Penyerang Senilai Rp 4,8 Triliun Barca seperti Tak Berguna
Senin, 02 November 2020 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Koeman sejatinya berusaha menambah daya gedor dengan melakukan tiga pemain bertipe menyerang sekaligus, yaitu Pedri, Francisco Trincao, dan Miralem Pjanic yang masuk menggantikan Clement Lenglet, Dembele, dan Sergio Busquets di akhir babak pertama. Lalu ditambah masuknya Braithwaite menggantikan Fati di pertengahan babak kedua. Tapi Barca gagal menambah gol hingga akhir pertandingan. (Baca juga: Banyak Kaum Santri Sudah Berperan di Kancah Internasional)
"Saya tidak senang dengan performa kami di babak pertama. Saya membuat tiga perubahan karena saya tidak senang dan ada beberapa pemain dengan kartu kuning. Jika Anda mengkritik saya beberapa hari yang lalu karena membuat perubahan terlambat, kali ini saya membuat perubahan di babak pertama," cetus Koeman.
Hasil imbang memperpanjang catatan buruk Barca yang belum meraih kemenangan di 4 pertandingan terakhir Primera Liga (2 kali imbang, 2 kali kalah). Akibatnya Lionel Messi dkk terdampar di peringkat ke-12 dan tertinggal 8 poin dari rival utama, Real Madrid, yang memuncaki klasemen sementara Primera Liga (16 poin). “Saya tidak senang dengan babak pertama kami dan ada orang-orang di bangku cadangan dengan kemampuan mencetak gol. Saya ingin mengubah banyak hal untuk memenangi pertandingan,” tandasnya.
Di luar permasalahan teknis di lapangan, sinyal krisis Barca telah terjadi saat Koeman menggantikan Quique Setien 19 Agustus lalu. Ketika itu Koeman secara mengejutkan mempersilakan pilar utama macam Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Luis Suarez pergi.
Keputusan tersebut membuat Messi kecewa kepada Koeman dan sempat meminta untuk dilego meski akhirnya memilih bertahan di Barca . Perseteruan sang kapten dengan Koeman diyakini membuat harmonisasi di ruang ganti terganggu. (Baca juga: Covid-19 Sebabkan Otak Menua 10 Tahun)
Aktivitas bursa transfer Barca musim panas lalu turut memberikan pengaruh atas performa negatif mereka. Seperti diketahui, lini depan tim meninggalkan lubang cukup besar selepas kepergian Luis Suarez ke Atletico Madrid. Koeman sebenarnya menginginkan Memphis Depay.
Negosiasi berjalan cukup baik, tetapi pemain asal Belanda tersebut urung merapat ke Camp Nou karena Barca tidak mampu membayar transfer yang diinginkan Olympique Lyon. Praktis hanya Messi dan Grizmann saja yang meyakinkan. Adapun Dembele dan Fati cenderung angin-anginan.
"Saya tidak senang dengan performa kami di babak pertama. Saya membuat tiga perubahan karena saya tidak senang dan ada beberapa pemain dengan kartu kuning. Jika Anda mengkritik saya beberapa hari yang lalu karena membuat perubahan terlambat, kali ini saya membuat perubahan di babak pertama," cetus Koeman.
Hasil imbang memperpanjang catatan buruk Barca yang belum meraih kemenangan di 4 pertandingan terakhir Primera Liga (2 kali imbang, 2 kali kalah). Akibatnya Lionel Messi dkk terdampar di peringkat ke-12 dan tertinggal 8 poin dari rival utama, Real Madrid, yang memuncaki klasemen sementara Primera Liga (16 poin). “Saya tidak senang dengan babak pertama kami dan ada orang-orang di bangku cadangan dengan kemampuan mencetak gol. Saya ingin mengubah banyak hal untuk memenangi pertandingan,” tandasnya.
Di luar permasalahan teknis di lapangan, sinyal krisis Barca telah terjadi saat Koeman menggantikan Quique Setien 19 Agustus lalu. Ketika itu Koeman secara mengejutkan mempersilakan pilar utama macam Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Luis Suarez pergi.
Keputusan tersebut membuat Messi kecewa kepada Koeman dan sempat meminta untuk dilego meski akhirnya memilih bertahan di Barca . Perseteruan sang kapten dengan Koeman diyakini membuat harmonisasi di ruang ganti terganggu. (Baca juga: Covid-19 Sebabkan Otak Menua 10 Tahun)
Aktivitas bursa transfer Barca musim panas lalu turut memberikan pengaruh atas performa negatif mereka. Seperti diketahui, lini depan tim meninggalkan lubang cukup besar selepas kepergian Luis Suarez ke Atletico Madrid. Koeman sebenarnya menginginkan Memphis Depay.
Negosiasi berjalan cukup baik, tetapi pemain asal Belanda tersebut urung merapat ke Camp Nou karena Barca tidak mampu membayar transfer yang diinginkan Olympique Lyon. Praktis hanya Messi dan Grizmann saja yang meyakinkan. Adapun Dembele dan Fati cenderung angin-anginan.
Lihat Juga :