Teka-Teki Masa Depan Hamilton di Mercedes Masih Misterius
Selasa, 03 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Hingga saat ini, pembalap asal Inggris itu sama sekali belum menandatangani kesepakatan perpanjangan kontraknya bersama skuat Panah Perak tersebut. Padahal, keduanya punya kiprah yang sangat gemilang.
Sejak bergabung dengan Mercedes pada 2013, dia sukses merebut lima gelar juara dunia dan membawa timnya juara konstruktor tujuh kali secara beruntun. Meski begitu, baik Hamilton maupun Mercedes, telah menyatakan komitmennya untuk bisa kembali bekerja sama pada tahun berikutnya.
Banyak yang mengabarkan bahwa masalah gaji menjadi penyebab Hamilton tak kunjung mendapatkan kontrak baru. Apalagi, F1 sebelumnya membuat wacana pembatasan gaji untuk dua pembalap dalam satu tim tidak boleh melewati angka USD30 juta. Namun, Hamilton membantah pernyataan tersebut.
Hamilton mengungkapkan alasannya tak kunjung memperpanjang kontraknya bersama tim yang berbasis di Brackley, Inggris itu. (Baca juga: Usai Liburan, Kembali Bugar dengan Olahraga Ringan)
“Gaji tidak ada hubungannya dengan ini semua. Saya bahkan tidak tahu apa yang sedang didiskusikan. Dari sudut pandang pembalap ide (pembatasan gaji) tersebut mengejutkan. Kami sempat mengetahui wacana tersebut tahun lalu, namun ini pertama kalinya para pembalap mendengarnya pada akhir pekan ini,” papar Hamilton.
Meski begitu, Hamilton mengaku masih terus membahas soal kontrak baru dengan Manajer Tim Mercedes, Toto Wolff. Dia juga mengisyaratkan bahwa masa depannya di tim berjuluk The Silver Arrow itu bergantung pada posisi Wolff, yang merupakan pemilik saham terbesar di tim tersebut.
Sejak bergabung dengan Mercedes pada 2013, dia sukses merebut lima gelar juara dunia dan membawa timnya juara konstruktor tujuh kali secara beruntun. Meski begitu, baik Hamilton maupun Mercedes, telah menyatakan komitmennya untuk bisa kembali bekerja sama pada tahun berikutnya.
Banyak yang mengabarkan bahwa masalah gaji menjadi penyebab Hamilton tak kunjung mendapatkan kontrak baru. Apalagi, F1 sebelumnya membuat wacana pembatasan gaji untuk dua pembalap dalam satu tim tidak boleh melewati angka USD30 juta. Namun, Hamilton membantah pernyataan tersebut.
Hamilton mengungkapkan alasannya tak kunjung memperpanjang kontraknya bersama tim yang berbasis di Brackley, Inggris itu. (Baca juga: Usai Liburan, Kembali Bugar dengan Olahraga Ringan)
“Gaji tidak ada hubungannya dengan ini semua. Saya bahkan tidak tahu apa yang sedang didiskusikan. Dari sudut pandang pembalap ide (pembatasan gaji) tersebut mengejutkan. Kami sempat mengetahui wacana tersebut tahun lalu, namun ini pertama kalinya para pembalap mendengarnya pada akhir pekan ini,” papar Hamilton.
Meski begitu, Hamilton mengaku masih terus membahas soal kontrak baru dengan Manajer Tim Mercedes, Toto Wolff. Dia juga mengisyaratkan bahwa masa depannya di tim berjuluk The Silver Arrow itu bergantung pada posisi Wolff, yang merupakan pemilik saham terbesar di tim tersebut.
Lihat Juga :