72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Minggu, 12 Juli 2026 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Laga melawan Argentina memiliki arti istimewa bagi Xhaka. Selama kariernya yang panjang, ia telah merasakan atmosfer pertandingan besar bersama klub-klub elite Eropa. Namun, kesempatan membawa Swiss menembus semifinal Piala Dunia dinilainya jauh lebih berharga.
Baca Juga: FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Swiss terakhir kali mencapai perempat final pada edisi 1954 saat menjadi tuan rumah. Kini, setelah penantian selama 72 tahun, mereka kembali berada di titik yang sama.
"Setelah 72 tahun, berada di sini bersama Swiss dan menghadapi juara bertahan adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Tetapi saya datang bukan hanya untuk berbicara. Saya ingin mengambil langkah berikutnya. Kami sudah sangat dekat, dan saya benar-benar menginginkannya."
"Saya lapar akan kemenangan. Sekarang kami hanya perlu menunjukkan hasrat itu di lapangan. Kami sudah siap dan saya yakin kami bisa memberikan banyak masalah bagi Argentina," imbuh Xhaka.
Baca Juga: FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Swiss terakhir kali mencapai perempat final pada edisi 1954 saat menjadi tuan rumah. Kini, setelah penantian selama 72 tahun, mereka kembali berada di titik yang sama.
"Setelah 72 tahun, berada di sini bersama Swiss dan menghadapi juara bertahan adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Tetapi saya datang bukan hanya untuk berbicara. Saya ingin mengambil langkah berikutnya. Kami sudah sangat dekat, dan saya benar-benar menginginkannya."
"Saya lapar akan kemenangan. Sekarang kami hanya perlu menunjukkan hasrat itu di lapangan. Kami sudah siap dan saya yakin kami bisa memberikan banyak masalah bagi Argentina," imbuh Xhaka.
(yov)
Lihat Juga :