Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Rabu, 24 Juni 2026 - 06:13 WIB
loading...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026. Foto: Givemesport
A
A
A
BOSTON - Sebuah momen menarik terjadi di laga Grup Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Boston, Rabu (24/6/2026) WIB. Bek Timnas Inggris, Djed Spence, menjadi sorotan setelah terlihat menolak berjabat tangan dengan gelandang Ghana, Thomas Partey, saat kedua tim melakukan seremoni sebelum pertandingan.
Insiden tersebut terekam oleh penonton di stadion dan dengan cepat beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, Spence tampak tetap berdiri dengan kedua tangan di samping tubuhnya ketika Partey berjalan melewati barisan pemain Inggris untuk melakukan salam pembuka.
Keputusan Spence itu muncul di tengah kontroversi yang mengelilingi Partey. Mantan gelandang Arsenal tersebut saat ini menghadapi sejumlah tuduhan serius, termasuk tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang melibatkan empat perempuan berbeda. Dugaan peristiwa tersebut disebut terjadi antara tahun 2020 hingga 2022 dan masih berada dalam proses hukum.
Baca Juga: Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Menjelang pertandingan, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan menyerahkan keputusan kepada masing-masing pemain terkait apakah mereka ingin berjabat tangan dengan Partey atau tidak. Karena itu, setiap pemain memiliki kebebasan untuk menentukan sikapnya sendiri selama seremoni pra-pertandingan.
Momen penolakan jabat tangan tersebut tidak terlihat dalam siaran televisi resmi. Rekaman justru muncul dari video yang diambil oleh penonton di dalam stadion. Sejumlah pihak kemudian mempertanyakan keputusan stasiun televisi Inggris yang tidak menayangkan bagian tersebut secara langsung.
BBC dan ITV mendapat kritik dari sebagian penonton karena kamera siaran beralih tepat ketika Partey mendekati barisan pemain Inggris. Namun, media Inggris menyebut terdapat berbagai pertimbangan hukum terkait peliputan kasus yang masih dalam proses sehingga penyiar memilih berhati-hati dalam menampilkan gambar maupun komentar yang berkaitan dengan situasi tersebut.
Terlepas dari kontroversi di luar lapangan, Inggris datang ke pertandingan melawan Ghana dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Thomas Tuchel sebelumnya mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia. Namun, Inggris gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 . Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol di Stadion Boston
Insiden tersebut terekam oleh penonton di stadion dan dengan cepat beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, Spence tampak tetap berdiri dengan kedua tangan di samping tubuhnya ketika Partey berjalan melewati barisan pemain Inggris untuk melakukan salam pembuka.
Keputusan Spence itu muncul di tengah kontroversi yang mengelilingi Partey. Mantan gelandang Arsenal tersebut saat ini menghadapi sejumlah tuduhan serius, termasuk tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang melibatkan empat perempuan berbeda. Dugaan peristiwa tersebut disebut terjadi antara tahun 2020 hingga 2022 dan masih berada dalam proses hukum.
Baca Juga: Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Menjelang pertandingan, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan menyerahkan keputusan kepada masing-masing pemain terkait apakah mereka ingin berjabat tangan dengan Partey atau tidak. Karena itu, setiap pemain memiliki kebebasan untuk menentukan sikapnya sendiri selama seremoni pra-pertandingan.
Details that jump out at you... Djed Spence didn't shake hands with Thomas Partey.
— Mari⁷ | (@mari_mavi5) June 23, 2026
Djed Spence, the man you are! pic.twitter.com/GaYkpbH5Nz
Momen penolakan jabat tangan tersebut tidak terlihat dalam siaran televisi resmi. Rekaman justru muncul dari video yang diambil oleh penonton di dalam stadion. Sejumlah pihak kemudian mempertanyakan keputusan stasiun televisi Inggris yang tidak menayangkan bagian tersebut secara langsung.
BBC dan ITV mendapat kritik dari sebagian penonton karena kamera siaran beralih tepat ketika Partey mendekati barisan pemain Inggris. Namun, media Inggris menyebut terdapat berbagai pertimbangan hukum terkait peliputan kasus yang masih dalam proses sehingga penyiar memilih berhati-hati dalam menampilkan gambar maupun komentar yang berkaitan dengan situasi tersebut.
Terlepas dari kontroversi di luar lapangan, Inggris datang ke pertandingan melawan Ghana dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Thomas Tuchel sebelumnya mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia. Namun, Inggris gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 . Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol di Stadion Boston
(sto)
Lihat Juga :