FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:48 WIB
loading...
FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris
A
A
A
ATLANTA - FIFA harus membuat pengecualian terhadap salah satu aturan yang mereka terapkan sendiri menjelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris. Penyebabnya bukan karena faktor pertandingan, melainkan sebuah logo raksasa yang tidak bisa disembunyikan di stadion.
Laga panas Argentina kontra Inggris akan digelar di Atlanta Stadium, Georgia, Rabu (15/7) dini hari WIB. Stadion berkapasitas sekitar 71 ribu penonton itu menjadi lokasi semifinal kedua setelah sebelumnya juga menggelar pertandingan babak 16 besar saat Argentina mengalahkan Mesir 3-2.
Menjelang pertandingan, FIFA sebenarnya telah mengabulkan permintaan Argentina untuk mengenakan jersey biru tua. Namun, badan sepak bola dunia itu juga menghadapi persoalan lain yang membuat mereka harus melanggar regulasi turnamen.
Dalam aturan resmi Piala Dunia, seluruh stadion tuan rumah wajib menutupi identitas sponsor komersial yang terpasang di arena pertandingan. Karena itu, sejumlah stadion menggunakan nama sementara selama turnamen berlangsung.
MetLife Stadium, misalnya, diubah menjadi New York New Jersey Stadium sebagai lokasi final Piala Dunia. Begitu pula AT&T Stadium yang menjadi Dallas Stadium, Hard Rock Stadium berubah menjadi Miami Stadium, hingga Gillette Stadium yang selama turnamen disebut Boston Stadium.
Namun, aturan tersebut tidak sepenuhnya bisa diterapkan di Atlanta Stadium.
FIFA tidak berhasil menutupi logo Mercedes berukuran besar yang terpasang di atap stadion. Setelah melalui pembahasan selama sekitar 18 bulan, FIFA akhirnya memberikan pengecualian dan mengizinkan logo tersebut tetap terlihat selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Menurut laporan The Athletic, Atlanta Stadium menjadi satu-satunya venue Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat yang masih menampilkan sponsor nonresmi turnamen.
Keputusan itu diambil karena pihak penyelenggara tidak menemukan cara aman untuk menutupi logo Mercedes tanpa berisiko merusak struktur atap stadion.
Stadion yang menjadi markas klub NFL Atlanta Falcons dan klub MLS Atlanta United tersebut memang memiliki desain arsitektur unik dengan logo Mercedes yang menyatu pada bagian atap, sehingga sangat sulit untuk ditutupi.
Semifinal Argentina melawan Inggris akan menjadi pertandingan terakhir Piala Dunia 2026 yang digelar di Atlanta Stadium. Setelah itu, laga perebutan tempat ketiga akan dimainkan di Miami Stadium, sedangkan partai final berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli mendatang.
Di luar persoalan stadion, duel Argentina kontra Inggris juga menyedot perhatian karena mempertemukan dua rival klasik sepak bola dunia. Pemenang pertandingan akan melaju ke final dan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol.
Laga panas Argentina kontra Inggris akan digelar di Atlanta Stadium, Georgia, Rabu (15/7) dini hari WIB. Stadion berkapasitas sekitar 71 ribu penonton itu menjadi lokasi semifinal kedua setelah sebelumnya juga menggelar pertandingan babak 16 besar saat Argentina mengalahkan Mesir 3-2.
Menjelang pertandingan, FIFA sebenarnya telah mengabulkan permintaan Argentina untuk mengenakan jersey biru tua. Namun, badan sepak bola dunia itu juga menghadapi persoalan lain yang membuat mereka harus melanggar regulasi turnamen.
Dalam aturan resmi Piala Dunia, seluruh stadion tuan rumah wajib menutupi identitas sponsor komersial yang terpasang di arena pertandingan. Karena itu, sejumlah stadion menggunakan nama sementara selama turnamen berlangsung.
MetLife Stadium, misalnya, diubah menjadi New York New Jersey Stadium sebagai lokasi final Piala Dunia. Begitu pula AT&T Stadium yang menjadi Dallas Stadium, Hard Rock Stadium berubah menjadi Miami Stadium, hingga Gillette Stadium yang selama turnamen disebut Boston Stadium.
Namun, aturan tersebut tidak sepenuhnya bisa diterapkan di Atlanta Stadium.
FIFA tidak berhasil menutupi logo Mercedes berukuran besar yang terpasang di atap stadion. Setelah melalui pembahasan selama sekitar 18 bulan, FIFA akhirnya memberikan pengecualian dan mengizinkan logo tersebut tetap terlihat selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Menurut laporan The Athletic, Atlanta Stadium menjadi satu-satunya venue Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat yang masih menampilkan sponsor nonresmi turnamen.
Keputusan itu diambil karena pihak penyelenggara tidak menemukan cara aman untuk menutupi logo Mercedes tanpa berisiko merusak struktur atap stadion.
Stadion yang menjadi markas klub NFL Atlanta Falcons dan klub MLS Atlanta United tersebut memang memiliki desain arsitektur unik dengan logo Mercedes yang menyatu pada bagian atap, sehingga sangat sulit untuk ditutupi.
Semifinal Argentina melawan Inggris akan menjadi pertandingan terakhir Piala Dunia 2026 yang digelar di Atlanta Stadium. Setelah itu, laga perebutan tempat ketiga akan dimainkan di Miami Stadium, sedangkan partai final berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli mendatang.
Di luar persoalan stadion, duel Argentina kontra Inggris juga menyedot perhatian karena mempertemukan dua rival klasik sepak bola dunia. Pemenang pertandingan akan melaju ke final dan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol.
(sto)
Lihat Juga :