Akibat Pandemi Corona, Nasib PON Papua di Tangan Jokowi
Kamis, 16 April 2020 - 10:11 WIB
loading...
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua terancam ditunda. Penangguhan ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut sisa menunggu persetujuan dari Presiden Joko Widodo. Foto: dok/Koran SINDO/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua terancam ditunda menyusul kesepakatan antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komisi X DPR, kemarin. Penangguhan ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut sisa menunggu persetujuan dari Presiden Joko Widodo.
Kemenpora dan Komisi X sebelumnya sepakat menunda PON yang sedianya digelar 20 Oktober hingga 2 November tersebut. Alasan utamanya lantaran tahapan dan persiapan ajang tersebut terganggu akibat pandemi virus corona yang semakin luas di Tanah Air.
Seperti lelang pengadaan peralatan olahraga yang seharusnya digelar April ini, namun tertunda karena sejumlah negara produsen tidak siap. Selain itu, persiapan atlet untuk berkompetisi dinilai tidak maksimal menyusul langkah sejumlah daerah menggelar pembatasan sosial, termasuk pembangunan venue yang berjalan lambat menyusul ancaman virus corona terhadap pekerja.
Jika skenario penundaan dipilih, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan opsi untuk ditunda hingga Oktober tahun depan. Namun, keputusan penangguhan ini masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo. Meski begitu, Zainudin tetap akan memberikan solusi dan masukan kepada pemerintah pusat agar PON Papua bisa digelar pada Oktober 2021.
“Kami ancang-ancang waktu yang tepat untuk PON adalah Oktober 2021. Itu hasil komunikasi dan diskusi kami dengan Ketua Umum KONI Pusat yang mendapat masukan dari KONI di daerah,” ujarnya, kemarin.
Kemenpora dan Komisi X sebelumnya sepakat menunda PON yang sedianya digelar 20 Oktober hingga 2 November tersebut. Alasan utamanya lantaran tahapan dan persiapan ajang tersebut terganggu akibat pandemi virus corona yang semakin luas di Tanah Air.
Seperti lelang pengadaan peralatan olahraga yang seharusnya digelar April ini, namun tertunda karena sejumlah negara produsen tidak siap. Selain itu, persiapan atlet untuk berkompetisi dinilai tidak maksimal menyusul langkah sejumlah daerah menggelar pembatasan sosial, termasuk pembangunan venue yang berjalan lambat menyusul ancaman virus corona terhadap pekerja.
Jika skenario penundaan dipilih, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan opsi untuk ditunda hingga Oktober tahun depan. Namun, keputusan penangguhan ini masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo. Meski begitu, Zainudin tetap akan memberikan solusi dan masukan kepada pemerintah pusat agar PON Papua bisa digelar pada Oktober 2021.
“Kami ancang-ancang waktu yang tepat untuk PON adalah Oktober 2021. Itu hasil komunikasi dan diskusi kami dengan Ketua Umum KONI Pusat yang mendapat masukan dari KONI di daerah,” ujarnya, kemarin.
Lihat Juga :