Denmark Open 2020 Minim Pebulu Tangkis Top Asia
Senin, 12 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
Pebulutangkis ganda putra Marcus Gideon saat berlaga di Denmark Open tahun lalu dan tahun ini terpaksa absen karena wabah corona. Foto/BWF
A
A
A
ODENSE - Sebagian pebulu tangkis dunia akan kembali beraksi setelah penangguhan musim akibat pandemi virus corona (Covid-19). Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memilih Denmark Terbuka sebagai turnamen pertama yang akan berlangsung di Odense Sports Park, 13–18 Oktober nanti.
Turnamen ini ternyata sempat menjadi perdebatan panjang karena masalah krisis kesehatan yang masih melanda dunia. Ada beberapa negara memutuskan mengundurkan diri dari ajang tersebut, termasuk Indonesia, China, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand. Sedangkan Jepang yang sebelumnya menyatakan mundur, akhirnya mengirim enam wakilnya ke Denmark Terbuka. (Baca: Inilah Pintu-pintu Surga untuk Perempuan)
Keenam pemain tersebut adalah Kenta Nishimoto, Nozomi Okuhara, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Sedangkan Kento Momota, Kanta Tsuneyama, Akane Yamaguchi, Sayaka Takahashi, Aya Ohori, serta Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang sempat didaftarkan, akhirnya memilih mundur dari turnamen tersebut.
Pelatih Jepang asal Korea Selatan, Park Joo-bong, menilai langkah mengirim enam perwakilan ke Denmark di tengah pandemi Covid-19 merupakan keputusan besar. Dia mengatakan, jika timnas telah mengedarkan kuesioner kepada pemain untuk mengetahui kondisi terkini.
“Hasil kuesioner itu kemudian dipelajari, tidak hanya oleh saya, tetapi juga staf Asosiasi Bulu Tangkis Jepang (NBA) sebelum keluar keputusan final. Perhatian utama kami adalah Covid-19. Kami telah latihan sejak awal September dan melakukan tes PCR, tiga hari lalu. Kami akan tes lagi setibanya di sana,” kata Park Jo-bong.
Selain itu, dua pebulu tangkis asal India, Saina Nehwal dan Kashyap Parupalli, juga memutuskan mundur dari turnamen itu. Dengan mundurnya pebulu tangkis berperingkat 20 dunia ini, maka tidak ada pebulu tangkis putri dari India yang mewakili negaranya setelah sebelumnya PV Sindhu mengundurkan diri dari acara tersebut. (Baca juga: Dua Sekolah di Solo Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka)
Parupalli juga mengonfirmasi pengunduran dirinya dari turnamen itu. Pasangan suami-istri itu sebelumnya mengirimkan surat persetujuan mereka ke Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) yang menegaskan kesediaan mereka melakukan perjalanan ke Denmark, tapi keputusan itu justru berubah. Dengan pengunduran diri secara tiba-tiba ini menimbulkan pertanyaan tentang kesehatannya. Namun, Parupalli menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah cedera atau kebugaran.
Turnamen ini ternyata sempat menjadi perdebatan panjang karena masalah krisis kesehatan yang masih melanda dunia. Ada beberapa negara memutuskan mengundurkan diri dari ajang tersebut, termasuk Indonesia, China, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand. Sedangkan Jepang yang sebelumnya menyatakan mundur, akhirnya mengirim enam wakilnya ke Denmark Terbuka. (Baca: Inilah Pintu-pintu Surga untuk Perempuan)
Keenam pemain tersebut adalah Kenta Nishimoto, Nozomi Okuhara, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Sedangkan Kento Momota, Kanta Tsuneyama, Akane Yamaguchi, Sayaka Takahashi, Aya Ohori, serta Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang sempat didaftarkan, akhirnya memilih mundur dari turnamen tersebut.
Pelatih Jepang asal Korea Selatan, Park Joo-bong, menilai langkah mengirim enam perwakilan ke Denmark di tengah pandemi Covid-19 merupakan keputusan besar. Dia mengatakan, jika timnas telah mengedarkan kuesioner kepada pemain untuk mengetahui kondisi terkini.
“Hasil kuesioner itu kemudian dipelajari, tidak hanya oleh saya, tetapi juga staf Asosiasi Bulu Tangkis Jepang (NBA) sebelum keluar keputusan final. Perhatian utama kami adalah Covid-19. Kami telah latihan sejak awal September dan melakukan tes PCR, tiga hari lalu. Kami akan tes lagi setibanya di sana,” kata Park Jo-bong.
Selain itu, dua pebulu tangkis asal India, Saina Nehwal dan Kashyap Parupalli, juga memutuskan mundur dari turnamen itu. Dengan mundurnya pebulu tangkis berperingkat 20 dunia ini, maka tidak ada pebulu tangkis putri dari India yang mewakili negaranya setelah sebelumnya PV Sindhu mengundurkan diri dari acara tersebut. (Baca juga: Dua Sekolah di Solo Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka)
Parupalli juga mengonfirmasi pengunduran dirinya dari turnamen itu. Pasangan suami-istri itu sebelumnya mengirimkan surat persetujuan mereka ke Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) yang menegaskan kesediaan mereka melakukan perjalanan ke Denmark, tapi keputusan itu justru berubah. Dengan pengunduran diri secara tiba-tiba ini menimbulkan pertanyaan tentang kesehatannya. Namun, Parupalli menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah cedera atau kebugaran.
Lihat Juga :