Cristiano Ronaldo mencatatkan rekor bersejarah di Piala Dunia 2026 yang bahkan sangat sulit disamai, termasuk oleh rival abadinya, Lionel Messi / Foto: Istimewa
A
A
A
HOUSTON - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Penyerang Portugal itu mencatatkan rekor bersejarah di Piala Dunia 2026 yang bahkan sangat sulit disamai, termasuk oleh rival abadinya, Lionel Messi .
Setelah menuai kritik akibat penampilan kurang meyakinkan saat Portugal ditahan DR Congo pada laga pembuka Grup K, Ronaldo memberikan jawaban terbaik di atas lapangan. Kapten Selecao tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan.
Dwigol tersebut tidak hanya membantu Portugal meraih kemenangan penting, tetapi juga mengantarkan Ronaldo mencetak sejarah baru. Pemain berusia 41 tahun itu resmi menjadi pemain pertama, baik di kategori putra maupun putri, yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Ronaldo kini telah mencatatkan namanya di papan skor pada Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Rekor tersebut membuatnya unggul atas Lionel Messi yang sejauh ini mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Secara teori, Messi masih bisa menyamai pencapaian Ronaldo jika tampil dan mencetak gol pada Piala Dunia 2030. Namun, untuk melampaui rekor sang rival, kapten Argentina itu harus tetap bermain hingga Piala Dunia 2034, saat usianya sudah menginjak 47 tahun.
Skenario tersebut dinilai sangat sulit terwujud. Selain memecahkan rekor enam edisi Piala Dunia, Ronaldo juga mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Baca Juga: Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia menjadi 10 gol. Jumlah itu membuat Ronaldo melampaui legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya memegang rekor dengan sembilan gol.
Catatan tersebut bertahan selama hampir enam dekade sebelum akhirnya dipecahkan oleh CR7. Menariknya, sembilan gol Eusebio tercipta hanya dalam satu edisi Piala Dunia pada 1966.
Saat itu, legenda Benfica tersebut tampil luar biasa dan membawa Portugal melaju hingga semifinal. Salah satu penampilan paling ikoniknya terjadi saat mencetak empat gol untuk membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-3 menjadi kemenangan 5-3 atas Korea Utara di perempat final.
Baca Juga: Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Sementara itu, Ronaldo membutuhkan perjalanan panjang selama enam edisi Piala Dunia untuk mencapai dan akhirnya melampaui rekor tersebut. Namun, konsistensinya tampil dan mencetak gol di panggung terbesar sepak bola dunia selama dua dekade menjadi pencapaian yang sulit ditandingi pemain mana pun.
Dengan rekor demi rekor yang terus dipecahkan, Ronaldo kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
Setelah menuai kritik akibat penampilan kurang meyakinkan saat Portugal ditahan DR Congo pada laga pembuka Grup K, Ronaldo memberikan jawaban terbaik di atas lapangan. Kapten Selecao tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan.
Dwigol tersebut tidak hanya membantu Portugal meraih kemenangan penting, tetapi juga mengantarkan Ronaldo mencetak sejarah baru. Pemain berusia 41 tahun itu resmi menjadi pemain pertama, baik di kategori putra maupun putri, yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Ronaldo kini telah mencatatkan namanya di papan skor pada Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Rekor tersebut membuatnya unggul atas Lionel Messi yang sejauh ini mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Secara teori, Messi masih bisa menyamai pencapaian Ronaldo jika tampil dan mencetak gol pada Piala Dunia 2030. Namun, untuk melampaui rekor sang rival, kapten Argentina itu harus tetap bermain hingga Piala Dunia 2034, saat usianya sudah menginjak 47 tahun.
Skenario tersebut dinilai sangat sulit terwujud. Selain memecahkan rekor enam edisi Piala Dunia, Ronaldo juga mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Baca Juga: Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia menjadi 10 gol. Jumlah itu membuat Ronaldo melampaui legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya memegang rekor dengan sembilan gol.
Catatan tersebut bertahan selama hampir enam dekade sebelum akhirnya dipecahkan oleh CR7. Menariknya, sembilan gol Eusebio tercipta hanya dalam satu edisi Piala Dunia pada 1966.
Saat itu, legenda Benfica tersebut tampil luar biasa dan membawa Portugal melaju hingga semifinal. Salah satu penampilan paling ikoniknya terjadi saat mencetak empat gol untuk membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-3 menjadi kemenangan 5-3 atas Korea Utara di perempat final.
Baca Juga: Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Sementara itu, Ronaldo membutuhkan perjalanan panjang selama enam edisi Piala Dunia untuk mencapai dan akhirnya melampaui rekor tersebut. Namun, konsistensinya tampil dan mencetak gol di panggung terbesar sepak bola dunia selama dua dekade menjadi pencapaian yang sulit ditandingi pemain mana pun.
Dengan rekor demi rekor yang terus dipecahkan, Ronaldo kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
(yov)
Lihat Juga :