345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB
loading...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov. Foto: SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 345 karateka dari berbagai dojo dan klub di Jakarta Pusat ambil bagian dalam Kejuaraan Karate Pekan Olahraga Kota (Porkot) Jakarta Pusat 2026 yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Benhil, Tanah Abang, Sabtu (25/7/2026). Kompetisi ini menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus ajang pencarian talenta baru menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DKI Jakarta.
Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudin Pora) Jakarta Pusat, Rusdiyanto, mengatakan Porkot merupakan salah satu tahapan penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi di wilayahnya. Tahun ini, ajang tersebut mempertandingkan 16 cabang olahraga, termasuk karate, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
"Tahun ini Porkot mempertandingkan 16 cabang olahraga, salah satunya karate. Pemerintah memberikan dukungan penuh agar proses pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik," ujar Rusdiyanto.
![345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov]()
Ia menjelaskan, atlet-atlet berprestasi nantinya akan dipetakan berdasarkan kelompok usia. Karateka berusia di bawah 15 tahun berpeluang mengikuti Program Pembinaan Olahraga Berkelanjutan (POPB), sementara atlet yang lebih senior dapat melanjutkan pembinaan melalui Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP). Selain itu, para juara akan memperoleh sertifikat prestasi yang bisa dimanfaatkan melalui jalur prestasi pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Ketua Umum FORKI Jakarta Pusat, Mulyanto, menuturkan bahwa kejuaraan kali ini sengaja difokuskan untuk memberi ruang bagi atlet-atlet muda. Oleh karena itu, karateka yang telah memperkuat DKI Jakarta di tingkat provinsi maupun nasional tidak diikutsertakan dalam kompetisi.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit-bibit baru yang nantinya bisa menjadi atlet andalan Jakarta Pusat," kata Mulyanto.
Dari total 345 peserta, sebanyak 254 karateka tampil di kelas prestasi (open), sedangkan 91 lainnya berkompetisi pada kelas festival. Adapun nomor yang dipertandingkan terdiri atas kata dengan 140 peserta dan kumite yang diikuti 205 atlet.
Mulyanto berharap kejuaraan ini dapat menjadi awal lahirnya generasi karateka yang mampu mendongkrak prestasi Jakarta Pusat di Porprov DKI Jakarta mendatang. "Pada Porprov sebelumnya kami berada di posisi bawah. Dengan program pembinaan yang sekarang berjalan, kami optimistis bisa bangkit dan mewujudkan semangat Jakarta Pusat Melesat," ujarnya.
Pembukaan Kejuaraan Karate Porkot Jakarta Pusat 2026 turut dihadiri Kasat Obvit Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhan yang mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat, Babinsa Kelurahan Bendungan Hilir mewakili Dandim 0501/Jakarta Pusat, Sekretaris Umum FORKI DKI Jakarta Ir. Kusdi Madiono mewakili Ketua Umum FORKI DKI Jakarta, serta Ketua Umum KONI Kota Jakarta Pusat Zaenal Arifin.
Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudin Pora) Jakarta Pusat, Rusdiyanto, mengatakan Porkot merupakan salah satu tahapan penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi di wilayahnya. Tahun ini, ajang tersebut mempertandingkan 16 cabang olahraga, termasuk karate, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
"Tahun ini Porkot mempertandingkan 16 cabang olahraga, salah satunya karate. Pemerintah memberikan dukungan penuh agar proses pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik," ujar Rusdiyanto.

Ia menjelaskan, atlet-atlet berprestasi nantinya akan dipetakan berdasarkan kelompok usia. Karateka berusia di bawah 15 tahun berpeluang mengikuti Program Pembinaan Olahraga Berkelanjutan (POPB), sementara atlet yang lebih senior dapat melanjutkan pembinaan melalui Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP). Selain itu, para juara akan memperoleh sertifikat prestasi yang bisa dimanfaatkan melalui jalur prestasi pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Ketua Umum FORKI Jakarta Pusat, Mulyanto, menuturkan bahwa kejuaraan kali ini sengaja difokuskan untuk memberi ruang bagi atlet-atlet muda. Oleh karena itu, karateka yang telah memperkuat DKI Jakarta di tingkat provinsi maupun nasional tidak diikutsertakan dalam kompetisi.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit-bibit baru yang nantinya bisa menjadi atlet andalan Jakarta Pusat," kata Mulyanto.
Dari total 345 peserta, sebanyak 254 karateka tampil di kelas prestasi (open), sedangkan 91 lainnya berkompetisi pada kelas festival. Adapun nomor yang dipertandingkan terdiri atas kata dengan 140 peserta dan kumite yang diikuti 205 atlet.
Mulyanto berharap kejuaraan ini dapat menjadi awal lahirnya generasi karateka yang mampu mendongkrak prestasi Jakarta Pusat di Porprov DKI Jakarta mendatang. "Pada Porprov sebelumnya kami berada di posisi bawah. Dengan program pembinaan yang sekarang berjalan, kami optimistis bisa bangkit dan mewujudkan semangat Jakarta Pusat Melesat," ujarnya.
Pembukaan Kejuaraan Karate Porkot Jakarta Pusat 2026 turut dihadiri Kasat Obvit Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhan yang mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat, Babinsa Kelurahan Bendungan Hilir mewakili Dandim 0501/Jakarta Pusat, Sekretaris Umum FORKI DKI Jakarta Ir. Kusdi Madiono mewakili Ketua Umum FORKI DKI Jakarta, serta Ketua Umum KONI Kota Jakarta Pusat Zaenal Arifin.
(sto)
Lihat Juga :