Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Atmosfer tersebut begitu terasa dalam dua pertandingan pertama Iran di Stadion SoFi, Los Angeles. Ribuan warga diaspora Iran memadati stadion, namun tidak semuanya datang dengan tujuan yang sama.
Di luar stadion, kelompok anti-pemerintah menggelar aksi demonstrasi sambil meneriakkan slogan-slogan menentang rezim Iran, bahkan sebagian di antaranya juga menolak tim nasional. "Saya ingin mereka kalah," ujar Sarah Jahansouz dikutip dari NyTimes.
Baca Juga: 20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Menurutnya, tim nasional saat ini lebih merepresentasikan Republik Islam daripada rakyat Iran. Namun pandangan berbeda datang dari demonstran lainnya, Shariyar Shoejahei.
"Tentu saja saya mendukung tim Iran. Ini adalah tim Iran, bukan tim Republik Islam," katanya sebelum memberikan dukungan kepada Team Melli.
Banyak pendukung juga mengenakan kaos dan membawa bendera dengan simbol Iran sebelum Revolusi 1979, meski atribut tersebut dilarang di dalam stadion Piala Dunia 2026. Penyerang senior Alireza Jahanbakhsh menegaskan bahwa Tim Melli berusaha berdiri di atas semua perbedaan politik.
Di luar stadion, kelompok anti-pemerintah menggelar aksi demonstrasi sambil meneriakkan slogan-slogan menentang rezim Iran, bahkan sebagian di antaranya juga menolak tim nasional. "Saya ingin mereka kalah," ujar Sarah Jahansouz dikutip dari NyTimes.
Baca Juga: 20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Menurutnya, tim nasional saat ini lebih merepresentasikan Republik Islam daripada rakyat Iran. Namun pandangan berbeda datang dari demonstran lainnya, Shariyar Shoejahei.
"Tentu saja saya mendukung tim Iran. Ini adalah tim Iran, bukan tim Republik Islam," katanya sebelum memberikan dukungan kepada Team Melli.
Dukungan yang Terbelah
Perpecahan politik itu juga terasa di dalam stadion. Lagu kebangsaan Iran disambut sorakan keras, sebelum berubah menjadi dukungan penuh yang membantu tim bangkit dua kali dari ketertinggalan saat menghadapi Selandia Baru, lalu menahan Belgia demi meraih salah satu hasil terbaik dalam sejarah sepak bola Iran.Banyak pendukung juga mengenakan kaos dan membawa bendera dengan simbol Iran sebelum Revolusi 1979, meski atribut tersebut dilarang di dalam stadion Piala Dunia 2026. Penyerang senior Alireza Jahanbakhsh menegaskan bahwa Tim Melli berusaha berdiri di atas semua perbedaan politik.
Lihat Juga :