Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka
Jum'at, 10 Juli 2026 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Bukti video itu membuat FFF yakin memiliki dasar kuat untuk mengajukan banding kepada FIFA. Meski demikian, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
"Tidak ada perubahan terkait kartu kuning Olise. Kami menerima keputusan dari FIFA pagi ini bahwa kartu kuning tersebut tetap berlaku," ujar Deschamps dikutip dari Express, Jumat (9/7/2026).
Keputusan FIFA ini semakin menjadi sorotan karena datang hanya beberapa hari setelah badan sepak bola dunia tersebut mencabut hukuman larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sebelumnya, Balogun dijatuhi hukuman skorsing satu pertandingan akibat kartu merah.
Namun, setelah adanya intervensi yang melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino, Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan hukuman tersebut berdasarkan Pasal 27 Regulasi Disiplin FIFA.
Keputusan itu memungkinkan Balogun tampil pada laga babak 16 besar melawan Belgia, meski Amerika Serikat akhirnya tersingkir setelah kalah telak 1-4. Perbedaan perlakuan terhadap dua kasus tersebut memunculkan tudingan bahwa FIFA tidak menerapkan standar yang konsisten dalam mengambil keputusan.
Baca Juga: Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
"Tidak ada perubahan terkait kartu kuning Olise. Kami menerima keputusan dari FIFA pagi ini bahwa kartu kuning tersebut tetap berlaku," ujar Deschamps dikutip dari Express, Jumat (9/7/2026).
Keputusan FIFA ini semakin menjadi sorotan karena datang hanya beberapa hari setelah badan sepak bola dunia tersebut mencabut hukuman larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sebelumnya, Balogun dijatuhi hukuman skorsing satu pertandingan akibat kartu merah.
Namun, setelah adanya intervensi yang melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino, Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan hukuman tersebut berdasarkan Pasal 27 Regulasi Disiplin FIFA.
Keputusan itu memungkinkan Balogun tampil pada laga babak 16 besar melawan Belgia, meski Amerika Serikat akhirnya tersingkir setelah kalah telak 1-4. Perbedaan perlakuan terhadap dua kasus tersebut memunculkan tudingan bahwa FIFA tidak menerapkan standar yang konsisten dalam mengambil keputusan.
Lihat Juga :