Pemain Bhayangkara FC, Abdi Negara di Lapangan Sepak Bola

Minggu, 15 November 2020 - 19:06 WIB
loading...
Pemain Bhayangkara FC, Abdi Negara di Lapangan Sepak Bola
Ichwan Tuharea./foto/bhayangkara-footballclub.
A A A


JAKARTA - Berbahagialah mereka yang menjadi bagian dari skuad Bhayangkara FC . Selain menjadi pemain sepak bola, sebagian besar dari mereka mendapat kesempatan menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia. Kesempatan itu diberikan kepada para pemain yang dianggap memberikan kontribusi besar pada The Guardian di pentas sepak bola Indonesia.Menariknya, peluang itu tidak hanya pemain yang bermain di level senior seperti Liga 1 , Tapi juga junior selevel pro elite academy.

Seperti yang diperoleh pemain muda Bhayangkara FC Ichwan Tuharea. Pemain asal Maluku ituresmi menjadianggota Polri setelah dianggap ikut berjasa menghadirkan prestasi di tim Elite Pro Academy (EPA) Bhayangkara FC pada musim 2019. “Berkat dukungan dari keluarga serta doa dari orang tua, Alhamdulillah saya berhasil menjadi anggota Polri. Dari pribadi saya sendiri saya sangat senang sampai cita-cita terkabul,” kata Ichwan dikutip situs resmi bhayangkara-footballclub.

Ichwan sebelumnya berkibar sebagai pemain di EPA Liga 1 U-18 tahun 2019 dan sebagai pemain Bhayangkara FC. Ichwan dipromosikan ke tim senior Bhayangkara FC pada musim ini, setelah ada ketetapan regulasi U-20. Pemain 20 tahun itu berposisi sebagai gelandang sayap dan baru bergabung setelah lulus trial pada tahun lalu. Dia kemudian menjalani test kepolisian di Polda Maluku dan masa pendidikan di SPN Passo Ambon, Maluku.

Resmi menjadi anggota kepolisian, membuat Ichwan kini menjadi salah satu abdi negara yang bermain di lapangan sepak bola bersama Bhayangkara FC. “Saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada manager serta pengurus Bhayangkara FC yang telah membantu saya dari awal seleksi sampai akhir saya ditetapkan menjadi anggota Polri,” imbuhnya.

Selain Ichwan ada beberapa pemain muda lainnya yang sedang menunggu kesempatan menjadi anggota Polri. Mereka adalah Rizky Al Munawar, Moch. Naufal Aji Anggoro, Moch. Rifky Ananta dan Fait Alfin Rosadin yang mendapat kesempatan menjalani pendidikan kepolisian. Rizky Al Munawar mengikuti pendidikan di Polda Jawa Tengah sedangkan tiga pemain di SPN Mojokerto. Manajer Bhayangkara FC U-18, AKP Priyo Santoso mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi karena tiga anak muda itu telah bekerja keras dan berdedikasi membawa Bhayangkara FC U18 berprestasi.

Diharapkan hadiah tersebut membuat ketiganya makin semangat berlatih dan bisa menjadi tulang punggung tim senior di masa mendatang. “Ini salah satu reward dari Bhayangkara FC atas prestasi mereka setelah membawa BFC U18 Juara Liga1 Elite Pro 2019, karena mereka juga merupakan aset pemain Bhayangkara untuk masa depan,” Priyo.

Sementara itu, Rizky mengaku sangat bangga mendapat kesempatan jadi anggota Polri. Ia berjanji akan bekerja keras untuk menjadi abdi negara yang baik dan sukses sebagai pemain profesional. “Terima kasih sudah menjadi bagian dari tim yang luar biasa Bhayangkara FC U-18. Dan luar biasa apresiasi yang diberikan kepada saya untuk bisa menjadi abdi negara yaitu anggota polri saat ini. Saya bangga sekali menjadi bagian dari bhayangkara FC dan Institusi Polri,” pungkas Rizky.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara U-18, Dwi Priyo berharap pada pemainnya tak cepat puas dengan apa yang diraih. Mereka diingatkan agar lebih bekerja keras dan membuktikan layak menerima kesempatan yang diberikan. “Alhamdullilah, semoga kelak anak-anak ini bisa menembus skuad senior BFC. Karena kemampuan mereka juga patut diperhitungkan. Mereka juga bisa punya peluang panggil oleh Timnas,” pungkasnya.
(ruf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2649 seconds (11.252#12.26)