Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
"Kami tidak memiliki staf logistik maupun tim pemulihan yang lengkap karena persoalan visa. Sebagai tim profesional yang tampil di ajang sebesar Piala Dunia, situasi seperti ini jelas tidak bisa diterima," ujarnya.
Taremi bahkan mempertanyakan komitmen FIFA dalam menjamin perlakuan yang setara bagi seluruh peserta. Ia mengaku timnya terus menyampaikan keluhan, tetapi merasa tidak pernah memperoleh bantuan nyata.
"Kami hanya menginginkan perlakuan yang adil. Kalau menurut FIFA semua ini sudah adil, silakan saja. Tetapi menurut kami jelas tidak demikian. Tidak ada seorang pun yang benar-benar membantu kami," tegasnya.
Nada serupa disampaikan pelatih Amir Ghalenoei. Ia menilai berbagai kebijakan yang diterapkan tuan rumah telah merugikan persiapan Iran sepanjang turnamen. Ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Iran membuat Team Melli harus memindahkan pusat latihan ke Meksiko menjelang Piala Dunia, sehingga proses pemulihan dan persiapan pertandingan menjadi jauh lebih sulit.
"Saya tahu Pak Infantino telah berusaha membantu, tetapi perlakuan yang kami terima dari tuan rumah sangat mengecewakan. Saya berharap FIFA berani mengambil sikap agar kejadian seperti ini tidak terulang pada turnamen berikutnya," kata Ghalenoei.
Taremi bahkan mempertanyakan komitmen FIFA dalam menjamin perlakuan yang setara bagi seluruh peserta. Ia mengaku timnya terus menyampaikan keluhan, tetapi merasa tidak pernah memperoleh bantuan nyata.
"Kami hanya menginginkan perlakuan yang adil. Kalau menurut FIFA semua ini sudah adil, silakan saja. Tetapi menurut kami jelas tidak demikian. Tidak ada seorang pun yang benar-benar membantu kami," tegasnya.
Nada serupa disampaikan pelatih Amir Ghalenoei. Ia menilai berbagai kebijakan yang diterapkan tuan rumah telah merugikan persiapan Iran sepanjang turnamen. Ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Iran membuat Team Melli harus memindahkan pusat latihan ke Meksiko menjelang Piala Dunia, sehingga proses pemulihan dan persiapan pertandingan menjadi jauh lebih sulit.
"Saya tahu Pak Infantino telah berusaha membantu, tetapi perlakuan yang kami terima dari tuan rumah sangat mengecewakan. Saya berharap FIFA berani mengambil sikap agar kejadian seperti ini tidak terulang pada turnamen berikutnya," kata Ghalenoei.
Lihat Juga :