Demi Wujudkan Impian, Dado Kecil Rela Jalan Kaki Sejauh 22 Kilometer
Kamis, 16 April 2020 - 02:05 WIB
loading...
Dedi Kusnandar berhasil mewujudkan impiannya menjadi pesepak bola profesional. Tapi, gelandang Persib Bandung tersebut menyatakan itu tidak diraihnya dengan mudah. Foto: persib.co.id
A
A
A
BANDUNG - Dedi Kusnandar berhasil mewujudkan impiannya menjadi pesepak bola profesional. Tapi, gelandang Persib Bandung tersebut menyatakan itu tidak diraihnya dengan mudah. Dia harus terlebih dahulu melewati perjuangan berat.
Kenangan yang tidak akan dilupakan Dedi adalah perjuangannya ketika masih belajar di Sekolah Sepakbola (SSB) UNI. Ketika pulang dari tempat latihan, dia pernah merasakan berjalan kaki sejauh 22 km menuju rumahnya di kawasan Jatinangor, Sumedang.
"Awalnya, saat usia 11 tahun menjadi momen yang tidak terlupakan. Jalan kaki dari Bandung ke Jatinangor. Karena tidak ada ongkos harus jalan kaki, sampai rumah sore hari," kenang pemain yang akrab disapa Dado ini, disitus resmi Persib.
Impian membela Persib seperti seniornya di SSB UNI, membuat gelandang berusia 28 tahun itu semakin termotivasi mengasah kemampuan. Lelah yang dirasakan saat berlatih tidak pernah menyurutkan semangatnya.
Dado mengakui sepak bola bukan hal baru dalam keluarganya. Itu sebabnya, keluarga memberi dukungan penuh. Dia mengaku tidak menyangka, kerja kerasnya mambawanya masuk ke tim Persib yunior dan menjadi ballboy pada setiap laga Maung Bandung.
Kenangan yang tidak akan dilupakan Dedi adalah perjuangannya ketika masih belajar di Sekolah Sepakbola (SSB) UNI. Ketika pulang dari tempat latihan, dia pernah merasakan berjalan kaki sejauh 22 km menuju rumahnya di kawasan Jatinangor, Sumedang.
"Awalnya, saat usia 11 tahun menjadi momen yang tidak terlupakan. Jalan kaki dari Bandung ke Jatinangor. Karena tidak ada ongkos harus jalan kaki, sampai rumah sore hari," kenang pemain yang akrab disapa Dado ini, disitus resmi Persib.
Impian membela Persib seperti seniornya di SSB UNI, membuat gelandang berusia 28 tahun itu semakin termotivasi mengasah kemampuan. Lelah yang dirasakan saat berlatih tidak pernah menyurutkan semangatnya.
Dado mengakui sepak bola bukan hal baru dalam keluarganya. Itu sebabnya, keluarga memberi dukungan penuh. Dia mengaku tidak menyangka, kerja kerasnya mambawanya masuk ke tim Persib yunior dan menjadi ballboy pada setiap laga Maung Bandung.
Lihat Juga :