Solskjaer Sambut Laga Ke-100 Bersama Manchester United
Minggu, 01 November 2020 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan di turnamen, MU kalah di tiga semifinal, Piala Liga, Piala FA, dan Liga Europa, pada musim 2019-20. Hasil yang sebenarnya masih berada di bawah Mourinho. Bersama MU, Mourinho tidak saja menghadirkan gelar, tapi juga membawa The Red Devils di peringkat kedua, terbaik sejak era Ferguson. "Saya terkejut suda sampai di angka 100. Itu berlangsung dengan sangat cepat, meskipun banyak yang telah terjadi. Jadi, semoga saya bisa merayakan nomor 100 dengan penampilan dan hasil yang bagus. Saya menikmatinya sejauh ini," kata Ole dikutip skysports.
Salah satu yang harus menjadi perhatian Ole adalah rekor pertemuan melawan anggota big six. Seperti musim ini, mereka sempat dikalahkan 1-6 oleh Tottenham Hotspur Mourinho. Seperti melawan Man City, catatan Ole adalah tiga 3 menang dan tiga imbang dari enam pertemuan. Menghadapi Chelsea, MU mendapatkan empat kemenangan, dan hanya dua kali kalah. Tottenham (2-1-2), Liverpool (0-2-2) dan Arsenal (1-0-2).
Baca Juga: Duel Panas Manchester United vs Arsenal: Ini 10 Fakta Menarik
Menjamu Arsenal, hari ini, menjadi menarik apakah Oleh benar-benar bisa mendapatkan kemenangan sekaligus kembali memunculkan harapan untuk bersaing di trofi Liga Primer. Atau kembali terpuruk dan makin mempertegas jika Ole adalah pelatih yang sekadar memberikan harapan, tanpa pernah benar-benar mendatangkan gelar.
Salah satu yang harus menjadi perhatian Ole adalah rekor pertemuan melawan anggota big six. Seperti musim ini, mereka sempat dikalahkan 1-6 oleh Tottenham Hotspur Mourinho. Seperti melawan Man City, catatan Ole adalah tiga 3 menang dan tiga imbang dari enam pertemuan. Menghadapi Chelsea, MU mendapatkan empat kemenangan, dan hanya dua kali kalah. Tottenham (2-1-2), Liverpool (0-2-2) dan Arsenal (1-0-2).
Baca Juga: Duel Panas Manchester United vs Arsenal: Ini 10 Fakta Menarik
Menjamu Arsenal, hari ini, menjadi menarik apakah Oleh benar-benar bisa mendapatkan kemenangan sekaligus kembali memunculkan harapan untuk bersaing di trofi Liga Primer. Atau kembali terpuruk dan makin mempertegas jika Ole adalah pelatih yang sekadar memberikan harapan, tanpa pernah benar-benar mendatangkan gelar.
(ruf)
Lihat Juga :