Ajang AS Terbuka, USTA Akan Pindahkan Pertandingan ke California
Rabu, 06 Mei 2020 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kami semua ingin AS Terbuka bisa digelar. Kami siap membantu para petenis masuk dan keluar dari negara ini. Kami memiliki tiga prioritas, yakni kesehatan dan kesejahteraan para petenis, staf, penggemar, dan semua yang terlibat, hal yang baik bagi tenis serta dampak secara finansial. Semuanya masih bisa dibicarakan dan kami akan terus melangkah maju berdasarkan tiga fase arahan pihak federal," ujarnya.
Pemilihan California sebagai alternatif tuan rumah AS Terbuka ini setelah Gubernur California Gavin Newsom melonggarkan pembatasan publik akhir pekan lalu. Namun, dia tetap menyatakan keberatan jika ada yang akan menggelar acara olahraga dengan melibatkan banyak orang. Selain itu, belum ada jaminan acara olahraga di AS maupun Eropa bisa kembali berlanjut pada November.
Kepala Komunikasi USTA Chris Widmaier menyatakan pihaknya sedang melakukan uji tuntas dan memodelkan sejumlah besar skenario yang ada. Dia juga mengatakan bahwa tujuan semua ini adalah agar para penggemar bisa menikmati Grand Slam tersebut. Namun, mereka juga ingin melihat dampak apa jika pertandingan harus berjalan tanpa penonton.
"Keputusan apa pun yang kita buat tidak hanya soal keuangan. Ini tentang tanggung jawab kami dan apa arti turnamen bagi kami, bagi penggemar di seluruh dunia, dan bagi New York. Ini adalah keinginan kami dan tanggung jawab kami untuk menggunakan turnamen," ungkap Widmaier. (Raikhul Amar)
Pemilihan California sebagai alternatif tuan rumah AS Terbuka ini setelah Gubernur California Gavin Newsom melonggarkan pembatasan publik akhir pekan lalu. Namun, dia tetap menyatakan keberatan jika ada yang akan menggelar acara olahraga dengan melibatkan banyak orang. Selain itu, belum ada jaminan acara olahraga di AS maupun Eropa bisa kembali berlanjut pada November.
Kepala Komunikasi USTA Chris Widmaier menyatakan pihaknya sedang melakukan uji tuntas dan memodelkan sejumlah besar skenario yang ada. Dia juga mengatakan bahwa tujuan semua ini adalah agar para penggemar bisa menikmati Grand Slam tersebut. Namun, mereka juga ingin melihat dampak apa jika pertandingan harus berjalan tanpa penonton.
"Keputusan apa pun yang kita buat tidak hanya soal keuangan. Ini tentang tanggung jawab kami dan apa arti turnamen bagi kami, bagi penggemar di seluruh dunia, dan bagi New York. Ini adalah keinginan kami dan tanggung jawab kami untuk menggunakan turnamen," ungkap Widmaier. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :