32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB
loading...
32 Negara Siap Meriahkan...
Dalam sepekan ke depan, Jakarta tidak hanya menjadi ibu kota Indonesia, tetapi juga pusat perhatian dunia taekwondo saat para atlet terbaik dari berbagai negara berkumpul di Indoor Tennis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada 1–5 Agustus 2026 / Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Hitung mundur menuju 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dimulai. Dalam sepekan ke depan, Jakarta tidak hanya menjadi ibu kota Indonesia, tetapi juga pusat perhatian dunia taekwondo saat para atlet terbaik dari berbagai negara berkumpul di Indoor Tennis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada 1–5 Agustus 2026.

Kejuaraan bergengsi berstatus World Taekwondo (WT) G2 ini merupakan salah satu turnamen paling prestisius dalam kalender resmi World Taekwondo. Atlet-atlet elite, mulai dari juara dunia hingga peraih gelar turnamen internasional, akan bertarung demi medali sekaligus mengumpulkan poin penting dalam perburuan peringkat dunia menuju Kejuaraan Dunia dan Olimpiade.

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah oleh Asian Taekwondo Union (ATU) menjadi pengakuan atas kemampuan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) dalam menyelenggarakan kejuaraan berstandar internasional. Kepercayaan tersebut juga dinilai sebagai buah dari peningkatan tata kelola organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon.

Selama lima hari penyelenggaraan, Indoor Tennis GBK akan menjadi arena persaingan ratusan atlet dari sedikitnya 32 negara, termasuk Korea Selatan, Jepang, China Taipei, Kazakhstan, Australia, Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, Turki, Belanda, Yunani, Slovakia, Chile, Peru, Tunisia, Guinea-Bissau, Rwanda, Arab Saudi, Oman, Pakistan, Nepal, Mongolia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Timor-Leste, Hong Kong, Sri Lanka, Afghanistan, India, serta Indonesia sebagai tuan rumah.

Kehadiran negara-negara dengan tradisi kuat di cabang taekwondo dipastikan membuat persaingan berlangsung ketat sejak babak awal. Richard Tampubolon menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah harus dijawab dengan penyelenggaraan terbaik sekaligus prestasi atlet Indonesia di atas matras.

"Kepercayaan dari Asian Taekwondo Union dan World Taekwondo untuk Indonesia merupakan kehormatan yang sangat besar. Ini membuktikan bahwa Indonesia dipercaya menjadi bagian penting dalam perkembangan taekwondo dunia. Kepercayaan ini bukan hadiah, melainkan hasil kerja panjang membangun reputasi Indonesia di mata taekwondo Asia. Kami ingin menghadirkan kejuaraan yang profesional, berkelas internasional, sekaligus menjadi momentum kebangkitan prestasi taekwondo Indonesia di hadapan dunia," ujar Richard dalam keterangan persnya, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, tampil di hadapan publik sendiri akan menjadi kesempatan berharga bagi atlet Indonesia untuk mengasah kemampuan melawan lawan-lawan terbaik dunia tanpa harus bertanding ke luar negeri. "Kami ingin atlet-atlet Indonesia mendapatkan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet terbaik dunia di rumah sendiri. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membangun mental juara dan meningkatkan daya saing menuju level internasional."

Richard juga menegaskan bahwa PBTI ingin membuktikan Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang profesional dan modern. "Ketika bendera-bendera negara dunia berkibar di Senayan, yang dipertaruhkan bukan hanya medali dan poin ranking dunia, tetapi juga nama baik Indonesia sebagai bangsa yang mampu menyelenggarakan event olahraga berstandar internasional."

Sebagai turnamen berstatus WT G2, setiap kemenangan memiliki nilai strategis karena menghasilkan poin ranking dunia yang lebih besar dibandingkan turnamen level G1. Poin tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi atlet untuk meningkatkan posisi mereka dalam persaingan menuju Kejuaraan Dunia dan Olimpiade. Karena itu, banyak negara dipastikan menurunkan skuad terbaiknya. Jakarta pun akan menjadi tempat berkumpulnya para penghuni pelatnas, peraih medali internasional, hingga atlet elite yang tengah memburu posisi unggulan di panggung dunia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBTI Rafael Hotasi Siagian memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan telah memasuki tahap akhir. Mulai dari kedatangan Technical Delegate, Competition Supervisory Board, wasit internasional, hingga registrasi peserta telah disiapkan sesuai standar World Taekwondo.

