Naik Podium Tertinggi, Vinales Kembali Diperhitungkan
Selasa, 22 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales melakukan selebrasi seusai melintasi garis finis Grand Prix (GP) Emilia Romagna di Sirkuit Misano, Italia, akhir pekan lalu. Foto/MotoGP
A
A
A
MISANO - Grand Prix (GP) Emilia Romagna, akhir pekan lalu, menjadi panggung Maverick Vinales. Podium juara menjadi bukti jika rider Monster Energy Yamaha masih layak diperhitungkan dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020.
Ya, Vinales menjadi yang tercepat pada balapan berlangsung di Misano, San Marino itu. Dia finis dengan waktu 41 menit 55,846 detik di Sirkuit Misano. Catatan itu unggul 2,245 detik dari rider Suzuki Ecstar Jaon Mir yang berada di belakangnya. (Baca: Inilah Nasib Orang yang Bakhil)
Sedangkan podium ketiga berhasil diamankan Pol Espargaro dari Tim KTM. Dengan tambahan 25 poin, Vinales naik ke peringkat tiga klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. Dia sekarang mengumpulkan 83 poin atau hanya berselisih satu angka dari rider Ducati Andrea Dovizioso yang hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi delapan pada balapan back to back di Misano tersebut.
Meski terpaut angka sangat tipis dengan Dovizioso, Vinales enggan jemawa. Baginya, semua hal masih bisa terjadi mengingat sisa seri musim 2020 masih panjang. Karena itu, rider berjuluk Top Gun tersebut tidak ingin lengah agar bisa mewujudkan impian menjadi juara dunia MotoGP pertama dalam kariernya.
“Saya tidak terlalu memikirkan kejuaraan dunia. Kami harus mempersiapkan motor dengan baik untuk musim 2021. Sekarang, kami selalu belajar di setiap balapan. Kami mengerti banyak tentang motor di sini (Sirkuit Misano). Saya telah melakukan putaran yang bagus di sini, itu hebat,” kata Vinales dilansir motorsport.
Vinales mengakui, motor Yamaha YZR-M1 masih butuh peningkatan signifikan jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Dia menyebut hal itu terlihat dalam balapan di mana dirinya kesulitan menyamai kecepatan dari pembalap Ducati Pramac Racing Francesco Bagnaia. Beruntung baginya, Bagnaia melakukan kesalahan fatal sehingga terjatuh di tengah balapan.
Menanggapi kecelakaan itu, Vinales tidak membantah jika dirinya mendapatkan keuntungan di balapan tersebut. Pasalnya, rekan setim Valentino Rossi ini mengaku sulit menyalip Bagnaia yang memiliki kecepatan luar biasa. “Saya benar-benar gila pada awalnya. Saya ingin membuka celah karena Pecco (Bagnaia) semakin dekat. Saya kemudian menekan dan membuat kesalahan,” ucapnya. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Ya, Vinales menjadi yang tercepat pada balapan berlangsung di Misano, San Marino itu. Dia finis dengan waktu 41 menit 55,846 detik di Sirkuit Misano. Catatan itu unggul 2,245 detik dari rider Suzuki Ecstar Jaon Mir yang berada di belakangnya. (Baca: Inilah Nasib Orang yang Bakhil)
Sedangkan podium ketiga berhasil diamankan Pol Espargaro dari Tim KTM. Dengan tambahan 25 poin, Vinales naik ke peringkat tiga klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. Dia sekarang mengumpulkan 83 poin atau hanya berselisih satu angka dari rider Ducati Andrea Dovizioso yang hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi delapan pada balapan back to back di Misano tersebut.
Meski terpaut angka sangat tipis dengan Dovizioso, Vinales enggan jemawa. Baginya, semua hal masih bisa terjadi mengingat sisa seri musim 2020 masih panjang. Karena itu, rider berjuluk Top Gun tersebut tidak ingin lengah agar bisa mewujudkan impian menjadi juara dunia MotoGP pertama dalam kariernya.
“Saya tidak terlalu memikirkan kejuaraan dunia. Kami harus mempersiapkan motor dengan baik untuk musim 2021. Sekarang, kami selalu belajar di setiap balapan. Kami mengerti banyak tentang motor di sini (Sirkuit Misano). Saya telah melakukan putaran yang bagus di sini, itu hebat,” kata Vinales dilansir motorsport.
Vinales mengakui, motor Yamaha YZR-M1 masih butuh peningkatan signifikan jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Dia menyebut hal itu terlihat dalam balapan di mana dirinya kesulitan menyamai kecepatan dari pembalap Ducati Pramac Racing Francesco Bagnaia. Beruntung baginya, Bagnaia melakukan kesalahan fatal sehingga terjatuh di tengah balapan.
Menanggapi kecelakaan itu, Vinales tidak membantah jika dirinya mendapatkan keuntungan di balapan tersebut. Pasalnya, rekan setim Valentino Rossi ini mengaku sulit menyalip Bagnaia yang memiliki kecepatan luar biasa. “Saya benar-benar gila pada awalnya. Saya ingin membuka celah karena Pecco (Bagnaia) semakin dekat. Saya kemudian menekan dan membuat kesalahan,” ucapnya. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Lihat Juga :