Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Kamis, 09 Juli 2026 - 14:09 WIB
loading...
Sepatu sepak bola berwarna pink terang yang dikenakan hampir seluruh pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 sukses mencuri perhatian penikmat sepak bola / Foto: Ilustrasi AI
A
A
A
Di tengah sengitnya persaingan Piala Dunia 2026 , ada satu hal yang mencuri perhatian dari skuad Timnas Inggris. Bukan hanya permainan mereka di atas lapangan, melainkan sepatu sepak bola berwarna pink terang yang dikenakan hampir seluruh pemain Three Lions.
Sebanyak 22 dari 26 pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel tampil dengan sepatu berwarna fuchsia mencolok sepanjang turnamen. Mulai dari sang kapten Harry Kane, gelandang Jude Bellingham, hingga kiper Jordan Pickford, semuanya memilih warna yang sama.
Di balik tampilannya yang mencolok, para ahli meyakini bahwa pilihan warna tersebut bukan sekadar soal gaya. Sejumlah penelitian di bidang psikologi olahraga dan desain produk menunjukkan bahwa warna-warna cerah mampu meningkatkan rasa percaya diri atlet.
Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
Saat mengenakan perlengkapan yang mencolok, pemain merasa lebih yakin dengan kemampuan mereka dan lebih berani mengambil keputusan di lapangan. Selain itu, sepatu berwarna terang juga memberikan keuntungan visual.
Warna pink yang kontras dengan hamparan rumput hijau membuat pemain lebih mudah dikenali oleh rekan setim saat melakukan umpan maupun membangun serangan. Direktur Manajemen Produk Nike, Odinga Nimako, mengatakan warna pink dipilih karena memiliki efek psikologis yang kuat.
"Apa yang terus kami dengar dari para atlet adalah bahwa warna-warna cerah meningkatkan rasa percaya diri mereka. Pink adalah salah satu warna yang paling kuat memberikan efek tersebut," ujar Nimako dikutip dari DailyStar, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Menurutnya, pemain yang berani mengenakan warna mencolok umumnya merasa memiliki tanggung jawab untuk tampil lebih baik. "Ketika Anda memakai sepatu berwarna pink yang begitu mencolok, ada perasaan bahwa Anda harus benar-benar tampil hebat. Warna ini juga membuat pemain lebih menonjol di atas lapangan, baik bagi penonton di stadion maupun yang menyaksikan lewat televisi," jelasnya.
Pendapat serupa disampaikan Kepala Produk Sepak Bola New Balance, Rob Sheldon. Ia menilai warna pink merupakan hasil perpaduan antara riset psikologi, inovasi desain, dan kebutuhan performa atlet.
"Warna pink menjadi simbol energi, kepercayaan diri, dan visibilitas. Kami menggabungkan masukan dari para pemain dengan inovasi material untuk menghasilkan sepatu yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mendukung performa di level tertinggi," katanya.
Baca Juga: FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Sementara itu, Profesor Psikologi Mode yang berbasis di London, Young-Jin Hur, menjelaskan bahwa tren sepatu pink juga mencerminkan perubahan citra pesepak bola modern. "Warna pink memberikan kontras yang kuat dengan lapangan hijau dan menantang stereotip maskulinitas dalam sepak bola. Kini, pesepak bola bukan hanya atlet, tetapi juga ikon mode dan representasi identitas diri," ujarnya.
Fenomena tersebut tak hanya terjadi di kubu Inggris. Sejumlah bintang dunia seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Cristiano Ronaldo, hingga Erling Haaland juga memilih sepatu berwarna pink selama turnamen berlangsung.
Namun, ada satu nama besar yang tetap mempertahankan ciri khasnya. Kapten Argentina, Lionel Messi, memilih tampil dengan sepatu Adidas berwarna putih dan biru muda yang senada dengan seragam Albiceleste, dihiasi aksen emas sebagai simbol perjalanan panjangnya di panggung Piala Dunia.
