Kabar Baik, Akademi Pelatih Jr. NBA Hadir Kembali di Indonesia
Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:10 WIB
loading...
Kabar Baik, Akademi Pelatih Jr. NBA Hadir Kembali di Indonesia
A
A
A
Tahun ini, NBA kembali mengadakan Akademi Pelatih Jr. NBA, sebuah program pelatihan guru-guru olahraga yang didukung pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi local dengan menetapkan standar dalam bermain dan menikmati olahraga basket, pada 10-11 September. Diadakan secara virtual akibat pandemi COVID-19, program pelatihan daring ini difasilitasi oleh pelatih Jr. NBA Asia dan diikuti lebih dari 1.300 guru SD, SMP, dan SMA di seluruh Jakarta.
“Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan generasi muda Indonesia melalui olahraga,” ungkap Associate Vice President of Marketing Partnerships, NBA Asia, Jim Wong. “Peralihan metode Akademi Pelatih Jr. NBA ke virtual akan memungkinkan kami untuk memberikan pengalaman pelatihan yang sama seperti biasanya kepada para guru, dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh komunitas Jr. NBA.”
Sejak tahun 2018, program ini telah melatih lebih dari 52.000 guru dari 41.000 sekolah di 25 kota dan provinsi di seluruh Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Yogyakarta.
Pandemi COVID-19 menjadi tantangan sejumlah pelaksanaan aktivitas di luar ruangan, tetapi sesi daring Jr. NBA Coaches Academy telah melengkapi para guru dengan pengetahuan, keterampilan, dan teknik untuk mengajar bola basket dengan cara-cara yang kreatif.
“Pelajaran olahraga cukup sulit untuk dilakukan secara virtual, terutama ketika para murid tidak mempunyai bola basket dan lapangan. Namun, para pelatih Jr. NBA meyakinkan kami, para peserta, untuk mencari ide baru dan berbagi teknik latihan bola basket yang dapat dilakukan di rumah, seperti latihan ball handling dengan botol minum dan teknik shooting meskipun tanpa bola,” jelas Syahrul, Guru Pendidikan Jasmani SMP Perwira Jakarta.
“Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan generasi muda Indonesia melalui olahraga,” ungkap Associate Vice President of Marketing Partnerships, NBA Asia, Jim Wong. “Peralihan metode Akademi Pelatih Jr. NBA ke virtual akan memungkinkan kami untuk memberikan pengalaman pelatihan yang sama seperti biasanya kepada para guru, dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh komunitas Jr. NBA.”
Sejak tahun 2018, program ini telah melatih lebih dari 52.000 guru dari 41.000 sekolah di 25 kota dan provinsi di seluruh Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Yogyakarta.
Pandemi COVID-19 menjadi tantangan sejumlah pelaksanaan aktivitas di luar ruangan, tetapi sesi daring Jr. NBA Coaches Academy telah melengkapi para guru dengan pengetahuan, keterampilan, dan teknik untuk mengajar bola basket dengan cara-cara yang kreatif.
“Pelajaran olahraga cukup sulit untuk dilakukan secara virtual, terutama ketika para murid tidak mempunyai bola basket dan lapangan. Namun, para pelatih Jr. NBA meyakinkan kami, para peserta, untuk mencari ide baru dan berbagi teknik latihan bola basket yang dapat dilakukan di rumah, seperti latihan ball handling dengan botol minum dan teknik shooting meskipun tanpa bola,” jelas Syahrul, Guru Pendidikan Jasmani SMP Perwira Jakarta.