Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Minggu, 05 Juli 2026 - 23:18 WIB
loading...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
A
A
A
Kiper Cape Verde (Tanjung Verde), Vozinha, mengungkap momen emosional bersama Lionel Messi usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Meski Argentina menang 3-2 lewat babak perpanjangan waktu pada fase 32 besar, kapten Albiceleste itu tetap meluangkan waktu untuk memberikan apresiasi kepada penjaga gawang lawan yang tampil moncer.
Cape Verde memang harus mengakhiri kiprahnya di turnamen setelah kebobolan gol penentu pada menit ke-111. Namun, penampilan mereka mendapat banyak pujian karena mampu merepotkan juara bertahan hingga pertandingan berlangsung selama 120 menit.
Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-29 melalui gol ke-20-nya di ajang Piala Dunia. Meski demikian, Cape Verde dua kali berhasil menyamakan kedudukan pada waktu normal sebelum akhirnya menyerah di babak tambahan.
Baca Juga: Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Salah satu sosok yang paling menonjol dalam laga tersebut adalah Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang Argentina dan menjadi alasan Cape Verde mampu bertahan hingga penghujung pertandingan.
Usai laga, Vozinha menceritakan perbincangannya dengan Messi yang menurutnya akan selalu dikenang.
"Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, 'Kamu luar biasa. Rakyatmu seharusnya bangga kepadamu.' Itu sungguh luar biasa bagi saya. Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti," ujar Vozinha, seperti dikutip La Tercera.
Vozinha mengungkapkan momen tersebut tidak berhenti sampai di situ. Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Messi dan meminta bertukar jersey.
"Saya berkata, 'Terima kasih, Leo. Kamu yang terbaik.' Lalu saya bertanya apakah kami bisa bertukar kaus. Leo mengatakan akan memberikan kausnya kepada saya di lorong stadion setelah wawancara selesai," katanya.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Vozinha tampil impresif di bawah mistar. Ia mencatatkan 18 penyelamatan dalam empat pertandingan dengan persentase penyelamatan mencapai 78,3 persen dari total 74 tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Cape Verde juga menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen ini. Mereka lolos dari fase grup dengan mengungguli Uruguay dan Arab Saudi sebelum akhirnya memberi perlawanan sengit kepada Argentina di babak 32 besar.
Meski kecewa gagal melangkah lebih jauh, Vozinha tetap bangga dengan pencapaian timnya.
"Kami bermain melawan juara dunia dan mampu mengimbangi mereka, bahkan memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Kami harus sangat bangga dengan apa yang kami lakukan," ucapnya.
"Tentu kami sedih perjalanan kami berakhir di sini, tetapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan setim, staf pelatih, federasi, dan seluruh suporter yang datang mendukung kami. Sekarang saatnya menatap masa depan. Kami memiliki kelompok pemain yang luar biasa dan saya berharap para pemain muda ini suatu hari nanti bisa bermain di liga-liga terbaik dunia," tutupnya.
Cape Verde memang harus mengakhiri kiprahnya di turnamen setelah kebobolan gol penentu pada menit ke-111. Namun, penampilan mereka mendapat banyak pujian karena mampu merepotkan juara bertahan hingga pertandingan berlangsung selama 120 menit.
Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-29 melalui gol ke-20-nya di ajang Piala Dunia. Meski demikian, Cape Verde dua kali berhasil menyamakan kedudukan pada waktu normal sebelum akhirnya menyerah di babak tambahan.
Baca Juga: Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Salah satu sosok yang paling menonjol dalam laga tersebut adalah Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang Argentina dan menjadi alasan Cape Verde mampu bertahan hingga penghujung pertandingan.
Usai laga, Vozinha menceritakan perbincangannya dengan Messi yang menurutnya akan selalu dikenang.
"Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, 'Kamu luar biasa. Rakyatmu seharusnya bangga kepadamu.' Itu sungguh luar biasa bagi saya. Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti," ujar Vozinha, seperti dikutip La Tercera.
Vozinha mengungkapkan momen tersebut tidak berhenti sampai di situ. Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Messi dan meminta bertukar jersey.
"Saya berkata, 'Terima kasih, Leo. Kamu yang terbaik.' Lalu saya bertanya apakah kami bisa bertukar kaus. Leo mengatakan akan memberikan kausnya kepada saya di lorong stadion setelah wawancara selesai," katanya.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Vozinha tampil impresif di bawah mistar. Ia mencatatkan 18 penyelamatan dalam empat pertandingan dengan persentase penyelamatan mencapai 78,3 persen dari total 74 tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Cape Verde juga menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen ini. Mereka lolos dari fase grup dengan mengungguli Uruguay dan Arab Saudi sebelum akhirnya memberi perlawanan sengit kepada Argentina di babak 32 besar.
Meski kecewa gagal melangkah lebih jauh, Vozinha tetap bangga dengan pencapaian timnya.
"Kami bermain melawan juara dunia dan mampu mengimbangi mereka, bahkan memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Kami harus sangat bangga dengan apa yang kami lakukan," ucapnya.
"Tentu kami sedih perjalanan kami berakhir di sini, tetapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan setim, staf pelatih, federasi, dan seluruh suporter yang datang mendukung kami. Sekarang saatnya menatap masa depan. Kami memiliki kelompok pemain yang luar biasa dan saya berharap para pemain muda ini suatu hari nanti bisa bermain di liga-liga terbaik dunia," tutupnya.
(sto)
Lihat Juga :