Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
Minggu, 05 Juli 2026 - 12:20 WIB
loading...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
A
A
A
JAKARTA - Lionel Messi menjadi sorotan usai Argentina menang dramatis 3-2 atas Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 . Bukan hanya karena golnya, kapten Argentina itu juga dituduh sejumlah penggemar mencoba mengambil keuntungan lewat eksekusi tendangan bebas yang dinilai terlalu cepat.
Argentina yang berstatus juara bertahan sempat diprediksi akan melewati Cape Verde dengan mudah. Namun, wakil Afrika tersebut justru memberi perlawanan sengit dan memaksa pertandingan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu.
Messi membuka keunggulan Argentina pada babak pertama melalui penyelesaian terukur. Cape Verde kemudian menyamakan skor lewat Deroy Duarte pada menit ke-59, sehingga pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal.
Baca Juga: Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
Memasuki perpanjangan waktu, Argentina kembali unggul melalui gol Lisandro Martinez. Akan tetapi, Cape Verde tidak menyerah. Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler untuk menyamakan kedudukan dan membuat Argentina kembali berada dalam tekanan.
Kemenangan Argentina akhirnya ditentukan gol bunuh diri Diney Borges. Bola hasil sundulan Cristian Romero mengenai Borges sebelum masuk ke gawang Cape Verde, sekaligus memastikan Argentina menang 3-2 dan melaju ke babak 16 besar.
Di tengah pertandingan, sebuah insiden pada menit ke-73 memicu perdebatan. Saat skor masih imbang, Messi bersiap mengambil tendangan bebas di dekat area penalti Cape Verde. Ketika penjaga gawang Vozinha masih mengatur posisi pagar hidup, Messi langsung melepaskan tendangan melengkung ke arah gawang.
Vozinha masih mampu bereaksi cepat untuk menepis bola yang mengarah ke sudut atas gawang. Cuplikan insiden tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial.
Sejumlah penggemar menilai Messi berusaha memanfaatkan situasi ketika kiper lawan belum sepenuhnya siap. Mereka bahkan menuding pemain Inter Miami itu mencoba mencetak gol dengan cara yang tidak sportif.
Namun, tidak sedikit pula yang membela Messi. Mereka menilai wasit telah meniup peluit sebagai tanda tendangan bebas boleh dilakukan, sehingga Messi berhak mengeksekusinya tanpa harus menunggu pagar hidup Cape Verde selesai diatur.
Usai pertandingan, Messi memberikan apresiasi kepada Cape Verde yang mampu memberi tekanan besar kepada Argentina. Ia menyebut hasil imbang Cape Verde melawan Spanyol dan Uruguay sebelumnya menjadi bukti bahwa lawan mereka bukan tim yang bisa diremehkan.
“Bukan kebetulan tim ini tidak kalah dari Spanyol atau Uruguay. Mencetak gol pertama adalah hal tersulit, dan kami pikir itu akan membantu kami mengendalikan pertandingan serta bermain lebih tenang, tetapi yang terjadi justru sebaliknya,” kata Messi.
Ia menilai ketatnya persaingan membuat Piala Dunia 2026 semakin menarik.
“Itulah yang membuat Piala Dunia ini begitu spesial. Semuanya sangat ketat, dan setiap pertandingan sangat sulit,” ujarnya.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Argentina yang berstatus juara bertahan sempat diprediksi akan melewati Cape Verde dengan mudah. Namun, wakil Afrika tersebut justru memberi perlawanan sengit dan memaksa pertandingan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu.
Messi membuka keunggulan Argentina pada babak pertama melalui penyelesaian terukur. Cape Verde kemudian menyamakan skor lewat Deroy Duarte pada menit ke-59, sehingga pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal.
Baca Juga: Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
Memasuki perpanjangan waktu, Argentina kembali unggul melalui gol Lisandro Martinez. Akan tetapi, Cape Verde tidak menyerah. Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler untuk menyamakan kedudukan dan membuat Argentina kembali berada dalam tekanan.
Kemenangan Argentina akhirnya ditentukan gol bunuh diri Diney Borges. Bola hasil sundulan Cristian Romero mengenai Borges sebelum masuk ke gawang Cape Verde, sekaligus memastikan Argentina menang 3-2 dan melaju ke babak 16 besar.
Di tengah pertandingan, sebuah insiden pada menit ke-73 memicu perdebatan. Saat skor masih imbang, Messi bersiap mengambil tendangan bebas di dekat area penalti Cape Verde. Ketika penjaga gawang Vozinha masih mengatur posisi pagar hidup, Messi langsung melepaskan tendangan melengkung ke arah gawang.
Vozinha masih mampu bereaksi cepat untuk menepis bola yang mengarah ke sudut atas gawang. Cuplikan insiden tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial.
Sejumlah penggemar menilai Messi berusaha memanfaatkan situasi ketika kiper lawan belum sepenuhnya siap. Mereka bahkan menuding pemain Inter Miami itu mencoba mencetak gol dengan cara yang tidak sportif.
Namun, tidak sedikit pula yang membela Messi. Mereka menilai wasit telah meniup peluit sebagai tanda tendangan bebas boleh dilakukan, sehingga Messi berhak mengeksekusinya tanpa harus menunggu pagar hidup Cape Verde selesai diatur.
Usai pertandingan, Messi memberikan apresiasi kepada Cape Verde yang mampu memberi tekanan besar kepada Argentina. Ia menyebut hasil imbang Cape Verde melawan Spanyol dan Uruguay sebelumnya menjadi bukti bahwa lawan mereka bukan tim yang bisa diremehkan.
“Bukan kebetulan tim ini tidak kalah dari Spanyol atau Uruguay. Mencetak gol pertama adalah hal tersulit, dan kami pikir itu akan membantu kami mengendalikan pertandingan serta bermain lebih tenang, tetapi yang terjadi justru sebaliknya,” kata Messi.
Ia menilai ketatnya persaingan membuat Piala Dunia 2026 semakin menarik.
“Itulah yang membuat Piala Dunia ini begitu spesial. Semuanya sangat ketat, dan setiap pertandingan sangat sulit,” ujarnya.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
(sto)
Lihat Juga :