Kini, saat Inggris terus memburu gelar Piala Dunia pertama sejak 1966, sepatu pink mereka bukan lagi sekadar aksesori. Bagi banyak orang, warna mencolok itu telah menjadi simbol kepercayaan diri, keberanian, dan harapan untuk mengakhiri penantian panjang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Sebanyak 22 dari 26 pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel tampil dengan sepatu berwarna fuchsia mencolok sepanjang turnamen. Mulai dari sang kapten Harry Kane, gelandang Jude Bellingham, hingga kiper Jordan Pickford, semuanya memilih warna yang sama.
Di balik tampilannya yang mencolok, para ahli meyakini bahwa pilihan warna tersebut bukan sekadar soal gaya. Sejumlah penelitian di bidang psikologi olahraga dan desain produk menunjukkan bahwa warna-warna cerah mampu meningkatkan rasa percaya diri atlet.
Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
Saat mengenakan perlengkapan yang mencolok, pemain merasa lebih yakin dengan kemampuan mereka dan lebih berani mengambil keputusan di lapangan. Selain itu, sepatu berwarna terang juga memberikan keuntungan visual.
Warna pink yang kontras dengan hamparan rumput hijau membuat pemain lebih mudah dikenali oleh rekan setim saat melakukan umpan maupun membangun serangan. Direktur Manajemen Produk Nike, Odinga Nimako, mengatakan warna pink dipilih karena memiliki efek psikologis yang kuat.
"Apa yang terus kami dengar dari para atlet adalah bahwa warna-warna cerah meningkatkan rasa percaya diri mereka. Pink adalah salah satu warna yang paling kuat memberikan efek tersebut," ujar Nimako dikutip dari DailyStar, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Menurutnya, pemain yang berani mengenakan warna mencolok umumnya merasa memiliki tanggung jawab untuk tampil lebih baik. "Ketika Anda memakai sepatu berwarna pink yang begitu mencolok, ada perasaan bahwa Anda harus benar-benar tampil hebat. Warna ini juga membuat pemain lebih menonjol di atas lapangan, baik bagi penonton di stadion maupun yang menyaksikan lewat televisi," jelasnya.
Pendapat serupa disampaikan Kepala Produk Sepak Bola New Balance, Rob Sheldon. Ia menilai warna pink merupakan hasil perpaduan antara riset psikologi, inovasi desain, dan kebutuhan performa atlet.
"Warna pink menjadi simbol energi, kepercayaan diri, dan visibilitas. Kami menggabungkan masukan dari para pemain dengan inovasi material untuk menghasilkan sepatu yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mendukung performa di level tertinggi," katanya.
Baca Juga: FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Sementara itu, Profesor Psikologi Mode yang berbasis di London, Young-Jin Hur, menjelaskan bahwa tren sepatu pink juga mencerminkan perubahan citra pesepak bola modern. "Warna pink memberikan kontras yang kuat dengan lapangan hijau dan menantang stereotip maskulinitas dalam sepak bola. Kini, pesepak bola bukan hanya atlet, tetapi juga ikon mode dan representasi identitas diri," ujarnya.
Fenomena tersebut tak hanya terjadi di kubu Inggris. Sejumlah bintang dunia seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Cristiano Ronaldo, hingga Erling Haaland juga memilih sepatu berwarna pink selama turnamen berlangsung.
Namun, ada satu nama besar yang tetap mempertahankan ciri khasnya. Kapten Argentina, Lionel Messi, memilih tampil dengan sepatu Adidas berwarna putih dan biru muda yang senada dengan seragam Albiceleste, dihiasi aksen emas sebagai simbol perjalanan panjangnya di panggung Piala Dunia.
Kini, saat Inggris terus memburu gelar Piala Dunia pertama sejak 1966, sepatu pink mereka bukan lagi sekadar aksesori. Bagi banyak orang, warna mencolok itu telah menjadi simbol kepercayaan diri, keberanian, dan harapan untuk mengakhiri penantian panjang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
(yov)
Lihat Juga :