Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:07 WIB
loading...
Timnas Jerman kembali menorehkan hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026 / Foto: Ilustrasi AI
A
A
A
BOSTON - Timnas Jerman kembali menorehkan hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026 . Der Panzer tersingkir secara dramatis pada babak 32 besar usai kalah 3-4 dari Paraguay lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Stadion Gillette, Selasa (30/6/2026).
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Jerman sejak menjadi juara dunia pada 2014. Dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, mereka dua kali gagal lolos dari fase grup dan kini langsung tersingkir pada laga pertama fase gugur. Hasil tersebut memicu kritik tajam terhadap pelatih Julian Nagelsmann. Media Jerman, Bild, bahkan menyebut kekalahan itu sebagai "mimpi buruk sepak bola Jerman berikutnya."
Banyak pihak mulai mempertanyakan masa depan Nagelsmann sebagai pelatih tim nasional. Mantan bek Jerman, Arne Friedrich, menilai kekalahan dari Paraguay pantas diterima dan menyebut Nagelsmann harus bertanggung jawab.
Baca Juga: Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Senada dengan itu, Thomas Hitzlsperger menyebut tersingkir lebih cepat dari Piala Dunia 2026 sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima bagi negara sebesar Jerman. Meski mendapat tekanan besar, Nagelsmann menegaskan tidak berniat mengundurkan diri.
"Saya bukan orang yang akan lari. Jika Federasi Sepak Bola Jerman masih menginginkan saya, saya akan tetap melanjutkan," ujar Nagelsmann dikutip dari BBC.
Di media sosial, sejumlah suporter bahkan mulai menyerukan agar mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, ditunjuk sebagai penggantinya. Selain sorotan terhadap sang pelatih, para pengamat juga menilai Jerman kehilangan identitas yang selama ini menjadi kekuatannya.
Baca Juga: Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Menurut Hitzlsperger, Der Panzer kini memang masih memainkan sepak bola yang rapi, tetapi telah kehilangan mentalitas, kekuatan fisik, dan aura yang dulu membuat lawan gentar. "Dulu tim-tim takut menghadapi Jerman. Sekarang mereka hanya menghormati kami, tetapi tidak lagi takut," katanya.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 pun menjadi alarm serius bagi sepak bola Jerman. Setelah satu dekade tanpa prestasi besar di level internasional, masa depan Nagelsmann kini berada di ujung tanduk, sementara Der Panzer dituntut segera menemukan kembali identitasnya sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Jerman sejak menjadi juara dunia pada 2014. Dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, mereka dua kali gagal lolos dari fase grup dan kini langsung tersingkir pada laga pertama fase gugur. Hasil tersebut memicu kritik tajam terhadap pelatih Julian Nagelsmann. Media Jerman, Bild, bahkan menyebut kekalahan itu sebagai "mimpi buruk sepak bola Jerman berikutnya."
Banyak pihak mulai mempertanyakan masa depan Nagelsmann sebagai pelatih tim nasional. Mantan bek Jerman, Arne Friedrich, menilai kekalahan dari Paraguay pantas diterima dan menyebut Nagelsmann harus bertanggung jawab.
Baca Juga: Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Senada dengan itu, Thomas Hitzlsperger menyebut tersingkir lebih cepat dari Piala Dunia 2026 sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima bagi negara sebesar Jerman. Meski mendapat tekanan besar, Nagelsmann menegaskan tidak berniat mengundurkan diri.
"Saya bukan orang yang akan lari. Jika Federasi Sepak Bola Jerman masih menginginkan saya, saya akan tetap melanjutkan," ujar Nagelsmann dikutip dari BBC.
Di media sosial, sejumlah suporter bahkan mulai menyerukan agar mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, ditunjuk sebagai penggantinya. Selain sorotan terhadap sang pelatih, para pengamat juga menilai Jerman kehilangan identitas yang selama ini menjadi kekuatannya.
Baca Juga: Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Menurut Hitzlsperger, Der Panzer kini memang masih memainkan sepak bola yang rapi, tetapi telah kehilangan mentalitas, kekuatan fisik, dan aura yang dulu membuat lawan gentar. "Dulu tim-tim takut menghadapi Jerman. Sekarang mereka hanya menghormati kami, tetapi tidak lagi takut," katanya.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 pun menjadi alarm serius bagi sepak bola Jerman. Setelah satu dekade tanpa prestasi besar di level internasional, masa depan Nagelsmann kini berada di ujung tanduk, sementara Der Panzer dituntut segera menemukan kembali identitasnya sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia.
(yov)
Lihat Juga :