Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:21 WIB
loading...
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
A A A
Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengecam sejumlah media penyiaran yang dinilainya berusaha menciptakan kesan adanya keretakan di dalam skuad The Three Lions jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Menurut Kane, hubungan antara para pemain, pelatih Thomas Tuchel, dan staf justru semakin solid.

Isu tersebut mencuat setelah Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 melalui babak perpanjangan waktu di perempat final. Meski lolos ke empat besar, Tuchel secara terbuka mengaku tidak puas dengan penampilan anak asuhnya.

"Kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit. Hasilnya luar biasa, tetapi kami tidak senang dengan penampilan kami," kata Tuchel usai laga.

Ketika diminta menjelaskan lebih lanjut, pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa timnya bermain di bawah standar.

"Dalam segala aspek. Kami ceroboh, melakukan banyak kesalahan teknis, tidak cukup cepat. Hari ini kami beruntung. Saya tidak puas. Cara kami bermain terlalu ceroboh, kami membuat banyak kesalahan teknis. Ini bukan soal mentalitas. Kami harus bermain lebih baik," ujarnya.

Pernyataan tersebut kemudian ditanyakan kepada Jude Bellingham dalam wawancara pascalaga. Gelandang Real Madrid itu sempat merespons singkat.

"Ya, terserah. Terserah. Bermain di lapangan tadi sangat sulit. Semua pemain sudah bekerja sangat keras, jadi apresiasi saya untuk semua rekan yang kembali memberikan segalanya," kata Bellingham.

Dalam wawancara lain, Bellingham juga membela rekan-rekannya. Menurutnya, menghadapi tim sekelas Norwegia bukanlah tugas mudah.

"Mungkin dia tidak tahu seperti apa rasanya bermain dalam kondisi seperti itu menghadapi Erling Haaland, Martin Ødegaard, Antonio Nusa, dan Alexander Sørloth. Itu bukan tim yang mudah dilawan. Kami berusaha menciptakan suasana positif. Anda tidak akan selalu menang dengan memainkan seribu operan. Terkadang Anda harus menang dengan cara yang sulit, dan kami melakukannya lagi malam ini."

Menanggapi ramainya pemberitaan yang menyoroti perbedaan komentar Tuchel dan Bellingham, Kane menilai media justru berusaha membesar-besarkan situasi yang sebenarnya tidak ada masalah.

"Ketika Anda baru saja menyelesaikan pertandingan seperti itu lalu lima menit kemudian ditanya soal komentar pelatih, sementara Jude sendiri belum benar-benar tahu apa yang dikatakan, lalu sebenarnya apa yang Anda harapkan dia jawab?" ujar Kane kepada BBC.

"Kami baru saja melewati sebuah pertarungan besar. Sangat mudah mencoba menciptakan kesan adanya perpecahan. Rasanya itu memang hal yang sering terjadi di Inggris setiap turnamen besar. Padahal kenyataannya justru sebaliknya."

Striker Bayern Munchen itu menegaskan kekompakan menjadi fondasi utama perjalanan Inggris hingga semifinal.

"Grup ini bisa berada di posisi sekarang karena kami benar-benar kompak, bukan hanya antarpemain, tetapi juga bersama pelatih dan seluruh staf. Kadang-kadang sesuatu dibesar-besarkan melebihi kenyataannya."

Kane juga membela sikap Tuchel yang dinilai jujur dalam mengevaluasi tim.

"Kami memahami maksud pelatih. Para pemain di lapangan lebih tahu daripada siapa pun kapan kami bermain baik dan kapan tidak. Pelatih selalu memuji mentalitas tim. Dia mengatakan mentalitas kami berada di level tertinggi, dan memang sudah seperti itu sejak beberapa waktu terakhir."

"Dia adalah sosok yang selalu berbicara apa adanya. Tidak ada yang dibuat-buat, dan itulah yang membuat semua orang menghargainya. Dia merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia karena suatu alasan. Kami memahami cara berpikirnya dan sudah mengenalnya selama dua tahun terakhir," tutup Kane.

Inggris kini bersiap menghadapi juara bertahan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 yang akan digelar Rabu (15/7) atau Kamis (16/7) dini hari WIB. Laga tersebut akan menjadi penentu langkah The Three Lions menuju final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Tembus Final Piala Dunia 2026
Spanyol Lolos ke Final...
Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Prancis 2-0
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Special Bola
4 Laga Klasik Timnas...
Bola Dunia
4 Laga Klasik Timnas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Nomor 1 Hadirkan Gol Terindah
Digoda Banyak Klub,...
Liga Indonesia
Digoda Banyak Klub, Hati Aqil Savik Tertambat di Persija Jakarta
Bernardo Tavares Susun...
Liga Indonesia
Bernardo Tavares Susun Menu Latihan Seimbang bagi Persebaya Surabaya Jelang Musim 2026-2027
Rekomendasi
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Berita Terkini
Empat Tahun Persiapan...
Empat Tahun Persiapan Tim, Spanyol Akhirnya Tembus Final Piala Dunia 2026
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Tembus Final Piala Dunia 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved