Jelang Kontra Spanyol, Ronaldo Bungkam Isu Pensiun
Senin, 06 Juli 2026 - 17:07 WIB
loading...
Cristiano Ronaldo menepis anggapan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Portugal / Foto: Ilustrasi AI
A
A
A
DALLAS - Cristiano Ronaldo menepis anggapan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Portugal. Menjelang duel panas melawan Spanyol pada babak 16 besar di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) WIB, sang megabintang menegaskan hanya dirinya yang berhak menentukan kapan akan mengakhiri karier.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, tengah menjalani Piala Dunia keenamnya, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain. Meski spekulasi mengenai masa pensiunnya terus bermunculan, kapten Portugal itu memilih fokus membawa timnya melangkah lebih jauh di turnamen.
"Saya akan berhenti ketika saya memilihnya. Anda selalu bertanya apakah ini yang terakhir. Kita lihat saja. Saya tidak ingin menjadikan itu sebagai fokus. Yang terpenting adalah bermain bagus besok," ujar Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga melawan Spanyol dikutip dari Al Jazeera.
Baca Juga: Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu menegaskan tidak memiliki penyesalan apa pun terhadap perjalanan kariernya. "Terlepas dari apa yang terjadi besok, saya akan pergi dengan hati nurani yang bersih. Saya sudah memberikan semua yang saya bisa untuk sepak bola. Saya bermain karena cinta terhadap permainan ini, bukan karena kebutuhan," katanya.
Ronaldo juga menolak membebani dirinya dengan target harus menjadi juara dunia. "Di turnamen sebesar Piala Dunia, yang terpenting adalah menikmati setiap pertandingan. Saya rasa saya juga tidak bermain buruk. Saya sudah mencetak tiga gol dan masih menikmati setiap momen di lapangan," tambahnya.
Portugal melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Kroasia secara dramatis. Kini, tim asuhan Roberto Martinez akan menghadapi ujian berat melawan Spanyol, salah satu kandidat kuat juara yang tampil impresif sepanjang turnamen.
Baca Juga: Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Meski mengakui kualitas rivalnya, Ronaldo tetap optimistis Portugal mampu melaju ke perempat final. "Spanyol selalu menjadi salah satu favorit karena kualitas dan sejarah mereka. Namun, ini kompetisi yang berbeda. Saya yakin pertandingan akan ditentukan oleh detail-detail kecil, dan saya punya firasat kami akan menang," ucapnya.
Jika diturunkan, Ronaldo akan mencatatkan penampilan ke-233 bersama Timnas Portugal. Spanyol bukan lawan asing baginya, mengingat ia menghabiskan sembilan musim bersama Real Madrid.
Namun, dari sejumlah pertemuan melawan La Roja, Ronaldo baru mencetak empat gol, termasuk hat-trick spektakuler saat kedua tim bermain imbang 3-3 pada fase grup Piala Dunia 2018. Menutup pernyataannya, Ronaldo kembali menegaskan bahwa dirinya belum ingin membahas akhir perjalanan di Piala Dunia.
"Kalaupun ini menjadi Piala Dunia terakhir saya, saya hanya ingin menikmatinya. Namun, saya berharap ini bukan pertandingan terakhir saya karena saya ingin terus melangkah bersama Portugal," tegasnya.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, tengah menjalani Piala Dunia keenamnya, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain. Meski spekulasi mengenai masa pensiunnya terus bermunculan, kapten Portugal itu memilih fokus membawa timnya melangkah lebih jauh di turnamen.
"Saya akan berhenti ketika saya memilihnya. Anda selalu bertanya apakah ini yang terakhir. Kita lihat saja. Saya tidak ingin menjadikan itu sebagai fokus. Yang terpenting adalah bermain bagus besok," ujar Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga melawan Spanyol dikutip dari Al Jazeera.
Baca Juga: Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu menegaskan tidak memiliki penyesalan apa pun terhadap perjalanan kariernya. "Terlepas dari apa yang terjadi besok, saya akan pergi dengan hati nurani yang bersih. Saya sudah memberikan semua yang saya bisa untuk sepak bola. Saya bermain karena cinta terhadap permainan ini, bukan karena kebutuhan," katanya.
Ronaldo juga menolak membebani dirinya dengan target harus menjadi juara dunia. "Di turnamen sebesar Piala Dunia, yang terpenting adalah menikmati setiap pertandingan. Saya rasa saya juga tidak bermain buruk. Saya sudah mencetak tiga gol dan masih menikmati setiap momen di lapangan," tambahnya.
Portugal melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Kroasia secara dramatis. Kini, tim asuhan Roberto Martinez akan menghadapi ujian berat melawan Spanyol, salah satu kandidat kuat juara yang tampil impresif sepanjang turnamen.
Baca Juga: Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Meski mengakui kualitas rivalnya, Ronaldo tetap optimistis Portugal mampu melaju ke perempat final. "Spanyol selalu menjadi salah satu favorit karena kualitas dan sejarah mereka. Namun, ini kompetisi yang berbeda. Saya yakin pertandingan akan ditentukan oleh detail-detail kecil, dan saya punya firasat kami akan menang," ucapnya.
Jika diturunkan, Ronaldo akan mencatatkan penampilan ke-233 bersama Timnas Portugal. Spanyol bukan lawan asing baginya, mengingat ia menghabiskan sembilan musim bersama Real Madrid.
Namun, dari sejumlah pertemuan melawan La Roja, Ronaldo baru mencetak empat gol, termasuk hat-trick spektakuler saat kedua tim bermain imbang 3-3 pada fase grup Piala Dunia 2018. Menutup pernyataannya, Ronaldo kembali menegaskan bahwa dirinya belum ingin membahas akhir perjalanan di Piala Dunia.
"Kalaupun ini menjadi Piala Dunia terakhir saya, saya hanya ingin menikmatinya. Namun, saya berharap ini bukan pertandingan terakhir saya karena saya ingin terus melangkah bersama Portugal," tegasnya.
(yov)
Lihat Juga :