Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:34 WIB
loading...
A
A
A
Balogun sebelumnya mendapat kartu merah saat menghadapi Bosnia pada babak 32 besar sehingga seharusnya menjalani skorsing satu pertandingan. Namun, menurut berbagai laporan, Trump melobi Presiden FIFA Gianni Infantino agar hukuman tersebut dibatalkan. FIFA kemudian memutuskan mencabut skorsing sehingga Balogun tetap dapat dimainkan pada babak 16 besar.
Rapinoe menilai polemik tersebut justru menciptakan gangguan besar bagi para pemain sebelum pertandingan melawan Belgia.
"Saya pikir gangguan itu jelas memengaruhi tim dalam berbagai cara. Entah karena situasi kartu merah ini, atau karena mereka terseret dalam perdebatan publik yang melibatkan presiden, dengan segala kekacauan dan kontroversi yang menyertainya. Setuju atau tidak, itu adalah sesuatu yang sangat berat untuk dihadapi," ujar Rapinoe.
Mantan pemain Seattle Reign itu juga menilai skuad Amerika Serikat saat ini belum memiliki cukup pemain senior yang terbiasa menghadapi tekanan besar di luar lapangan. Menurutnya, minimnya pengalaman menghadapi isu-isu nonteknis membuat tim kesulitan mengelola situasi ketika kontroversi mencuat.
"Tim ini tidak memiliki banyak pemain senior yang sudah terbiasa menghadapi situasi seperti itu. Sebagian besar pemain juga jarang berbicara mengenai isu-isu di luar sepak bola. Saya pikir di sepak bola putra, tidak banyak pemain yang memilih menggunakan platform mereka atau memikul tanggung jawab yang lebih luas," katanya.
Rapinoe menilai polemik tersebut justru menciptakan gangguan besar bagi para pemain sebelum pertandingan melawan Belgia.
"Saya pikir gangguan itu jelas memengaruhi tim dalam berbagai cara. Entah karena situasi kartu merah ini, atau karena mereka terseret dalam perdebatan publik yang melibatkan presiden, dengan segala kekacauan dan kontroversi yang menyertainya. Setuju atau tidak, itu adalah sesuatu yang sangat berat untuk dihadapi," ujar Rapinoe.
Mantan pemain Seattle Reign itu juga menilai skuad Amerika Serikat saat ini belum memiliki cukup pemain senior yang terbiasa menghadapi tekanan besar di luar lapangan. Menurutnya, minimnya pengalaman menghadapi isu-isu nonteknis membuat tim kesulitan mengelola situasi ketika kontroversi mencuat.
"Tim ini tidak memiliki banyak pemain senior yang sudah terbiasa menghadapi situasi seperti itu. Sebagian besar pemain juga jarang berbicara mengenai isu-isu di luar sepak bola. Saya pikir di sepak bola putra, tidak banyak pemain yang memilih menggunakan platform mereka atau memikul tanggung jawab yang lebih luas," katanya.
Lihat Juga :