Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean
Senin, 20 Juli 2026 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh penonton harus menjalani pemeriksaan berlapis layaknya di bandara, sementara awak media mendapat pemeriksaan tambahan dari Dinas Rahasia Amerika Serikat karena membawa laptop dan peralatan siaran. Personel Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) serta kepolisian negara bagian juga disiagakan di seluruh area stadion.
Ironisnya, saat ribuan penggemar masih berjuang melewati antrean, sebagian suporter lainnya bahkan masih menunggu kereta di Stasiun Penn, Manhattan, hanya beberapa jam sebelum kick-off. Besarnya antusiasme publik juga tercermin dari harga tiket yang melambung hingga sekitar USD7.000 di pasar penjualan kembali.
Nilai fantastis itu membuat partai puncak ini disebut-sebut sebagai salah satu pertandingan dengan harga tiket termahal dalam sejarah olahraga. Kontras dengan lautan manusia yang berdesakan di pintu masuk, para tamu VIP justru tampak melenggang tanpa hambatan berarti.
Aktor Hollywood Tom Cruise memasuki stadion dengan santai menjelang penampilannya di upacara penutupan. Legenda sepak bola seperti Ronaldo Nazario, John Terry, dan Diego Simeone juga tiba tepat waktu tanpa mengalami kesulitan.
Di balik seluruh kekacauan tersebut, semangat para pendukung Argentina tak pernah padam. Ribuan suporter tetap bertahan demi satu alasan: menyaksikan Lionel Messi untuk terakhir kalinya tampil di panggung Piala Dunia. Pada usia 39 tahun, sang megabintang diyakini sedang menuliskan bab terakhir dari kisahnya di turnamen terbesar sepak bola.
Di atas lapangan, Argentina datang sebagai juara bertahan setelah menaklukkan dunia di Qatar 2022, sementara Spanyol mengusung status juara Eropa. Pertemuan dua raksasa sepak bola ini telah lama dinanti jutaan pasang mata. Namun, sebelum peluit pertama dibunyikan, final Piala Dunia 2026 lebih dulu dikenang karena kekacauan yang membuat ribuan suporter harus mempertaruhkan kesabaran demi menyaksikan sejarah.
Ironisnya, saat ribuan penggemar masih berjuang melewati antrean, sebagian suporter lainnya bahkan masih menunggu kereta di Stasiun Penn, Manhattan, hanya beberapa jam sebelum kick-off. Besarnya antusiasme publik juga tercermin dari harga tiket yang melambung hingga sekitar USD7.000 di pasar penjualan kembali.
Nilai fantastis itu membuat partai puncak ini disebut-sebut sebagai salah satu pertandingan dengan harga tiket termahal dalam sejarah olahraga. Kontras dengan lautan manusia yang berdesakan di pintu masuk, para tamu VIP justru tampak melenggang tanpa hambatan berarti.
Aktor Hollywood Tom Cruise memasuki stadion dengan santai menjelang penampilannya di upacara penutupan. Legenda sepak bola seperti Ronaldo Nazario, John Terry, dan Diego Simeone juga tiba tepat waktu tanpa mengalami kesulitan.
Di balik seluruh kekacauan tersebut, semangat para pendukung Argentina tak pernah padam. Ribuan suporter tetap bertahan demi satu alasan: menyaksikan Lionel Messi untuk terakhir kalinya tampil di panggung Piala Dunia. Pada usia 39 tahun, sang megabintang diyakini sedang menuliskan bab terakhir dari kisahnya di turnamen terbesar sepak bola.
Di atas lapangan, Argentina datang sebagai juara bertahan setelah menaklukkan dunia di Qatar 2022, sementara Spanyol mengusung status juara Eropa. Pertemuan dua raksasa sepak bola ini telah lama dinanti jutaan pasang mata. Namun, sebelum peluit pertama dibunyikan, final Piala Dunia 2026 lebih dulu dikenang karena kekacauan yang membuat ribuan suporter harus mempertaruhkan kesabaran demi menyaksikan sejarah.
(yov)
Lihat Juga :