Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Senin, 13 Juli 2026 - 04:14 WIB
loading...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
A
A
A
KANSAS CITY - Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pesepak bola yang jarang terlibat adu argumen dengan wasit. Namun, kapten Timnas Argentina itu kehilangan kesabarannya saat membawa La Albiceleste mengalahkan Swiss 3-1 melalui babak tambahan waktu pada perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) WIB.
Momen tersebut terekam kamera siaran televisi dan langsung menjadi perbincangan di media sosial. Messi terlihat menghampiri wasit asal Portugal, João Pinheiro, lalu melontarkan protes dengan nada tegas di tengah jalannya pertandingan.
Belum diketahui secara pasti penyebab perdebatan tersebut. Namun, media Argentina Ole mengungkap isi ucapan Messi kepada sang pengadil lapangan.
"Bicaralah dengan baik, jangan tidak menghormati saya. Bicaralah dengan baik kepada saya, saya juga berbicara dengan baik kepada Anda," kata Messi kepada Pinheiro.
Laporan tersebut menyebut insiden bermula ketika Pinheiro meminta Messi mengubah posisinya dalam pagar hidup saat Swiss akan mengeksekusi tendangan bebas. Messi diyakini bukan mempersoalkan instruksi wasit, melainkan cara penyampaiannya yang dianggap kurang menghormati dirinya.
Meski sempat terlibat adu mulut, pemain berusia 39 tahun itu tidak larut dalam emosinya. Messi segera kembali fokus memimpin permainan Argentina hingga akhirnya memastikan tiket ke semifinal.
Pada laga tersebut, Argentina sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Alexis Mac Allister pada menit ke-10. Swiss kemudian menyamakan kedudukan lewat Dan Ndoye di menit ke-67 sebelum pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di extra time, Julian Alvarez memecah kebuntuan lewat gol spektakuler pada menit ke-112. Lautaro Martinez kemudian mengunci kemenangan La Albiceleste menjadi 3-1 melalui gol pada menit ke-120.
Meski gagal mencetak gol untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026, Messi tetap berkontribusi besar bagi tim asuhan Lionel Scaloni. Kapten Argentina itu menyumbang satu assist untuk gol Mac Allister sekaligus menjadi motor serangan sepanjang 120 menit pertandingan.
Berdasarkan data Opta, Messi memperoleh nilai 7,79. Ia mencatat akurasi umpan mencapai 86 persen dari 65 operan yang dilepaskan, aktif merebut kembali penguasaan bola di area lawan, serta terus merepotkan pertahanan Swiss lewat pergerakan tanpa bola.
Kemenangan tersebut membawa Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. La Albiceleste selanjutnya akan menghadapi Inggris dalam duel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Momen tersebut terekam kamera siaran televisi dan langsung menjadi perbincangan di media sosial. Messi terlihat menghampiri wasit asal Portugal, João Pinheiro, lalu melontarkan protes dengan nada tegas di tengah jalannya pertandingan.
Belum diketahui secara pasti penyebab perdebatan tersebut. Namun, media Argentina Ole mengungkap isi ucapan Messi kepada sang pengadil lapangan.
"Bicaralah dengan baik, jangan tidak menghormati saya. Bicaralah dengan baik kepada saya, saya juga berbicara dengan baik kepada Anda," kata Messi kepada Pinheiro.
Lionel Messi to Portuguese referee Jõao Pinheiro:
— World Cup HQ (@WorldCup26HQ) July 12, 2026
“Speak to me properly. Don't disrespect me. Speak to me properly; I spoke to you properly.” pic.twitter.com/J4xSLGKypA
Laporan tersebut menyebut insiden bermula ketika Pinheiro meminta Messi mengubah posisinya dalam pagar hidup saat Swiss akan mengeksekusi tendangan bebas. Messi diyakini bukan mempersoalkan instruksi wasit, melainkan cara penyampaiannya yang dianggap kurang menghormati dirinya.
Meski sempat terlibat adu mulut, pemain berusia 39 tahun itu tidak larut dalam emosinya. Messi segera kembali fokus memimpin permainan Argentina hingga akhirnya memastikan tiket ke semifinal.
Pada laga tersebut, Argentina sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Alexis Mac Allister pada menit ke-10. Swiss kemudian menyamakan kedudukan lewat Dan Ndoye di menit ke-67 sebelum pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di extra time, Julian Alvarez memecah kebuntuan lewat gol spektakuler pada menit ke-112. Lautaro Martinez kemudian mengunci kemenangan La Albiceleste menjadi 3-1 melalui gol pada menit ke-120.
Meski gagal mencetak gol untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026, Messi tetap berkontribusi besar bagi tim asuhan Lionel Scaloni. Kapten Argentina itu menyumbang satu assist untuk gol Mac Allister sekaligus menjadi motor serangan sepanjang 120 menit pertandingan.
Berdasarkan data Opta, Messi memperoleh nilai 7,79. Ia mencatat akurasi umpan mencapai 86 persen dari 65 operan yang dilepaskan, aktif merebut kembali penguasaan bola di area lawan, serta terus merepotkan pertahanan Swiss lewat pergerakan tanpa bola.
Kemenangan tersebut membawa Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. La Albiceleste selanjutnya akan menghadapi Inggris dalam duel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
(sto)
Lihat Juga :