Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Yang dimaksud dua pemain lawan terakhir tidak selalu terdiri dari seorang penjaga gawang dan satu bek. Aturan hanya menghitung dua pemain bertahan yang paling dekat dengan garis gawang pada saat umpan dilepaskan, tanpa memandang posisi mereka di lapangan.
Dalam insiden tersebut, Shobeir sudah bergerak cukup jauh meninggalkan garis gawang untuk mengantisipasi bola mati. Akibatnya, ketika umpan dilepaskan hanya tersisa satu pemain Mesir yang berada lebih dekat ke garis gawang daripada Khalilzadeh. Karena tidak ada dua pemain lawan yang menjadi acuan, bek Iran itu dinyatakan berada dalam posisi offside sehingga golnya tidak disahkan.
Pembatalan gol tersebut membuat skor tetap 1-1 hingga peluit panjang berbunyi. Iran gagal mengamankan kemenangan yang seharusnya membawa mereka lolos otomatis sebagai runner-up Grup G. Team Melli kini harus berharap hasil pertandingan di grup lain berpihak kepada mereka agar tetap bisa melaju ke babak 32 besar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Dalam insiden tersebut, Shobeir sudah bergerak cukup jauh meninggalkan garis gawang untuk mengantisipasi bola mati. Akibatnya, ketika umpan dilepaskan hanya tersisa satu pemain Mesir yang berada lebih dekat ke garis gawang daripada Khalilzadeh. Karena tidak ada dua pemain lawan yang menjadi acuan, bek Iran itu dinyatakan berada dalam posisi offside sehingga golnya tidak disahkan.
Pembatalan gol tersebut membuat skor tetap 1-1 hingga peluit panjang berbunyi. Iran gagal mengamankan kemenangan yang seharusnya membawa mereka lolos otomatis sebagai runner-up Grup G. Team Melli kini harus berharap hasil pertandingan di grup lain berpihak kepada mereka agar tetap bisa melaju ke babak 32 besar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.
(sto)
Lihat Juga :