Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 02:02 WIB
loading...
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
A A A
JAKARTA - Bintang Timnas Kolombia, Jaminton Campaz, dikabarkan belum berani kembali ke negaranya setelah menerima ancaman pembunuhan menyusul kegagalan Kolombia di Piala Dunia 2026 . Gelandang berusia 26 tahun itu bahkan memilih tidak pulang bersama rombongan tim demi alasan keamanan.

Kasus ini menjadi sorotan karena mengingatkan publik pada tragedi kelam yang menimpa bek Kolombia, Andres Escobar, yang tewas ditembak pada 1994 setelah mencetak gol bunuh diri di Piala Dunia Amerika Serikat. Meski tidak ada indikasi Campaz menghadapi situasi serupa, keputusan sang pemain untuk tetap berada di luar negeri menunjukkan seriusnya ancaman yang diterimanya.

Kolombia harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Swiss usai bermain imbang tanpa gol pada babak perempat final di Vancouver, Kanada.

Campaz menjadi salah satu sosok yang paling disorot setelah gagal memanfaatkan peluang emas pada menit-menit akhir babak tambahan waktu. Dalam posisi yang sangat terbuka, pemain Rosario Central itu melepaskan tembakan yang melambung sehingga Kolombia gagal mengunci kemenangan sebelum akhirnya tersingkir lewat drama adu penalti.

Menurut laporan media Argentina, Infobae, Campaz tidak ikut dalam penerbangan tim menuju Bogota karena khawatir terhadap keselamatannya. Keberadaan pemain tersebut hingga kini tidak dipublikasikan, menyusul gelombang intimidasi dan ancaman pembunuhan yang diterimanya melalui media sosial.

Menanggapi situasi tersebut, Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam segala bentuk ancaman terhadap pemain tim nasional.

"Sepak bola harus menjadi ruang untuk persatuan, rasa hormat, dan harapan, bukan panggung bagi kebencian, intimidasi, atau kekerasan. Karena itu, Federasi mengajak seluruh rakyat Kolombia memastikan bahwa perbedaan yang muncul dalam kompetisi olahraga tidak pernah berubah menjadi ancaman atau tindakan agresif terhadap mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk mewakili negara," tulis FCF.

Federasi juga mendesak Kejaksaan Agung Kolombia agar segera mengidentifikasi dan memproses hukum para pelaku yang menyebarkan ancaman terhadap Campaz.

Di tengah situasi tersebut, Campaz akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan emosional, ia meminta masyarakat Kolombia menghentikan kebencian dan mengedepankan rasa hormat.

"Kolombiaku, jangan pernah kehilangan rasa hormat. Kita mungkin memiliki pandangan berbeda atau merasakan frustrasi dan kesedihan, tetapi tidak ada gairah yang membenarkan kebencian atau membuat seseorang harus hidup dalam ketakutan," tulis Campaz.

Ia mengaku sejak kecil selalu bermimpi membela negaranya di Piala Dunia dan menyebut kesempatan mengenakan seragam Kolombia sebagai kehormatan terbesar dalam hidupnya.

"Sejak kecil saya bermimpi membela warna Kolombia, mendengar lagu kebangsaan, mewakili jutaan rakyat, dan mencetak gol di Piala Dunia. Hari ini saya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu. Kenangan itu akan selalu saya bawa sepanjang hidup," lanjutnya.

Campaz juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan selama turnamen serta kepada keluarganya yang selalu berada di sisinya dalam suka maupun duka.

"Kepada seluruh rakyat Kolombia, saya juga merasakan sakit atas kegagalan ini. Kami pun bermimpi melangkah lebih jauh dan memahami kesedihan yang dirasakan semua orang hari ini sebagai sesama warga Kolombia."

Di akhir pesannya, Campaz menyampaikan permintaan maaf karena gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

"Saya sangat menyesal tidak bisa memberikan kebahagiaan yang kita semua harapkan. Namun saya ingin semua tahu bahwa tidak pernah ada kekurangan dedikasi, komitmen, maupun kecintaan terhadap seragam ini. Saya memberikan segalanya di lapangan dan saya akan melakukannya seribu kali lagi demi negara saya," tutupnya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Thomas Tuchel Ngamuk...
Thomas Tuchel Ngamuk di Pinggir Lapangan, Isi Instruksinya ke Pemain Inggris Terungkap
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Media Norwegia Pertanyakan...
Media Norwegia Pertanyakan Gol Inggris, Sebut Berpotensi Jadi Skandal Wasit Terbesar
Selebrasi Liar Lautaro...
Selebrasi Liar Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Begini Penjelasan FIFA
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Special Bola
Lamine Yamal Pede Timnas...
Bola Dunia
Lamine Yamal Pede Timnas Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026: Kami 2 Kali Menang
Timnas Argentina Jumpa...
Bola Dunia
Timnas Argentina Jumpa Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Nicolas Tagliafico: Bakal Banyak Bumbu Penyedap
Persib Bandung Mulai...
Liga Indonesia
Persib Bandung Mulai Masuk Mode Pramusim, Adaptasi Pemain Jadi Fokus Utama
Rekomendasi
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Berita Terkini
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Thomas Tuchel Ngamuk...
Thomas Tuchel Ngamuk di Pinggir Lapangan, Isi Instruksinya ke Pemain Inggris Terungkap
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Media Norwegia Pertanyakan...
Media Norwegia Pertanyakan Gol Inggris, Sebut Berpotensi Jadi Skandal Wasit Terbesar
Pemain KolombiaJaminton...
Pemain KolombiaJaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dariPiala Dunia 2026
Selebrasi Liar Lautaro...
Selebrasi Liar Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Begini Penjelasan FIFA
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved