Medvedev Optimis Bangkit di St Petersburg
Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:34 WIB
loading...
Daniil Medvedev. Foto/dok
A
A
A
ST. PETERSBURG - Daniil Medvedev mencatatkan hasil buruk dalam dua turnamen terakhirnya. Petenis asal Rusia ini pun bertekad bangkit saat mencoba mempertahankan gelar juara di St. Petersburg, pekan ini.
Medvedev optimistis dapat mendapatkan hasil terbaik pada turnamen yang berlangsung di negaranya itu. Apalagi, dia memiliki pengalaman bagus saat merebut gelar juara pada tahun lalu. Kesuksesannya itu membuatnya menjadi petenis Rusia pertama dalam 15 tahun terakhir yang mengangkat trofi pertamanya di kandang sendiri. (Baca: Hukum Bercakap-cakap Ketika Berjimak)
Sekarang, petenis peringkat lima dunia itu akan kembali beraksi di turnamen ATP berlevel 500 itu. Selain berusaha mempertahankan mahkota pertama kali dalam karirnya, dia juga juga berharap dapat bangkit dari catatan buruk di dua turnamen terakhir, setelah langsung tersingkir di babak pertama di Jerman Terbuka, dan Prancis Terbuka.
Sebagai unggulan teratas dan juara bertahan, Medvedev tentu bakal mendapat tekanan besar di pundaknya. Tapi, dia akan berusaha untuk tidak mengalami kegagalan untuk ketiga kalinya secara beruntun.
“Secara alami, sebagai juara bertahan ada tekanan. Jika saya menunjukkan permainan yang bagus, saya akan mendapatkan hasil yang bagus,” kata Medvedev dilansir atptour. “Jika saya bermain ada yang tidak berjalan dengan baik, maka bisa kalah. Jadi, itu adalah tekanan pada diri saya sendiri yang bisa Anda rasakan selama pertandingan," lanjutnya
Medvedev optimistis dapat mendapatkan hasil terbaik pada turnamen yang berlangsung di negaranya itu. Apalagi, dia memiliki pengalaman bagus saat merebut gelar juara pada tahun lalu. Kesuksesannya itu membuatnya menjadi petenis Rusia pertama dalam 15 tahun terakhir yang mengangkat trofi pertamanya di kandang sendiri. (Baca: Hukum Bercakap-cakap Ketika Berjimak)
Sekarang, petenis peringkat lima dunia itu akan kembali beraksi di turnamen ATP berlevel 500 itu. Selain berusaha mempertahankan mahkota pertama kali dalam karirnya, dia juga juga berharap dapat bangkit dari catatan buruk di dua turnamen terakhir, setelah langsung tersingkir di babak pertama di Jerman Terbuka, dan Prancis Terbuka.
Sebagai unggulan teratas dan juara bertahan, Medvedev tentu bakal mendapat tekanan besar di pundaknya. Tapi, dia akan berusaha untuk tidak mengalami kegagalan untuk ketiga kalinya secara beruntun.
“Secara alami, sebagai juara bertahan ada tekanan. Jika saya menunjukkan permainan yang bagus, saya akan mendapatkan hasil yang bagus,” kata Medvedev dilansir atptour. “Jika saya bermain ada yang tidak berjalan dengan baik, maka bisa kalah. Jadi, itu adalah tekanan pada diri saya sendiri yang bisa Anda rasakan selama pertandingan," lanjutnya
Lihat Juga :