Keputusan Tunjuk Lampard Tukangi Chelsea Dinilai Tepat
Minggu, 10 Mei 2020 - 08:56 WIB
loading...
pelatih Chelsea Frank Lampard dan asistennya saat menukangi Chelsea. Foto: Istimewa
A
A
A
LONDON - Keputusan manajemen klub Chelsea untuk membawa Frank Lampard sebagai pelatih dan Jody Morris asistennya kembali ke Chelsea adalah "keputusan sempurna" untuk mendorong pengembangan pemain muda klub,
Itu disampaikan Legenda Chelsea Gustavo Poyet. Menurutnya, kembalinya mantan gelandang Chelsea sebagai manajer dan asisten, ditambah dengan larangan transfer klub pada awal musim 2019-20, mengubah prospek para pemain muda di akademi.
Chelsea telah meminjamkan banyak pemain muda, tetapi Poyet, yang memenangkan Piala FA selama empat tahun di Stamford Bridge, melihat gambar yang berbeda sekarang.
"Anda bisa mendapatkan satu pemain setiap tahun untuk masuk ke tim utama [dari akademi] tetapi selalu ada seseorang yang datang dari tempat lain," kata Poyet kepada Stats Perform.
"Seorang pemain perlu tampil besok. Ada cara kerja yang berbeda dan saya yakin tidak ada yang benar atau salah. Setiap klub, dengan orang yang berbeda bertanggung jawab, memiliki cara kerja yang berbeda," ungkapnya.
"Di Chelsea, selama bertahun-tahun, itu adalah, 'Kami ingin para pemain melompat di lapangan dan hari itu mereka akan tampil' - karena larangan transfer, itu adalah sesuatu yang perlu diubah," katanya.
"Generasi pemain muda ini memiliki kesempatan untuk pertama kalinya dalam banyak, banyak, bertahun-tahun untuk mengambil kesempatan bermain untuk tim utama di usia muda," ungkapnya.
Itu disampaikan Legenda Chelsea Gustavo Poyet. Menurutnya, kembalinya mantan gelandang Chelsea sebagai manajer dan asisten, ditambah dengan larangan transfer klub pada awal musim 2019-20, mengubah prospek para pemain muda di akademi.
Chelsea telah meminjamkan banyak pemain muda, tetapi Poyet, yang memenangkan Piala FA selama empat tahun di Stamford Bridge, melihat gambar yang berbeda sekarang.
"Anda bisa mendapatkan satu pemain setiap tahun untuk masuk ke tim utama [dari akademi] tetapi selalu ada seseorang yang datang dari tempat lain," kata Poyet kepada Stats Perform.
"Seorang pemain perlu tampil besok. Ada cara kerja yang berbeda dan saya yakin tidak ada yang benar atau salah. Setiap klub, dengan orang yang berbeda bertanggung jawab, memiliki cara kerja yang berbeda," ungkapnya.
"Di Chelsea, selama bertahun-tahun, itu adalah, 'Kami ingin para pemain melompat di lapangan dan hari itu mereka akan tampil' - karena larangan transfer, itu adalah sesuatu yang perlu diubah," katanya.
"Generasi pemain muda ini memiliki kesempatan untuk pertama kalinya dalam banyak, banyak, bertahun-tahun untuk mengambil kesempatan bermain untuk tim utama di usia muda," ungkapnya.
Lihat Juga :