"Kami memastikan seluruh aspek penyelenggaraan mengikuti standar internasional. Tidak hanya pertandingan, tetapi juga pelayanan kepada atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai negara menjadi prioritas kami agar Indonesia memberikan pengalaman terbaik sebagai tuan rumah."

Rafael menilai kejuaraan ini juga menjadi momentum penting bagi atlet Merah Putih untuk mengukur hasil pembinaan yang selama ini dijalankan. "Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional tanpa harus keluar negeri. Mereka bisa berhadapan langsung dengan atlet-atlet terbaik dunia, mendapatkan pengalaman bertanding, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus mengukur sejauh mana hasil pembinaan yang selama ini dilakukan."

Pada kejuaraan ini, nomor Poomsae Recognized dan Freestyle akan dipertandingkan pada 1–2 Agustus, sedangkan nomor Kyorugi Senior Putra dan Putri berlangsung pada 3–5 Agustus 2026. Indoor Tennis GBK dipilih sebagai venue karena memiliki fasilitas pertandingan berstandar internasional yang pernah digunakan pada Asian Games 2018. Arena ini dilengkapi Field of Play berukuran 40 x 40 meter, tiga lapangan pertandingan, tribun berkapasitas hampir 4.000 penonton, ruang VIP, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Lebih dari sekadar memperebutkan medali, 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan kejuaraan olahraga kelas dunia. Di hadapan publik sendiri, Indonesia juga akan menurunkan 31 atlet terbaik yang siap bersaing melawan para juara dunia, peraih medali Olimpiade, dan atlet-atlet elite dari berbagai penjuru dunia.

Saat pertandingan pertama dimulai pada awal Agustus nanti, sorotan dunia akan tertuju ke atas matras Indoor Tennis GBK. Bukan hanya prestasi atlet yang dipertaruhkan, tetapi juga reputasi Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan taekwondo berkelas internasional.

Daftar Atlet Taekwondo Indonesia

Kyorugi Putra:

1. U-54 kg – Aziz Hidayat Tumakaka
2. U-58 kg – Ariqfallah Rasyid
3. U-63 kg – Bagus Aditya
4. U-80 kg – Arya Danu Susilo
5. U-68 kg – M. Bassam Raihan Ramadhan
6. U-74 kg – Ariq Alfatih
7. U-87 kg – Osanando Naufal Khairudin
8. O-87 kg – Ezar Fadihillah Desta Mahardika
9. U-54 kg – Audrey Davin Fulyian Rachmad
10. U-58 kg – Moch Rizky Pratama Damo Polii
11. U-68 kg – Rizqy Fadhila
12. U-74 kg – Afif Febrianto
13. U-80 kg – Mhd Raihan Fadhila

Kyorugi PutrI:

1. U-46 kg – Rayinda Syah Alexandra
2. U-49 kg – Queenita Keisha Azzahra
3. U-57 kg – Silvana Lamanda
4. U-62 kg – Reininda Pireraningtyas
5. U-73 kg – Amelia Putri
6. O-73 kg – Dinda Lestari

Poomsae Putra:

1. Muhammad Rizal
2. Andi Sultan Altaf Mirza
3. M. Daffa Wahyu
4. Azka Hanayaka
5. M. Nadim Fathurahman
6. M. Syarif Hidayatullah
7. M. Hafizh Fachrur Rozhy

Poomsae Putri:

1. Erviko Andrea Prameswari H.
2. Maheswari Enesia Irianto
3. Jingga Joelanda Sukoco
4. Angela Khansa Nathania
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
Mana Lebih Baik untuk...
Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
Special Bola
Hasil Babak Pertama...
Liga Indonesia
Hasil Babak Pertama Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Pangeran Biru Memimpin 1-0
Laga Persib Bandung...
Liga Indonesia
Laga Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Bobotoh Padati Jalak Harupat
Hasil Timnas Myanmar...
Bola Dunia
Hasil Timnas Myanmar vs Timnas Malaysia di Piala AFF 2026: Harimau Malaya Menang Comeback 2-1!
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Berita Terkini
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina diPiala Dunia 2026
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved