Kembali Tertunda, Prancis Terbuka Akan Digelar Tanpa Penonton

Sabtu, 09 Mei 2020 - 14:30 WIB
loading...
Kembali Tertunda, Prancis...
Foto/shutterstock
A A A
PARIS - Prancis Terbuka dipastikan berlangsung tanpa penonton tahun ini. Demi alasan keamanan dan kesehatan, panitia penyelenggara turnamen memutuskan mengembalikan tiket penonton yang sudah telanjur terjual beberapa bulan sebelumnya.

Keputusan ini diambil setelah Prancis Terbuka mengalami penundaan yang awalnya direncanakan berlangsung pada 24 Mei-7 Juni menjadi 27 September-11 Oktober mendatang. Bahkan, jadwal itu bisa saja kembali terganggu mengingat Prancis menjadi salah satu dari enam negara di dunia yang mengalami dampak paling parah akibat pandemi virus corona.

Federasi Tenis Prancis (FTF) harus mengembalikan tiket penonton untuk menjamin semua orang dalam kondisi yang aman dari masalah kesehatan akibat virus yang sudah menjangkiti lebih dari 200 negara itu. Apalagi, pandemi itu menyebabkan ketidakpastian situasi bagi seluruh kegiatan olahraga di seluruh dunia, termasuk Prancis Terbuka.

“Kami memilih menunda penyelenggaraan Prancis Terbuka hingga akhir September. Sesuai tanggung jawab, kami bekerja dengan Pemerintah Prancis untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan semua orang. Akibat situasi saat ini, FTF memutuskan membatalkan semua tiket dan memberikan refund,” ujar Federasi Tenis Prancis, dilansir Reuters.

Meski begitu, penyelenggara Prancis Terbuka telah melakukan pembicaraan dengan badan pengelola olahraga untuk menyempurnakan jadwal di tengah laporan tertundanya Turnamen Grand Slam. Apalagi, jadwal penundaan ini juga mendapatkan kecaman karena jadwal tersebut berbenturan dengan musim lapangan keras.

Pada Maret lalu, panitia Prancis Terbuka memang mengumumkan tanggal baru pada 20 September. Tapi, media Prancis mengklaim turnamen lapangan tanah liat itu akan dimulai sepekan kemudian, yakni pada 27 September. Pemilihan tanggal itu merupakan waktu yang paling tepat. Karena, ini akan membuat para petenis mendapatkan waktu jeda dua pekan setelah berakhirnya Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2020.

“Kami mengambil keputusan pada pertengahan Maret untuk menunda Roland Garros dari 20 September hingga 4 Oktober. Sejak itu, kami telah mendiskusikan dengan badan-badan internasional dari berbagai organisasi (Federasi Tenis Internasional, WTA, ATP) mengenai jadwal optimal untuk bagian kedua musim ini yang akan segera diselesaikan dengan berbagai pihak terkait,” kata juru bicara FTF.

Sementara itu, pihak Prancis Terbuka bersama tiga panitia Grand Slam lainnya dan organisasi tenis dunia mengumpulkan lebih dari USD6 juta (Rp89,6 miliar) untuk membantu pemain yang terkena dampak pandemi Covid-19. Program bantuan pemain ini ditargetkan sekitar 800 pemain tunggal dan ganda secara kolektif dalam tur putra dan putri yang membutuhkan dukungan finansial.

ATP dan WTA akan bertanggung jawab untuk mendistribusikan donasi kepada para petenis yang membutuhkan masing-masing wilayahnya. “Penciptaan program bantuan pemain adalah demonstrasi positif dari kemampuan olahraga untuk bersatu selama masa krisis ini,” kata badan tenis dunia, termasuk ATP dan WTA, bersama dengan Federasi Tenis Internasional, dalam sebuah pernyataan bersama. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Petenis Paling Berbakat...
3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam
Janice Tjen Terhenti...
Janice Tjen Terhenti di Babak Pertama French Open 2026
Kejutan, Janice Tjen...
Kejutan, Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Indian Wells 2026 usai Ditekuk Jaqueline Cristian
Janice Tjen Bicara Target...
Janice Tjen Bicara Target Jelang Tampil di Indian Wells 2026
Janice Tjen Tembus Ranking...
Janice Tjen Tembus Ranking 36 Dunia, Bayangi Rekor Legendaris Yayuk Basuki
Janice Tjen Kalahkan...
Janice Tjen Kalahkan Petenis Kanada, Tembus 16 Besar Dubai Championships 2026
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
Lapangan Tenis Tak Lagi...
Lapangan Tenis Tak Lagi Sekadar Arena Bermain, Standar Dunia Jadi Acuan
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Special Bola
Balsa Sekulic Inginkan...
Liga Indonesia
Balsa Sekulic Inginkan Nomor Punggung 9 di Persib, tapi Sementara Kenakan 99
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026: Les Blues Melangkah ke Final?
Rodri Yakin Spanyol...
Bola Dunia
Rodri Yakin Spanyol Bisa Kalahkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Rekomendasi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved