Jorge Jesus Buka Peluang Coret Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal
Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:54 WIB
loading...
Jorge Jesus Buka Peluang Coret Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal
A
A
A
JAKARTA - Pelatih baru timnas Portugal, Jorge Jesus, membuka kemungkinan tidak selalu memainkan Cristiano Ronaldo dalam skuad Selecao das Quinas. Keputusan tersebut akan bergantung pada kebutuhan tim serta kondisi sang penyerang yang kini berusia 41 tahun.
Jorge Jesus resmi ditunjuk sebagai pengganti Roberto Martinez yang mundur setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Portugal harus mengakhiri langkah pada babak 16 besar usai kalah dari Spanyol.
Kekalahan itu juga menjadi momen emosional bagi Ronaldo. Penyerang Al Nassr tersebut menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen terakhirnya, meski belum memastikan apakah dirinya akan segera pensiun dari tim nasional.
Ronaldo menegaskan tidak ingin membuat keputusan besar dalam situasi emosional. Karena itu, masa depannya bersama Portugal masih menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas Jorge Jesus setelah mulai bekerja.
Jesus mengaku belum berbicara langsung dengan Ronaldo sejak ditunjuk sebagai pelatih Portugal. Namun, ia menegaskan mantan anak asuhnya itu tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional maupun dirinya.
“Saya belum berbicara dengan Cris. Dia tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional atau bagi saya. Ketika waktunya tiba, saya akan berbicara dengannya dan juga dengan semua pemain secara pribadi,” kata Jesus.
Pelatih berusia 71 tahun itu menilai Ronaldo tetap merupakan simbol sepak bola Portugal. Ia juga menyebut memiliki pengalaman kerja yang baik dengan sang pemain saat menangani Al Nassr pada musim 2025/2026.
Meski demikian, Jesus menegaskan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Ronaldo. Ia siap mengambil keputusan tegas, termasuk tidak memasukkan Ronaldo ke dalam daftar pemain, apabila situasi pertandingan atau kebutuhan tim mengharuskannya demikian.
“Usia bukan masalah. Lihat Cris. Saat bersama saya, dia bisa berlari delapan kilometer dalam satu pertandingan dan mencapai kecepatan lebih dari 25 kilometer per jam,” ujar Jesus.
“Dia bermain ketika saya merasa itu diperlukan. Kadang-kadang saya bahkan tidak memasukkannya ke bangku cadangan,” lanjutnya.
Jesus menyebut Ronaldo tampil dalam 31 dari 50 pertandingan Al Nassr pada musim lalu. Dalam periode tersebut, ia juga 16 kali menarik Ronaldo keluar dari lapangan dan mengaku tidak pernah mengalami persoalan dengan mantan bintang Real Madrid itu.
Pelatih yang dikontrak Portugal hingga Piala Dunia 2030 tersebut menilai hubungan kerja sebelumnya menjadi modal penting. Sebanyak 12 pemain yang dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026 juga pernah bekerja bersamanya.
Ronaldo saat ini masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dengan 146 gol dari 233 penampilan. Ia mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026, tetapi ambisi membawa Portugal meraih trofi Piala Dunia kembali berakhir lebih cepat.
Kini, keputusan berada di tangan Ronaldo dan Jorge Jesus. Sang pelatih akan menunggu kejelasan rencana karier Ronaldo sebelum menentukan apakah kapten Portugal itu masih akan menjadi bagian dari proyek menuju Piala Dunia 2030.
Jorge Jesus resmi ditunjuk sebagai pengganti Roberto Martinez yang mundur setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Portugal harus mengakhiri langkah pada babak 16 besar usai kalah dari Spanyol.
Kekalahan itu juga menjadi momen emosional bagi Ronaldo. Penyerang Al Nassr tersebut menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen terakhirnya, meski belum memastikan apakah dirinya akan segera pensiun dari tim nasional.
Ronaldo menegaskan tidak ingin membuat keputusan besar dalam situasi emosional. Karena itu, masa depannya bersama Portugal masih menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas Jorge Jesus setelah mulai bekerja.
Jesus mengaku belum berbicara langsung dengan Ronaldo sejak ditunjuk sebagai pelatih Portugal. Namun, ia menegaskan mantan anak asuhnya itu tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional maupun dirinya.
“Saya belum berbicara dengan Cris. Dia tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional atau bagi saya. Ketika waktunya tiba, saya akan berbicara dengannya dan juga dengan semua pemain secara pribadi,” kata Jesus.
Pelatih berusia 71 tahun itu menilai Ronaldo tetap merupakan simbol sepak bola Portugal. Ia juga menyebut memiliki pengalaman kerja yang baik dengan sang pemain saat menangani Al Nassr pada musim 2025/2026.
Meski demikian, Jesus menegaskan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Ronaldo. Ia siap mengambil keputusan tegas, termasuk tidak memasukkan Ronaldo ke dalam daftar pemain, apabila situasi pertandingan atau kebutuhan tim mengharuskannya demikian.
“Usia bukan masalah. Lihat Cris. Saat bersama saya, dia bisa berlari delapan kilometer dalam satu pertandingan dan mencapai kecepatan lebih dari 25 kilometer per jam,” ujar Jesus.
“Dia bermain ketika saya merasa itu diperlukan. Kadang-kadang saya bahkan tidak memasukkannya ke bangku cadangan,” lanjutnya.
Jesus menyebut Ronaldo tampil dalam 31 dari 50 pertandingan Al Nassr pada musim lalu. Dalam periode tersebut, ia juga 16 kali menarik Ronaldo keluar dari lapangan dan mengaku tidak pernah mengalami persoalan dengan mantan bintang Real Madrid itu.
Pelatih yang dikontrak Portugal hingga Piala Dunia 2030 tersebut menilai hubungan kerja sebelumnya menjadi modal penting. Sebanyak 12 pemain yang dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026 juga pernah bekerja bersamanya.
Ronaldo saat ini masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dengan 146 gol dari 233 penampilan. Ia mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026, tetapi ambisi membawa Portugal meraih trofi Piala Dunia kembali berakhir lebih cepat.
Kini, keputusan berada di tangan Ronaldo dan Jorge Jesus. Sang pelatih akan menunggu kejelasan rencana karier Ronaldo sebelum menentukan apakah kapten Portugal itu masih akan menjadi bagian dari proyek menuju Piala Dunia 2030.
(sto)
Lihat Juga :