Selebrasi Liar Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Begini Penjelasan FIFA
Senin, 13 Juli 2026 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pemain baru wajib diberi kartu kuning apabila selebrasinya memenuhi kriteria tertentu, seperti memanjat pagar pembatas stadion, mendekati penonton dengan cara yang membahayakan keselamatan atau keamanan, melakukan tindakan provokatif, menghina lawan, mengenakan topeng, maupun melepas jersey.
Karena selebrasi Lautaro tidak memenuhi unsur-unsur tersebut dan dinilai tidak membahayakan keamanan, keputusan untuk memberikan kartu kuning sepenuhnya berada dalam diskresi wasit. Pinheiro menilai aksi sang penyerang masih dalam batas yang diperbolehkan sehingga tidak ada hukuman tambahan.
Meski demikian, keputusan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam laga Argentina. Sebelumnya, Swiss juga memprotes kartu merah Breel Embolo yang terjadi setelah tinjauan VAR. Wasit membatalkan kartu kuning untuk Leandro Paredes dan justru menghadiahkan kartu kuning kedua kepada Embolo karena dianggap melakukan simulasi.
Kontroversi lain juga sempat mewarnai perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Mesir melayangkan kritik terhadap beberapa keputusan wasit saat kalah 2-3 dari Argentina di babak 16 besar, sehingga memicu tudingan bahwa La Albiceleste beberapa kali diuntungkan oleh keputusan pertandingan.
Terlepas dari polemik tersebut, Lautaro dipastikan tersedia untuk laga semifinal melawan Inggris. Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan penting bagi skuad Lionel Scaloni yang juga mengandalkan Lionel Messi, Julian Alvarez, dan Alexis Mac Allister dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Karena selebrasi Lautaro tidak memenuhi unsur-unsur tersebut dan dinilai tidak membahayakan keamanan, keputusan untuk memberikan kartu kuning sepenuhnya berada dalam diskresi wasit. Pinheiro menilai aksi sang penyerang masih dalam batas yang diperbolehkan sehingga tidak ada hukuman tambahan.
Meski demikian, keputusan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam laga Argentina. Sebelumnya, Swiss juga memprotes kartu merah Breel Embolo yang terjadi setelah tinjauan VAR. Wasit membatalkan kartu kuning untuk Leandro Paredes dan justru menghadiahkan kartu kuning kedua kepada Embolo karena dianggap melakukan simulasi.
Kontroversi lain juga sempat mewarnai perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Mesir melayangkan kritik terhadap beberapa keputusan wasit saat kalah 2-3 dari Argentina di babak 16 besar, sehingga memicu tudingan bahwa La Albiceleste beberapa kali diuntungkan oleh keputusan pertandingan.
Terlepas dari polemik tersebut, Lautaro dipastikan tersedia untuk laga semifinal melawan Inggris. Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan penting bagi skuad Lionel Scaloni yang juga mengandalkan Lionel Messi, Julian Alvarez, dan Alexis Mac Allister dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
(sto)
Lihat Juga :