Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Jum'at, 24 Juli 2026 - 06:38 WIB
loading...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
A
A
A
Kericuhan yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina kembali menjadi sorotan. Kali ini, sebuah rekaman dari sudut kamera berbeda yang beredar di media sosial diduga memperlihatkan bek Argentina, Lisandro Martinez, memukul gelandang muda Spanyol, Gavi, di tengah kekacauan selepas pertandingan.
Laga final di Stadion MetLife, New Jersey, yang dimenangkan Spanyol 1-0 berkat gol Ferran Torres, diwarnai insiden panas setelah peluit panjang dibunyikan. Sejumlah pemain dan staf dari kedua tim terlibat cekcok di lapangan, memaksa pemain lain dan ofisial turun tangan untuk meredakan situasi. FIFA pun telah membuka penyelidikan atas perilaku para pemain Argentina dalam insiden tersebut.
Sebelumnya, perhatian tertuju pada aksi Leandro Paredes yang melempar Gavi hingga terjatuh. Kini, rekaman terbaru yang beredar luas disebut-sebut memperlihatkan momen ketika Lisandro Martinez ikut terlibat. Dalam video tersebut, bek Manchester United itu diduga melayangkan pukulan ke arah wajah Gavi setelah gelandang Barcelona tersebut lebih dulu terjatuh akibat dorongan Paredes.
Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kritik terhadap perilaku para pemain Argentina. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA yang mengonfirmasi keaslian rekaman tersebut maupun apakah insiden itu akan menjadi bagian dari proses investigasi yang sedang berlangsung.
Beberapa hari setelah final, Lisandro Martinez sempat mengunggah pernyataan di media sosial yang justru menuai reaksi negatif dari publik. Dalam pesannya, ia mengaku bangga terhadap perjuangan tim meski gagal mempertahankan gelar juara dunia.
"Dengan hati yang berat karena tidak mampu membawa pulang trofi yang kami semua rasa pantas kami dapatkan, tetapi dengan kebanggaan yang meluap terhadap jersey ini, rekan-rekan setim, staf pelatih, jajaran pengurus, tim medis, juru masak, kitman, dan setiap orang yang telah bekerja keras untuk tim ini."
Martinez juga memberikan ucapan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjadi juara dunia.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas gelar yang memang pantas mereka raih. Kami membela warna kami jauh melampaui lapangan dan menciptakan momen-momen yang tak terlupakan bersama tim nasional, keluarga, serta dukungan tanpa henti dari seluruh rakyat Argentina."
Ia kemudian menutup pesannya dengan kalimat yang memancing perdebatan.
"Ingatlah bahwa 'kejatuhan orang besar adalah kegembiraan bagi mereka yang biasa-biasa saja'. Terima kasih banyak untuk semuanya. Mari kita jaga negara kita. Aku mencintaimu, Argentina."
Munculnya rekaman terbaru tersebut diperkirakan akan semakin memperbesar sorotan terhadap kericuhan yang menutup final Piala Dunia 2026. Selain insiden yang melibatkan Paredes dan Martinez, beberapa pemain serta staf Argentina juga sebelumnya dilaporkan terlibat dalam konfrontasi dengan pemain Spanyol, yang kini masih dalam proses penyelidikan FIFA.
Laga final di Stadion MetLife, New Jersey, yang dimenangkan Spanyol 1-0 berkat gol Ferran Torres, diwarnai insiden panas setelah peluit panjang dibunyikan. Sejumlah pemain dan staf dari kedua tim terlibat cekcok di lapangan, memaksa pemain lain dan ofisial turun tangan untuk meredakan situasi. FIFA pun telah membuka penyelidikan atas perilaku para pemain Argentina dalam insiden tersebut.
Sebelumnya, perhatian tertuju pada aksi Leandro Paredes yang melempar Gavi hingga terjatuh. Kini, rekaman terbaru yang beredar luas disebut-sebut memperlihatkan momen ketika Lisandro Martinez ikut terlibat. Dalam video tersebut, bek Manchester United itu diduga melayangkan pukulan ke arah wajah Gavi setelah gelandang Barcelona tersebut lebih dulu terjatuh akibat dorongan Paredes.
????????????: Footage emerging from the World Cup Final aftermath shows that Lisandro Martinez also directly struck Gavi in the face.
— BarçaTimes (@BarcaTimes) July 23, 2026
Disgusting behaviour! pic.twitter.com/x0ytNrtHnv
Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kritik terhadap perilaku para pemain Argentina. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA yang mengonfirmasi keaslian rekaman tersebut maupun apakah insiden itu akan menjadi bagian dari proses investigasi yang sedang berlangsung.
Beberapa hari setelah final, Lisandro Martinez sempat mengunggah pernyataan di media sosial yang justru menuai reaksi negatif dari publik. Dalam pesannya, ia mengaku bangga terhadap perjuangan tim meski gagal mempertahankan gelar juara dunia.
"Dengan hati yang berat karena tidak mampu membawa pulang trofi yang kami semua rasa pantas kami dapatkan, tetapi dengan kebanggaan yang meluap terhadap jersey ini, rekan-rekan setim, staf pelatih, jajaran pengurus, tim medis, juru masak, kitman, dan setiap orang yang telah bekerja keras untuk tim ini."
Martinez juga memberikan ucapan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjadi juara dunia.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas gelar yang memang pantas mereka raih. Kami membela warna kami jauh melampaui lapangan dan menciptakan momen-momen yang tak terlupakan bersama tim nasional, keluarga, serta dukungan tanpa henti dari seluruh rakyat Argentina."
Ia kemudian menutup pesannya dengan kalimat yang memancing perdebatan.
"Ingatlah bahwa 'kejatuhan orang besar adalah kegembiraan bagi mereka yang biasa-biasa saja'. Terima kasih banyak untuk semuanya. Mari kita jaga negara kita. Aku mencintaimu, Argentina."
Munculnya rekaman terbaru tersebut diperkirakan akan semakin memperbesar sorotan terhadap kericuhan yang menutup final Piala Dunia 2026. Selain insiden yang melibatkan Paredes dan Martinez, beberapa pemain serta staf Argentina juga sebelumnya dilaporkan terlibat dalam konfrontasi dengan pemain Spanyol, yang kini masih dalam proses penyelidikan FIFA.
(sto)
Lihat Juga :