Prancis vs Maroko: Misi Balas Sejarah
Kamis, 09 Juli 2026 - 07:20 WIB
loading...
Timnas Prancis membidik pencapaian bersejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, ambisi Les Bleus akan mendapat ujian berat saat menghadapi Maroko / Foto: Ilustrasi AI
A
A
A
BOSTON - Timnas Prancis membidik pencapaian bersejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, ambisi Les Bleus akan mendapat ujian berat saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) WIB.
Laga ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika Prancis mengalahkan Maroko 2-0 melalui gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani. Pemenang duel kali ini akan menghadapi Spanyol atau Belgia di babak semifinal.
Prancis datang dengan modal yang sangat meyakinkan. Pasukan Didier Deschamps menyapu bersih lima pertandingan pertama mereka di turnamen ini, termasuk menyingkirkan Swedia dan Paraguay pada fase gugur.
Baca Juga: VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
Meski harus bersusah payah mengalahkan Paraguay lewat penalti Kylian Mbappe, Les Bleus tetap menunjukkan ketajaman dengan torehan 13 gol sepanjang turnamen. Lini serang Prancis menjadi salah satu yang paling menakutkan di Piala Dunia kali ini.
Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, hingga Desire Doue tampil impresif dan saling melengkapi. Doue bahkan menjadi sosok penting setelah aksinya menghasilkan penalti penentu kemenangan atas Paraguay.
Di bawah arahan Didier Deschamps, yang akan mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026, Prancis juga tengah menikmati performa luar biasa. Mereka berhasil memenangkan 11 dari 12 pertandingan kompetitif terakhir, termasuk mencatat tujuh kemenangan beruntun.
Baca Juga: AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
Laga melawan Maroko juga akan menjadi pertandingan Piala Dunia ke-25 bagi Deschamps sebagai pelatih, menyamai rekor legenda Jerman, Helmut Schön, sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak di ajang ini. Sementara itu, Maroko kembali membuktikan diri sebagai kekuatan baru sepak bola Afrika.
Setelah finis sebagai runner-up Grup C, Singa Atlas menyingkirkan Belanda lewat adu penalti sebelum mengalahkan tuan rumah Kanada pada babak 16 besar. Meski sempat kesulitan di awal laga kontra Kanada, dua gol Azzedine Ounahi pada babak kedua mengubah jalannya pertandingan sebelum Soufiane Rahimi memastikan kemenangan di masa injury time.
Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Maroko menjadi 10 pertandingan sejak final Piala Afrika awal tahun ini. Kini mereka kembali berpeluang mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Baca Juga: Kontroversi VAR di Balik Lolosnya Argentina ke Perempat Final
Namun, tantangan yang dihadapi tidak mudah. Dalam enam pertemuan sebelumnya melawan Prancis, Maroko belum pernah menang dalam waktu normal. Singa Atlas menelan empat kekalahan dan dua hasil imbang, termasuk kekalahan di semifinal Piala Dunia 2022.
Apalagi penggemar saat ini menaruh perhatian pada Mbappe. Kapten Les Bleus itu telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026, sejajar dengan Lionel Messi dan Erling Haaland dalam persaingan perebutan Sepatu Emas.
Penyerang Real Madrid itu juga telah mengumpulkan 19 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, semakin mendekati rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Kemungkinan Deschamps diperkirakan tidak akan banyak mengubah susunan pemain.
Di sisi lain, Maroko sepertinya bertumpu pada Brahim Diaz. Gelandang kreatif tersebut sedang menjalani turnamen impresif dengan empat assist, terbanyak yang pernah dicatat pemain Afrika dalam sejarah Piala Dunia.
Sepanjang tahun ini, Diaz juga telah berkontribusi dalam 10 gol bersama tim nasional. Secara statistik, Prancis tetap lebih diunggulkan. Berdasarkan 25.000 simulasi superkomputer Opta, Les Bleus memiliki peluang kemenangan sebesar 61,7 persen.
