Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Selasa, 30 Juni 2026 - 10:05 WIB
loading...
Timnas Belanda harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 / Foto: Istimewa
A
A
A
MONTERREY - Timnas Belanda harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 . De Oranje sempat berada di ambang kemenangan, namun gol telat Maroko memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan setelah skor imbang 1-1 di Stadion Monterrey, Selasa (30/6/2026) WIB.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim bermain ngotot hingga menghasilkan 11 pelanggaran sepanjang babak pertama.
Meski lebih diunggulkan, Belanda justru kesulitan mengembangkan permainan. Maroko tampil percaya diri dan mampu menguasai jalannya pertandingan dengan mencatatkan 51 persen penguasaan bola, sedikit lebih baik dibandingkan Belanda yang mengoleksi 49 persen.
Dominasi Atlas Lions membuat lini belakang Belanda bekerja keras. Achraf Hakimi dan kolega beberapa kali mengurung pertahanan De Oranje serta menciptakan peluang berbahaya.
Beruntung bagi Belanda, Bart Verbruggen tampil gemilang di bawah mistar. Kiper berusia 23 tahun itu melakukan dua penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman sepanjang babak pertama.
Di sisi lain, Belanda mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Maroko. Namun, solidnya lini belakang Atlas Lions membuat upaya pasukan Ronald Koeman belum membuahkan hasil.
Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari umpan matang Crysencio Summerville, Cody Gakpo sukses menaklukkan kiper Maroko dan membawa Belanda unggul 1-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim bermain ngotot hingga menghasilkan 11 pelanggaran sepanjang babak pertama.
Meski lebih diunggulkan, Belanda justru kesulitan mengembangkan permainan. Maroko tampil percaya diri dan mampu menguasai jalannya pertandingan dengan mencatatkan 51 persen penguasaan bola, sedikit lebih baik dibandingkan Belanda yang mengoleksi 49 persen.
Dominasi Atlas Lions membuat lini belakang Belanda bekerja keras. Achraf Hakimi dan kolega beberapa kali mengurung pertahanan De Oranje serta menciptakan peluang berbahaya.
Beruntung bagi Belanda, Bart Verbruggen tampil gemilang di bawah mistar. Kiper berusia 23 tahun itu melakukan dua penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman sepanjang babak pertama.
Di sisi lain, Belanda mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Maroko. Namun, solidnya lini belakang Atlas Lions membuat upaya pasukan Ronald Koeman belum membuahkan hasil.
Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari umpan matang Crysencio Summerville, Cody Gakpo sukses menaklukkan kiper Maroko dan membawa Belanda unggul 1-0.
Lihat Juga :