Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:07 WIB
loading...
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis berpotensi mengalami penundaan akibat ancaman badai petir yang diperkirakan melanda Miami menjelang kick-off, Minggu (19/7/2026) WIB / Foto: Ilustrasi AI
A
A
A
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis berpotensi mengalami penundaan akibat ancaman badai petir yang diperkirakan melanda Miami menjelang kick-off, Minggu (19/7/2026) WIB. Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Miami diperkirakan diguyur hujan disertai badai petir dan angin beberapa jam sebelum laga dimulai.
Meski prakiraan tersebut masih dapat berubah, FIFA telah menyiapkan prosedur darurat apabila cuaca memburuk. Mengutip laporan DailyStar, sesuai regulasi FIFA, pertandingan wajib ditunda atau dihentikan apabila terdeteksi sambaran petir dalam radius delapan mil (sekitar 13 kilometer) dari stadion.
Laga baru dapat dilanjutkan setelah tidak ada sambaran petir selama 30 menit berturut-turut. Skenario seperti ini bukan pertama kali terjadi pada Piala Dunia 2026. Sejumlah pertandingan sebelumnya juga sempat mengalami penundaan akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Salah satunya adalah laga babak 16 besar antara Inggris dan Meksiko yang harus ditunda selama sekitar satu jam karena badai petir di sekitar Stadion Azteca. Risiko gangguan cuaca lebih besar terjadi di Stadion Miami karena venue tersebut tidak memiliki atap tertutup sepenuhnya.
Berbeda dengan stadion-stadion seperti Dallas, Atlanta, Houston, atau Vancouver yang dapat menggelar pertandingan tanpa terganggu kondisi cuaca di luar arena. Di sisi lain, Inggris datang ke laga ini dengan misi menutup turnamen sebaik mungkin setelah gagal melangkah ke final.
Tim asuhan Thomas Tuchel kalah dramatis 1-2 dari Argentina di semifinal setelah kebobolan dua gol pada menit-menit akhir. Sementara itu, Prancis juga harus mengubur mimpi menjadi juara dunia usai takluk 0-2 dari Spanyol pada semifinal lainnya.
Baca Juga: Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Bagi Inggris, kemenangan atas Prancis akan menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjuarai edisi 1966. Sebelumnya, The Three Lions selalu gagal meraih posisi ketiga setelah kalah dari Italia pada 1990 dan Belgia pada 2018.
Meski demikian, Thomas Tuchel diperkirakan menghadapi tantangan tersendiri untuk membangkitkan motivasi para pemainnya setelah kekecewaan mendalam akibat kegagalan di semifinal. Kini, selain fokus memperebutkan medali perunggu, Inggris dan Prancis juga harus berharap cuaca di Miami bersahabat agar pertandingan dapat berlangsung sesuai jadwal.
Meski prakiraan tersebut masih dapat berubah, FIFA telah menyiapkan prosedur darurat apabila cuaca memburuk. Mengutip laporan DailyStar, sesuai regulasi FIFA, pertandingan wajib ditunda atau dihentikan apabila terdeteksi sambaran petir dalam radius delapan mil (sekitar 13 kilometer) dari stadion.
Laga baru dapat dilanjutkan setelah tidak ada sambaran petir selama 30 menit berturut-turut. Skenario seperti ini bukan pertama kali terjadi pada Piala Dunia 2026. Sejumlah pertandingan sebelumnya juga sempat mengalami penundaan akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Salah satunya adalah laga babak 16 besar antara Inggris dan Meksiko yang harus ditunda selama sekitar satu jam karena badai petir di sekitar Stadion Azteca. Risiko gangguan cuaca lebih besar terjadi di Stadion Miami karena venue tersebut tidak memiliki atap tertutup sepenuhnya.
Berbeda dengan stadion-stadion seperti Dallas, Atlanta, Houston, atau Vancouver yang dapat menggelar pertandingan tanpa terganggu kondisi cuaca di luar arena. Di sisi lain, Inggris datang ke laga ini dengan misi menutup turnamen sebaik mungkin setelah gagal melangkah ke final.
Tim asuhan Thomas Tuchel kalah dramatis 1-2 dari Argentina di semifinal setelah kebobolan dua gol pada menit-menit akhir. Sementara itu, Prancis juga harus mengubur mimpi menjadi juara dunia usai takluk 0-2 dari Spanyol pada semifinal lainnya.
Baca Juga: Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Bagi Inggris, kemenangan atas Prancis akan menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjuarai edisi 1966. Sebelumnya, The Three Lions selalu gagal meraih posisi ketiga setelah kalah dari Italia pada 1990 dan Belgia pada 2018.
Meski demikian, Thomas Tuchel diperkirakan menghadapi tantangan tersendiri untuk membangkitkan motivasi para pemainnya setelah kekecewaan mendalam akibat kegagalan di semifinal. Kini, selain fokus memperebutkan medali perunggu, Inggris dan Prancis juga harus berharap cuaca di Miami bersahabat agar pertandingan dapat berlangsung sesuai jadwal.
(yov)