Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:27 WIB
loading...
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
A A A
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) angkat bicara setelah muncul laporan yang menyebut Presiden AFA Claudio "Chiqui" Tapia sempat ditahan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) saat hendak meninggalkan Amerika Serikat usai Piala Dunia 2026 . AFA membantah keras seluruh tuduhan tersebut dan menyebut informasi yang beredar tidak benar.

Isu itu mencuat setelah media Argentina melaporkan adanya penyelidikan otoritas Amerika Serikat terkait dugaan pencucian uang bernilai ratusan juta dolar yang disebut melibatkan transaksi melalui perbankan AS. Tapia, yang mendampingi Timnas Argentina hingga final Piala Dunia 2026 di New Jersey, disebut mengalami kendala sebelum menaiki pesawat di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), New York.

Baca Juga: 10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland

Laporan tersebut bahkan mengklaim pesawat yang membawa rombongan Argentina sempat dihentikan, sementara FBI diduga menyita telepon genggam sejumlah pejabat AFA. Tapia bersama Bendahara AFA Pablo Toviggino, serta dua pebisnis Argentina, Diego Lucero dan Javier Faroni, disebut-sebut masuk dalam penyelidikan atas dugaan penipuan dan penggelapan dana.

Namun, melalui pernyataan resmi, AFA menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak sesuai fakta. Federasi membantah Tapia maupun Toviggino pernah dipanggil untuk memberikan kesaksian di pengadilan Amerika Serikat ataupun mengalami penyitaan perangkat elektronik.

"Sama sekali tidak benar bahwa Claudio Tapia atau Pablo Toviggino dipanggil untuk memberikan kesaksian oleh sistem peradilan Amerika Serikat. Juga tidak benar bahwa telepon seluler ataupun perangkat elektronik lainnya disita," tulis AFA dalam pernyataan resminya.

AFA juga menjelaskan bahwa dokumen hukum yang beredar di media tidak memuat perintah hukum apa pun terhadap kedua petingginya. Menurut federasi, dokumen tersebut tidak memerintahkan Tapia maupun Toviggino hadir di pengadilan, tidak menetapkan kewajiban prosedural, dan tidak mencatat adanya penyitaan aset atau barang milik keduanya.

"Dokumen yang dimaksud tidak menetapkan tindakan pribadi apa pun terhadap Presiden AFA maupun Bendahara AFA, tidak memerintahkan mereka untuk hadir, tidak membebankan kewajiban hukum kepada mereka, serta tidak mencatat adanya penyitaan atau penyitaan barang milik mereka," lanjut pernyataan tersebut.

Meski demikian, AFA mengakui terdapat pihak ketiga yang menerima panggilan hukum untuk kemungkinan memberikan keterangan dalam proses penyelidikan. Kasus tersebut dikaitkan dengan Tourprodenter, sebuah perusahaan berbasis di Florida yang menangani pembayaran sejumlah kerja sama komersial besar Timnas Argentina.

Menurut berbagai laporan, penyidik Amerika Serikat tengah menelusuri aliran dana jutaan dolar yang diduga melewati sistem perbankan AS melalui perusahaan tersebut. Hingga kini belum ada dakwaan resmi terhadap Claudio Tapia maupun pejabat AFA lainnya.

Pernyataan tegas AFA sekaligus menjadi respons terbaru atas rangkaian sorotan yang terus menghampiri Argentina selepas kekalahan 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Sebelumnya, federasi juga menghadapi penyelidikan FIFA terkait kericuhan antarpemain seusai laga final, sementara sejumlah perilaku skuad La Albiceleste di dalam maupun luar lapangan menuai kritik luas dari publik sepak bola dunia.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas Khusus Mirip Argentina di Piala Dunia
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Special Bola
Hajime Moriyasu Targetkan...
Bola Dunia
Hajime Moriyasu Targetkan Jepang Juara Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Pep Guardiola Tolak...
Bola Dunia
Pep Guardiola Tolak Tawaran Jadi Pelatih Timnas Italia, FIGC Beralih ke Pirlo
Bukan Trofi, Ini Misi...
Liga Indonesia
Bukan Trofi, Ini Misi Utama Arema FC di Piala Presiden 2026
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina diPiala Dunia 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved