Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026 - 08:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Fenomena itu menjadi bukti bahwa lagu yang telah berusia lebih dari tiga dekade tersebut masih memiliki daya tarik lintas generasi. Menariknya, Liam Gallagher pernah mengaku tidak lagi menikmati membawakan Wonderwall saat Oasis masih aktif.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat tur reuni band tersebut, lagu itu kembali menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan para penggemar. Penulis musik PJ Harrison menilai keberhasilan Wonderwall menjadi anthem baru Timnas Inggris terjadi secara alami.
Menurutnya, perpaduan antara popularitas Oasis yang kembali meningkat, momentum Piala Dunia, serta keputusan memutar lagu tersebut setelah kemenangan pertama Inggris menciptakan ikatan emosional yang kuat. "Lagu itu datang pada waktu yang tepat. Setelah dikaitkan dengan kemenangan, Wonderwall langsung memiliki makna emosional baru bagi para pendukung Inggris," ujar Harrison.
Kini, Inggris tinggal selangkah lagi menuju final Piala Dunia 2026. Jika Harry Kane dkk berhasil mengakhiri penantian panjang sejak 1966, bukan tidak mungkin Wonderwall akan dikenang sebagai soundtrack kejayaan baru The Three Lions. Dan jika trofi benar-benar berhasil dibawa pulang, lagu yang pernah "hanya" menjadi hit Oasis itu bisa berubah menjadi lagu paling ikonik dalam sejarah sepak bola Inggris.
Fenomena itu menjadi bukti bahwa lagu yang telah berusia lebih dari tiga dekade tersebut masih memiliki daya tarik lintas generasi. Menariknya, Liam Gallagher pernah mengaku tidak lagi menikmati membawakan Wonderwall saat Oasis masih aktif.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat tur reuni band tersebut, lagu itu kembali menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan para penggemar. Penulis musik PJ Harrison menilai keberhasilan Wonderwall menjadi anthem baru Timnas Inggris terjadi secara alami.
Menurutnya, perpaduan antara popularitas Oasis yang kembali meningkat, momentum Piala Dunia, serta keputusan memutar lagu tersebut setelah kemenangan pertama Inggris menciptakan ikatan emosional yang kuat. "Lagu itu datang pada waktu yang tepat. Setelah dikaitkan dengan kemenangan, Wonderwall langsung memiliki makna emosional baru bagi para pendukung Inggris," ujar Harrison.
Kini, Inggris tinggal selangkah lagi menuju final Piala Dunia 2026. Jika Harry Kane dkk berhasil mengakhiri penantian panjang sejak 1966, bukan tidak mungkin Wonderwall akan dikenang sebagai soundtrack kejayaan baru The Three Lions. Dan jika trofi benar-benar berhasil dibawa pulang, lagu yang pernah "hanya" menjadi hit Oasis itu bisa berubah menjadi lagu paling ikonik dalam sejarah sepak bola Inggris.
(yov)
Lihat Juga :