Podium Juara di GP Catalunya Jadi Kebangkitan Quartararo
Selasa, 29 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
“Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali ke podium teratas. Saya juga sangat senang balapan berikutnya akan berlangsung di GP Prancis, rumah saya, karena tidak banyak balapan di musim ini. Jadi, ini kesempatan saya untuk membuktikan diri dan mempertahankan konsistensi balap saya,” ucap Quartararo.
Pada balapan tersebut, ketakutan Quartararo terhadap performa Mir sebelum balapan di Catalunya hampir menjadi kenyataan. Sebab, rider berusia 21 tahun itu nyaris kehilangan takhta tertingginya di pengujung balapan. Mir di luar dugaan tampil luar biasa pada lima lap terakhir. Beruntung, dia tak tersalip karena durasi lap pada balapan itu keburu habis.
Meski begitu, Mir pantas diwaspadai Quartararo. Rider asal Spanyol itu tidak hanya didukung motor Suzuki yang bersaing, namun juga mampu menjaga tekanan di atas lintasan. Jelas dia pun bisa jadi momok mengerikan bagi Quartararo dalam perburuan gelar juara dunia. “Saya super puas atas hari ini, kami bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan demi fokus pada balapan,” ujar Mir.
Rider berusia 23 tahun ini juga senang karena Rins akhirnya sukses meraih podium pertamanya musim ini. Pencapaian ini menandai podium ganda pertama Suzuki di MotoGP sejak Misano 2007 lewat Chris Vermeulen dan John Hopkins yang finis 2-3. Dengan capaian itu, Rins menilai timnya sudah bisa dikatakan dapat bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Kecepatan motor GSX-RR milik Suzuki tergolong impresif dan tidak kalah dibandingkan tim-tim pabrikan lain. (Lihat videonya: Sepeda Kayu dari Limbah Pinus)
“Saya rasa kami (Suzuki) bisa memperjuangkan gelar. Saya sangat mempercayainya. Sejauh ini kami belum hanya terlalu beruntung. Saya belum benar-benar bisa menunjukkan potensi saya di motor, saya masih dalam pemulihan setelah cedera di Jerez. Kami hanya harus berjuang sekarang dan terus berjuang untuk posisi teratas. Kami selalu di depan di semua balapan, kecuali di Jerez itu sangat positif,” ungkap Rins. (Raikhul Amar)
Pada balapan tersebut, ketakutan Quartararo terhadap performa Mir sebelum balapan di Catalunya hampir menjadi kenyataan. Sebab, rider berusia 21 tahun itu nyaris kehilangan takhta tertingginya di pengujung balapan. Mir di luar dugaan tampil luar biasa pada lima lap terakhir. Beruntung, dia tak tersalip karena durasi lap pada balapan itu keburu habis.
Meski begitu, Mir pantas diwaspadai Quartararo. Rider asal Spanyol itu tidak hanya didukung motor Suzuki yang bersaing, namun juga mampu menjaga tekanan di atas lintasan. Jelas dia pun bisa jadi momok mengerikan bagi Quartararo dalam perburuan gelar juara dunia. “Saya super puas atas hari ini, kami bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan demi fokus pada balapan,” ujar Mir.
Rider berusia 23 tahun ini juga senang karena Rins akhirnya sukses meraih podium pertamanya musim ini. Pencapaian ini menandai podium ganda pertama Suzuki di MotoGP sejak Misano 2007 lewat Chris Vermeulen dan John Hopkins yang finis 2-3. Dengan capaian itu, Rins menilai timnya sudah bisa dikatakan dapat bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Kecepatan motor GSX-RR milik Suzuki tergolong impresif dan tidak kalah dibandingkan tim-tim pabrikan lain. (Lihat videonya: Sepeda Kayu dari Limbah Pinus)
“Saya rasa kami (Suzuki) bisa memperjuangkan gelar. Saya sangat mempercayainya. Sejauh ini kami belum hanya terlalu beruntung. Saya belum benar-benar bisa menunjukkan potensi saya di motor, saya masih dalam pemulihan setelah cedera di Jerez. Kami hanya harus berjuang sekarang dan terus berjuang untuk posisi teratas. Kami selalu di depan di semua balapan, kecuali di Jerez itu sangat positif,” ungkap Rins. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :