Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
Minggu, 26 Juli 2026 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Surat tersebut muncul di tengah situasi yang kurang kondusif menyusul kekalahan Argentina dari Spanyol. Penampilan La Albiceleste di final mendapat banyak kritik karena dinilai terlalu mengandalkan permainan fisik dan minim ancaman di lini depan. Gelandang Enzo Fernandez bahkan diganjar kartu merah, sementara Leandro Paredes dan beberapa pemain Argentina terlibat keributan dengan Gavi serta Eric Garcia setelah pertandingan berakhir.
Kontroversi tak berhenti di lapangan. Selama turnamen berlangsung, Argentina juga diterpa berbagai tudingan mendapat keuntungan dari sejumlah keputusan wasit. Bahkan, sebuah petisi yang menyerukan agar Argentina dilarang tampil di Piala Dunia berikutnya diklaim telah mengumpulkan lebih dari 23 juta tanda tangan, meski belum ada dasar resmi dari FIFA untuk menindaklanjutinya.
Di sisi lain, Claudio Tapia justru mengambil sikap berbeda dengan mengakui keunggulan Spanyol. Presiden AFA itu menegaskan timnya kalah secara sportif dan menolak mencari kambing hitam atas hasil final.
"Kami tidak mampu mengalahkan Spanyol. Mereka memang lebih baik, menang dengan pantas, dan kami harus mengakuinya," ujar Tapia.
Ia juga mengajak publik Argentina menerima kekalahan dengan lapang dada. Menurut Tapia, meski gagal mempertahankan gelar juara dunia, skuad Argentina tetap layak diapresiasi karena kembali membawa kebanggaan bagi negaranya dengan mencapai partai final Piala Dunia 2026.
Kontroversi tak berhenti di lapangan. Selama turnamen berlangsung, Argentina juga diterpa berbagai tudingan mendapat keuntungan dari sejumlah keputusan wasit. Bahkan, sebuah petisi yang menyerukan agar Argentina dilarang tampil di Piala Dunia berikutnya diklaim telah mengumpulkan lebih dari 23 juta tanda tangan, meski belum ada dasar resmi dari FIFA untuk menindaklanjutinya.
Di sisi lain, Claudio Tapia justru mengambil sikap berbeda dengan mengakui keunggulan Spanyol. Presiden AFA itu menegaskan timnya kalah secara sportif dan menolak mencari kambing hitam atas hasil final.
"Kami tidak mampu mengalahkan Spanyol. Mereka memang lebih baik, menang dengan pantas, dan kami harus mengakuinya," ujar Tapia.
Ia juga mengajak publik Argentina menerima kekalahan dengan lapang dada. Menurut Tapia, meski gagal mempertahankan gelar juara dunia, skuad Argentina tetap layak diapresiasi karena kembali membawa kebanggaan bagi negaranya dengan mencapai partai final Piala Dunia 2026.
(sto)
Lihat Juga :