Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:05 WIB
loading...
Argentina memang berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026, tetapi perjalanan juara bertahan itu jauh dari kata mulus / Foto: Sportstar
A
A
A
KANSAS - Argentina memang berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 , tetapi perjalanan juara bertahan itu jauh dari kata mulus. Dua laga terakhir memperlihatkan tim asuhan Lionel Scaloni mulai menunjukkan sejumlah kelemahan yang bisa dimanfaatkan Swiss.
Setelah nyaris tersingkir saat menghadapi Cape Verde di babak 32 besar, Argentina kembali berada di ujung jurang ketika tertinggal 0-2 dari Mesir pada babak 16 besar. Namun, kebangkitan dramatis yang dipimpin Lionel Messi berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 hanya dalam 10 menit terakhir.
Usai pertandingan, Scaloni tak mampu menyembunyikan emosinya. Sang pelatih bahkan menangis saat wawancara di pinggir lapangan.
Baca Juga: Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
"Sepak bola bukan hanya soal taktik dan strategi. Jika kami tidak memiliki semangat seperti ini, kami sudah tersingkir," ujar Scaloni dikutip dari Guardian, Sabtu (11/7/2026).
Meski terus lolos, performa Argentina memunculkan tanda tanya. Tim berjuluk Albiceleste beberapa kali kehilangan kendali pertandingan dan harus mengandalkan aksi individu Messi serta mental pantang menyerah untuk bangkit.
Situasi itu membuat banyak pihak menilai Argentina tidak lagi tampil sedominan saat melewati fase grup. Di sisi lain, Messi tetap menjadi tumpuan utama dengan delapan gol yang menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak turnamen.
Baca Juga: Peluang Cristiano Ronaldo Tampil di Piala Dunia 2030 Masih Terbuka
Di luar lapangan, Argentina juga diterpa berbagai polemik, mulai dari tuduhan keberpihakan wasit setelah laga kontra Mesir hingga isu dugaan penyelidikan terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait aktivitas komersial di Amerika Serikat.
AFA sendiri telah membantah melakukan pelanggaran. Kini, tantangan yang lebih berat telah menanti.
Swiss dikenal sebagai tim yang disiplin dan terorganisasi. Jika Argentina kembali kehilangan fokus seperti pada dua laga sebelumnya, langkah mereka mempertahankan gelar juara dunia bisa terancam terhenti di babak perempat final.
Setelah nyaris tersingkir saat menghadapi Cape Verde di babak 32 besar, Argentina kembali berada di ujung jurang ketika tertinggal 0-2 dari Mesir pada babak 16 besar. Namun, kebangkitan dramatis yang dipimpin Lionel Messi berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 hanya dalam 10 menit terakhir.
Usai pertandingan, Scaloni tak mampu menyembunyikan emosinya. Sang pelatih bahkan menangis saat wawancara di pinggir lapangan.
Baca Juga: Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
"Sepak bola bukan hanya soal taktik dan strategi. Jika kami tidak memiliki semangat seperti ini, kami sudah tersingkir," ujar Scaloni dikutip dari Guardian, Sabtu (11/7/2026).
Meski terus lolos, performa Argentina memunculkan tanda tanya. Tim berjuluk Albiceleste beberapa kali kehilangan kendali pertandingan dan harus mengandalkan aksi individu Messi serta mental pantang menyerah untuk bangkit.
Situasi itu membuat banyak pihak menilai Argentina tidak lagi tampil sedominan saat melewati fase grup. Di sisi lain, Messi tetap menjadi tumpuan utama dengan delapan gol yang menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak turnamen.
Baca Juga: Peluang Cristiano Ronaldo Tampil di Piala Dunia 2030 Masih Terbuka
Di luar lapangan, Argentina juga diterpa berbagai polemik, mulai dari tuduhan keberpihakan wasit setelah laga kontra Mesir hingga isu dugaan penyelidikan terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait aktivitas komersial di Amerika Serikat.
AFA sendiri telah membantah melakukan pelanggaran. Kini, tantangan yang lebih berat telah menanti.
Swiss dikenal sebagai tim yang disiplin dan terorganisasi. Jika Argentina kembali kehilangan fokus seperti pada dua laga sebelumnya, langkah mereka mempertahankan gelar juara dunia bisa terancam terhenti di babak perempat final.
(yov)
Lihat Juga :