Ambisi Nadal Raih Tropi di Paris Masters
Rabu, 04 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya Paris Masters, Nadal juga ternyata memiliki kesempatan merebut gelar pertama yang belum pernah diraihnya pada ajang bergengsi lainnya. Juara AS Terbuka 2020 ini belum sekali pun menjadi juara di ATP Finals. Pencapaian terbaiknya hanya menjadi finalis pada 2010 dan 2013. (Baca juga: Kenali dan Jangan Remehkan Gejala Long Covid)
Apalagi, Nadal sudah dipastikan terkualifikasi di ATP Finals untuk ke-16 kali secara beruntun. Petenis berusia 34 tahun ini pun tak akan menyia-nyiakan kesempatannya menjadi juara di turnamen yang berlangsung untuk terakhirnya di O2 Arena, London, 15 November mendatang,
“ATP Finals merupakan bagian sejarah dari olahraga ini. Itu turnamen yang prestisius dan seperti pesta bagi para petenis terbaik pada musim ini,” ujar Nadal.
“London telah mencetak kesuksesan menggelar turnamen itu. Kami sangat menikmati bermain di O2. Atmosfernya luar biasa. Musim mendatang akan pindah ke Turin, saya yakin di sana juga akan tercipta kesuksesan lain karena para penggemar di Italia sangat antusias,” paparnya.
Untuk saat ini, dia tidak akan terlalu berpikir jauh ke depan atau mengkhawatirkan tentang hasil sebelumnya di Paris Masters. Dia akan fokus untuk mencoba mengklaim gelar Paris Masters pertama dalam kariernya. Apalagi, dia akan menghadapi rekan senegaranya, Feliciano Lopez, pada babak kedua yang berlangsung di AccorHotels Arena, malam ini. (Baca juga: Infeksi Virus Corona di Eropa Capai 11 Juta)
Apalagi, Nadal sudah dipastikan terkualifikasi di ATP Finals untuk ke-16 kali secara beruntun. Petenis berusia 34 tahun ini pun tak akan menyia-nyiakan kesempatannya menjadi juara di turnamen yang berlangsung untuk terakhirnya di O2 Arena, London, 15 November mendatang,
“ATP Finals merupakan bagian sejarah dari olahraga ini. Itu turnamen yang prestisius dan seperti pesta bagi para petenis terbaik pada musim ini,” ujar Nadal.
“London telah mencetak kesuksesan menggelar turnamen itu. Kami sangat menikmati bermain di O2. Atmosfernya luar biasa. Musim mendatang akan pindah ke Turin, saya yakin di sana juga akan tercipta kesuksesan lain karena para penggemar di Italia sangat antusias,” paparnya.
Untuk saat ini, dia tidak akan terlalu berpikir jauh ke depan atau mengkhawatirkan tentang hasil sebelumnya di Paris Masters. Dia akan fokus untuk mencoba mengklaim gelar Paris Masters pertama dalam kariernya. Apalagi, dia akan menghadapi rekan senegaranya, Feliciano Lopez, pada babak kedua yang berlangsung di AccorHotels Arena, malam ini. (Baca juga: Infeksi Virus Corona di Eropa Capai 11 Juta)