Barcelona Bukan Satu-satunya Musuh Madrid Saat El Clasico
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 11:05 WIB
loading...
Real Madrid akan menyambangi Barcelona pada lanjutan LaLiga tidak dalam kondisi terbaiknya. Los Blancos dipercaya sedang mengalami krisis. Foto: reuters
A
A
A
MADRID - Real Madrid akan menyambangi Barcelona pada lanjutan LaLiga tidak dalam kondisi terbaiknya. Los Blancos sedang mengalami krisis yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi performa saat tampil di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020).
(Baca Juga: Nyaris Terpeleset, Arsenal Akhirnya Berjaya di Kandang Rapid Wien )
Madrid saat ini berada di posisi tiga klasemen sementara LaLiga dengan 10 poin dari lima laga, tertinggal satu poin dari Real Sociedad dan Villarreal. Armada Zinedine Zidane harus bisa menumbangkan Barcelona jika ingin naik lagi ke puncak, tentunya sambil berharap dua tim tersebut terpeleset.
Hanya saja, Madrid saat tidak dalam kondisi terbaik. Kamar ganti sedang tidak kondusif akibat menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik dan Liga Champions. Mereka dipermalukan Cadiz (0-1) dan Shakhtar Donetsk (2-3).
Hasil negatif itu memang terjadi saat kandang, yakni di Alfredo Di Stefano. Meski demikian, ini diyakini tetap akan mempengaruhi psikologis dan kepercayaan pemain. Kebobolan empat gol dari dua laga juga membuktikan kalau lini belakang sangat keropos.
(Baca Juga: Nyaris Terpeleset, Arsenal Akhirnya Berjaya di Kandang Rapid Wien )
Madrid saat ini berada di posisi tiga klasemen sementara LaLiga dengan 10 poin dari lima laga, tertinggal satu poin dari Real Sociedad dan Villarreal. Armada Zinedine Zidane harus bisa menumbangkan Barcelona jika ingin naik lagi ke puncak, tentunya sambil berharap dua tim tersebut terpeleset.
Hanya saja, Madrid saat tidak dalam kondisi terbaik. Kamar ganti sedang tidak kondusif akibat menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik dan Liga Champions. Mereka dipermalukan Cadiz (0-1) dan Shakhtar Donetsk (2-3).
Hasil negatif itu memang terjadi saat kandang, yakni di Alfredo Di Stefano. Meski demikian, ini diyakini tetap akan mempengaruhi psikologis dan kepercayaan pemain. Kebobolan empat gol dari dua laga juga membuktikan kalau lini belakang sangat keropos.
Lihat Juga :