Skandal Piala Dunia 2026, Parlemen Eropa Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Diinvestigasi

Kamis, 09 Juli 2026 - 16:37 WIB
loading...
Skandal Piala Dunia...
Skandal Piala Dunia 2026, Parlemen Eropa Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Diinvestigasi. Foto: givemesport.com
A A A
BRUSSEL - Sejumlah anggota Parlemen Eropa berencana mendorong penyelidikan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino menyusul kontroversi pencabutan sanksi striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026 . Langkah tersebut muncul setelah FIFA mengizinkan Balogun tampil melawan Belgia, meski sebelumnya ia menerima kartu merah saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

Dalam situasi normal, kartu merah tersebut membuat Balogun harus menjalani larangan bermain satu pertandingan. Namun, FIFA memutuskan menangguhkan hukuman itu selama satu tahun sehingga penyerang berusia 25 tahun tersebut tetap bisa turun dalam laga 16 besar kontra Belgia. Keputusan itu menjadi sorotan karena muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengaku meminta FIFA meninjau kembali insiden kartu merah tersebut.

Baca Juga: FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026

Anggota Parlemen Eropa Barry Andrews, Lara Wolters, dan Niels Fuglsang disebut tengah menggalang dukungan untuk meminta asosiasi sepak bola negara-negara Uni Eropa mendesak Komite Etik FIFA menyelidiki peran Infantino. Mereka ingin mengetahui apakah tekanan dari pemerintahan Trump memengaruhi keputusan pencabutan sanksi Balogun, termasuk dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik FIFA.

Dalam pernyataan bersama, para anggota parlemen itu menilai perubahan status hukuman kartu merah di tengah turnamen sebagai tindakan yang mencederai rasa keadilan. Mereka menegaskan sepak bola seharusnya berjalan dengan aturan yang transparan dan berlaku sama bagi semua peserta, bukan ditentukan oleh intervensi politik.

Sejauh ini, sedikitnya 35 anggota parlemen dilaporkan telah mendukung surat tersebut. Mereka juga menyinggung hubungan dekat Infantino dengan Trump, termasuk pemberian FIFA Peace Prize kepada Presiden AS, sebagai salah satu aspek yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam pemeriksaan etik.

FIFA membela keputusan tersebut dengan menyatakan pencabutan hukuman Balogun merupakan kewenangan komite disiplin, bukan keputusan personal Infantino. Namun, kontroversi tetap berkembang karena Trump menyatakan dirinya telah meminta peninjauan atas kartu merah Balogun dan menilai insiden itu bukan pelanggaran serius.

Trump bahkan mengungkap telah melakukan komunikasi dengan FIFA terkait kasus tersebut. Meski begitu, ia membantah mendikte keputusan akhir dan menyebut komite independen FIFA yang menentukan nasib Balogun. Amerika Serikat sendiri akhirnya tetap tersingkir setelah kalah 1-4 dari Belgia, tetapi polemik mengenai dugaan campur tangan politik dalam keputusan FIFA belum mereda.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FIFA Tunjuk Wasit Argentina...
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Duel Prancis vs Maroko, Rawan Konflik Kepentingan
FIFA Jawab Tuduhan Main...
FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
Alam Bisa Singkirkan...
Alam Bisa Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
Final Piala Dunia 2026...
Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Special Bola
Kisah Kocak Erling Haaland,...
Bola Dunia
Kisah Kocak Erling Haaland, Pemain Timnas Norwegia yang Disamakan dengan Majin Buu Dragon Ball
Persija Jakarta Dikabarkan...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Dikabarkan Ajukan Tawaran Fantastis untuk Bek Serbia yang Pernah Main di Liga Champions
Prediksi Line Up Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Line Up Timnas Prancis vs Maroko di Perempatfinal Piala Dunia 2026: Ismael Saibari Absen!
Rekomendasi
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan...
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan Orang Pilih Hatchback Crossover EV Dibanding SUV Listrik!
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Berita Terkini
Skandal Piala Dunia...
Skandal Piala Dunia 2026, Parlemen Eropa Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Diinvestigasi
FIFA Tunjuk Wasit Argentina...
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Duel Prancis vs Maroko, Rawan Konflik Kepentingan
FIFA Jawab Tuduhan Main...
FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
Alam Bisa Singkirkan...
Alam Bisa Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved