ATP Finals Ajang Gengsi Penutup Musim
Sabtu, 14 November 2020 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Adapun Nadal yang mengoleksi 20 gelar grand slam tak terlalu memiliki prestasi istimewa di ATP Finals. Dia belum sekali pun membawa trofi juara di ajang tersebut. Catatan terbaiknya hanya menjadi runner-up 2 kali pada 2010 dan 2013 di London. Dua penampilan terakhirnya langsung terhenti di babak round robin. (Baca juga: Ini Manfaat Mengonsumsi Dua Pisang Dalam Sehari)
Meski begitu Nadal pasti tidak ingin kembali melakukan hal yang sama di turnamen nanti. Apalagi dia ingin melengkapi koleksi gelar yang belum pernah diraihnya di ATP Finals. "Tentu saja saya ingin memenangi turnamen ini, tetapi itu selalu sulit," ucap Nadal.
Nadal yang telah mendapatkan tempatnya di acara bergengsi itu selama 16 tahun berturut-turut akan memimpin di Grup London 2020 bersama Dominic Thiem, Stefanos Tsitsipas, dan Andrey Rublev. Dia mengaku optimistis bisa mendapatkan hasil bagus di ajang ini. Apalagi petenis asal Spanyol itu memiliki rekor pertandingan 25-5 dengan dua gelar sepanjang 2020.
Setelah dominasi Federer dan Djokovic, yang menjuarai 11 dari 13 edisi antara 2003 hingga 2015, pemenang 3 tahun terakhir telah mengalami perubahan. Turnamen itu berhasil dimenangi oleh Grigor Dimitrov (2017), Zverev (2018), dan Stefanos Tsitsipas (2019). (Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak)
Bahkan juara baru bisa kembali tercipta pada tahun ini. Petenis nomor 3 dunia berkebangsaan Austria Thiem menjadi salah satu petenis yang bisa melakukan hal tersebut. Apalagi dia baru saja membuat terobosannya yang luar biasa pada tahun ini dengan meraih salah satu gelar paling bergengsi di ajang grand slam, Amerika Serikat Terbuka.
Meski begitu Nadal pasti tidak ingin kembali melakukan hal yang sama di turnamen nanti. Apalagi dia ingin melengkapi koleksi gelar yang belum pernah diraihnya di ATP Finals. "Tentu saja saya ingin memenangi turnamen ini, tetapi itu selalu sulit," ucap Nadal.
Nadal yang telah mendapatkan tempatnya di acara bergengsi itu selama 16 tahun berturut-turut akan memimpin di Grup London 2020 bersama Dominic Thiem, Stefanos Tsitsipas, dan Andrey Rublev. Dia mengaku optimistis bisa mendapatkan hasil bagus di ajang ini. Apalagi petenis asal Spanyol itu memiliki rekor pertandingan 25-5 dengan dua gelar sepanjang 2020.
Setelah dominasi Federer dan Djokovic, yang menjuarai 11 dari 13 edisi antara 2003 hingga 2015, pemenang 3 tahun terakhir telah mengalami perubahan. Turnamen itu berhasil dimenangi oleh Grigor Dimitrov (2017), Zverev (2018), dan Stefanos Tsitsipas (2019). (Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak)
Bahkan juara baru bisa kembali tercipta pada tahun ini. Petenis nomor 3 dunia berkebangsaan Austria Thiem menjadi salah satu petenis yang bisa melakukan hal tersebut. Apalagi dia baru saja membuat terobosannya yang luar biasa pada tahun ini dengan meraih salah satu gelar paling bergengsi di ajang grand slam, Amerika Serikat Terbuka.
Lihat Juga :