Sementara peluang Maroko menciptakan kejutan dan menang dalam waktu normal hanya mencapai 16,2 persen, sedangkan kemungkinan laga berakhir imbang dan berlanjut ke perpanjangan waktu berada di angka 22,1 persen. Meski Prancis lebih difavoritkan, Maroko telah berulang kali membuktikan mampu mematahkan prediksi. Karena itu, duel di Boston diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Maroko: Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Rahimi
Laga ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika Prancis mengalahkan Maroko 2-0 melalui gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani. Pemenang duel kali ini akan menghadapi Spanyol atau Belgia di babak semifinal.
Prancis datang dengan modal yang sangat meyakinkan. Pasukan Didier Deschamps menyapu bersih lima pertandingan pertama mereka di turnamen ini, termasuk menyingkirkan Swedia dan Paraguay pada fase gugur.
Baca Juga: VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
Meski harus bersusah payah mengalahkan Paraguay lewat penalti Kylian Mbappe, Les Bleus tetap menunjukkan ketajaman dengan torehan 13 gol sepanjang turnamen. Lini serang Prancis menjadi salah satu yang paling menakutkan di Piala Dunia kali ini.
Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, hingga Desire Doue tampil impresif dan saling melengkapi. Doue bahkan menjadi sosok penting setelah aksinya menghasilkan penalti penentu kemenangan atas Paraguay.
Di bawah arahan Didier Deschamps, yang akan mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026, Prancis juga tengah menikmati performa luar biasa. Mereka berhasil memenangkan 11 dari 12 pertandingan kompetitif terakhir, termasuk mencatat tujuh kemenangan beruntun.
Baca Juga: AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
Laga melawan Maroko juga akan menjadi pertandingan Piala Dunia ke-25 bagi Deschamps sebagai pelatih, menyamai rekor legenda Jerman, Helmut Schön, sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak di ajang ini. Sementara itu, Maroko kembali membuktikan diri sebagai kekuatan baru sepak bola Afrika.
Setelah finis sebagai runner-up Grup C, Singa Atlas menyingkirkan Belanda lewat adu penalti sebelum mengalahkan tuan rumah Kanada pada babak 16 besar. Meski sempat kesulitan di awal laga kontra Kanada, dua gol Azzedine Ounahi pada babak kedua mengubah jalannya pertandingan sebelum Soufiane Rahimi memastikan kemenangan di masa injury time.
Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Maroko menjadi 10 pertandingan sejak final Piala Afrika awal tahun ini. Kini mereka kembali berpeluang mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Baca Juga: Kontroversi VAR di Balik Lolosnya Argentina ke Perempat Final
Namun, tantangan yang dihadapi tidak mudah. Dalam enam pertemuan sebelumnya melawan Prancis, Maroko belum pernah menang dalam waktu normal. Singa Atlas menelan empat kekalahan dan dua hasil imbang, termasuk kekalahan di semifinal Piala Dunia 2022.
Apalagi penggemar saat ini menaruh perhatian pada Mbappe. Kapten Les Bleus itu telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026, sejajar dengan Lionel Messi dan Erling Haaland dalam persaingan perebutan Sepatu Emas.
Penyerang Real Madrid itu juga telah mengumpulkan 19 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, semakin mendekati rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Kemungkinan Deschamps diperkirakan tidak akan banyak mengubah susunan pemain.
Di sisi lain, Maroko sepertinya bertumpu pada Brahim Diaz. Gelandang kreatif tersebut sedang menjalani turnamen impresif dengan empat assist, terbanyak yang pernah dicatat pemain Afrika dalam sejarah Piala Dunia.
Sepanjang tahun ini, Diaz juga telah berkontribusi dalam 10 gol bersama tim nasional. Secara statistik, Prancis tetap lebih diunggulkan. Berdasarkan 25.000 simulasi superkomputer Opta, Les Bleus memiliki peluang kemenangan sebesar 61,7 persen.
Sementara peluang Maroko menciptakan kejutan dan menang dalam waktu normal hanya mencapai 16,2 persen, sedangkan kemungkinan laga berakhir imbang dan berlanjut ke perpanjangan waktu berada di angka 22,1 persen. Meski Prancis lebih difavoritkan, Maroko telah berulang kali membuktikan mampu mematahkan prediksi. Karena itu, duel di Boston diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Prakiraan Susunan Pemain
Prancis: Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Kone, Rabiot; Dembele, Olise, Barcola; MbappeMaroko: Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Rahimi
(yov)
Lihat Juga :