Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
Jum'at, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, aturan tersebut muncul ketika FIFA sedang menghadapi berbagai kritik mengenai integritas penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Kubu Mesir sebelumnya menuding pertandingan mereka melawan Argentina telah diatur agar Lionel Messi dan tim juara bertahan tetap bertahan lebih lama di turnamen demi kepentingan pemasaran.
Tuduhan itu mencuat setelah Mesir kalah 2-3 dari Argentina meski sempat unggul dua gol. Pelatih Hossam Hassan dan sejumlah pemain Mesir memprotes keputusan VAR yang membatalkan gol mereka serta insiden Mohamed Salah di kotak penalti yang tidak menghasilkan hadiah penalti sebelum gol kemenangan Argentina tercipta.
FIFA melalui Kepala Wasit Pierluigi Collina telah membantah tudingan tersebut. Collina menegaskan keputusan wasit dan VAR diambil secara independen, serta tidak dapat dipengaruhi pihak mana pun, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino.
Namun, polemik belum sepenuhnya reda. Argentina juga sempat menjadi bahan perdebatan setelah Lionel Messi lolos dari kartu merah dalam laga pembuka melawan Aljazair, sementara Timnas Amerika Serikat justru mendapat keuntungan ketika hukuman Folarin Balogun ditangguhkan. Di sisi lain, penunjukan seluruh perangkat pertandingan asal Argentina untuk laga Prancis kontra Maroko juga memunculkan tanda tanya dari sejumlah pihak.
Aturan pemisahan unggulan memang tidak otomatis membuktikan adanya perlakuan khusus untuk Argentina. Akan tetapi, dalam situasi ketika berbagai keputusan FIFA sudah lebih dulu dipertanyakan, jalur yang relatif lebih terbuka bagi Messi dan kolega menuju semifinal menjadi bahan perdebatan baru di Piala Dunia 2026.
Tuduhan itu mencuat setelah Mesir kalah 2-3 dari Argentina meski sempat unggul dua gol. Pelatih Hossam Hassan dan sejumlah pemain Mesir memprotes keputusan VAR yang membatalkan gol mereka serta insiden Mohamed Salah di kotak penalti yang tidak menghasilkan hadiah penalti sebelum gol kemenangan Argentina tercipta.
FIFA melalui Kepala Wasit Pierluigi Collina telah membantah tudingan tersebut. Collina menegaskan keputusan wasit dan VAR diambil secara independen, serta tidak dapat dipengaruhi pihak mana pun, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino.
Namun, polemik belum sepenuhnya reda. Argentina juga sempat menjadi bahan perdebatan setelah Lionel Messi lolos dari kartu merah dalam laga pembuka melawan Aljazair, sementara Timnas Amerika Serikat justru mendapat keuntungan ketika hukuman Folarin Balogun ditangguhkan. Di sisi lain, penunjukan seluruh perangkat pertandingan asal Argentina untuk laga Prancis kontra Maroko juga memunculkan tanda tanya dari sejumlah pihak.
Aturan pemisahan unggulan memang tidak otomatis membuktikan adanya perlakuan khusus untuk Argentina. Akan tetapi, dalam situasi ketika berbagai keputusan FIFA sudah lebih dulu dipertanyakan, jalur yang relatif lebih terbuka bagi Messi dan kolega menuju semifinal menjadi bahan perdebatan baru di Piala Dunia 2026.
(sto)
Lihat Juga :